Dan begitu saja, semuanya telah berakhir. Setelah lima setengah minggu penuh aksi yang mendebarkan, Piala Dunia 2026 mulai terlihat di kaca spion; turnamen internasional terbesar dalam sejarah sepak bola ini meninggalkan kenangan yang tak terlupakan, sementara juara Spanyol terus merayakan kemenangan mereka.
Piala Dunia 2026 telah usai, begitu pula perebutan Sepatu Emas yang bergengsi—penghargaan yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak turnamen tersebut. Seiring berakhirnya turnamen yang diperluas menjadi 48 negara ini, setelah sebulan penuh aksi seru di Amerika Utara, bintang mana yang berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut? Di sini, GOAL merangkum para pemain paling produktif di turnamen ini.
Sunderland menjadi salah satu klub paling menonjol di Piala Dunia 2026 berkat kontribusi para pemainnya di berbagai tim nasional. Lima pemain berbeda sukses mencetak gol, membuat The Blacks Cats sejajar dengan tim-tim elite dan bahkan mengungguli sejumlah anggota tradisional Big Six.
Arsenal dilaporkan telah mengincar mantan bek Manchester United, Aaron Wan-Bissaka, sebagai calon rekrutan musim panas ini setelah penampilannya baru-baru ini di Piala Dunia bersama Tim Nasional Republik Demokratik Kongo. The Gunners semakin khawatir mengenai masa depan Ben White, yang tengah menjadi incaran serius dari klub-klub pesaing di luar negeri maupun di Timur Tengah.
Nicky Butt mempertanyakan gaya kepelatihan Thomas Tuchel setelah kemenangan Inggris yang kurang meyakinkan atas Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia. Mantan gelandang Manchester United itu mengkritik pemilihan skuad, pendekatan taktis, serta keengganan pelatih kepala untuk menyimpang dari rencananya, sambil memperingatkan bahwa keputusan-keputusan tersebut bisa berakibat fatal di tahap selanjutnya turnamen ini.
"Sepak bola kembali ke rumah, bersama Tommy Tuchel" adalah kalimat yang bergema di sekitar Stadion Atlanta saat puluhan ribu suporter berduyun-duyun keluar ke tengah teriknya cuaca Georgia setelah Inggris menang 2-1 atas Republik Demokratik Kongo. Suasana saat itu sangat meriah. Semua orang bersuka cita. Inggris menang, Republik Demokratik Kongo kalah. Inggris kini hanya butuh empat kemenangan lagi untuk mengakhiri 60 tahun penderitaan dan merebut gelar Piala Dunia yang telah lama diidam-idamkan.
Anthony Gordon melontarkan pujian yang sangat tinggi kepada rekan setimnya di timnas Inggris, Harry Kane, dengan menyatakan bahwa striker tersebut saat ini bermain pada level yang setara dengan Lionel Messi. Komentar Gordon tersebut muncul setelah Kane mencetak dua gol dramatis di menit-menit akhir yang menyelamatkan Inggris dari tersingkirnya secara mengejutkan di Piala Dunia melawan Republik Demokratik Kongo, yang sekaligus menonjolkan konsistensi dan mentalitas kelas atasnya di panggung internasional terbesar.
Kyle Walker telah menanggapi saran Wayne Rooney yang menyatakan bahwa mantan bek sayap Inggris itu seharusnya dipertimbangkan untuk bermain di Piala Dunia 2026. Ikon Manchester City itu merasa tersanjung dengan pernyataan mantan rekan setimnya tersebut, namun tetap teguh pada keputusannya untuk mundur dan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk bermain.
Thierry Henry telah memperingatkan Inggris bahwa mereka sedang mengambil risiko besar dengan terlalu mengandalkan kehebatan individu Harry Kane. Legenda Arsenal dan Prancis ini meyakini bahwa Three Lions akan menghadapi konsekuensi berat jika tim asuhan Thomas Tuchel kebobolan terlebih dahulu dalam laga babak 16 besar Piala Dunia mendatang melawan Meksiko.
Thomas Tuchel memuji asistennya, Anthony Barry, setelah perubahan taktik yang berani membantu Inggris bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar Piala Dunia. Perpindahan Declan Rice ke posisi bek kanan mengubah dinamika pertandingan, dengan Harry Kane mencetak dua gol untuk melengkapi comeback tersebut dan membawa The Three Lions melaju ke babak selanjutnya.
Harry Kane tampil gemilang bersama timnas Inggris saat menghadapi Republik Demokratik Kongo pada Rabu lalu, namun The Three Lions harus bermain jauh lebih baik jika ingin melaju jauh di Piala Dunia 2026. Saat ini, mereka masih jauh dari level yang dibutuhkan untuk mengalahkan tim-tim terbaik.
Thomas Tuchel telah melontarkan seruan kepada para orang tua di seluruh negeri, mendesak mereka agar mengizinkan anak-anak mereka begadang untuk menyaksikan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia antara Inggris melawan Meksiko yang akan digelar pada pukul 01.00 dini hari. Pelatih The Three Lions ini meyakini bahwa dukungan dari generasi muda akan sangat penting saat timnya bersiap memasuki “sarang singa” di Stadion Azteca.