Berita Live Scores
NXGN

NXGN 2021: 25 Wonderkid Terbaik Di Asia Tenggara/ASEAN

08.54 WIB 10/06/21
NxGn ASEAN GFX main
Goal mengurutkan 25 talenta terbaik yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2002 di seluruh wilayah ASEAN.

  • 25 NXGN ASEAN Ronaldo Kwateh

    #25 Ronaldo Kwateh

    Dia tidak hanya memiliki nama yang menjanjikan hal-hal besar, tetapi Ronaldo Kwateh juga memiliki kemampuan untuk melakukannya.

    Anak muda Indonesia dengan darah Liberia ini secara luas dianggap sebagai salah satu talenta terbesar negaranya dan Madura United dengan cepat merekrutnya awal tahun ini dari akademi Persib Bandung.

    Masih berusia 16 tahun, pemain yang berposisi sebagai penyerang ini melakukan debut bersama tim utama Madura United saat mengalahkan PSS Sleman pada ajang Piala Menpora atas PSS Sleman dan dia akan berharap bisa melanjutkan performa positifnya di Liga 1 2021.

  • 24 NXGN ASEAN Zikri Khalili

    #24 Zikri Khalili

    Salah satu dari banyak lulusan Akademi Mokhtar Dahari yang menemukan jalan ke Selangor, Zikri Khalili adalah salah satu dari sedikit yang telah naik ke tim utama Red Giants.

    Bek kiri ini melakukan debutnya di Liga Super Malaysia melawan Felda United pada Oktober 2020 dan menunjukkan peningkatan pesat pada 2021.

    Zikri memulai dalam dua dari tiga pertandingan pembukaan Selangor musim ini dan - meskipun sejak itu dia harus puas duduk di bangku cadangan lagi - sepertinya hanya masalah waktu sebelum dia dianggap sebagai bek kiri pilihan pertama timnya.

  • 23 NXGN ASEAN Nguyen Canh Tiep

    #23 Nguyen Canh Tiep

    Memiliki sejarah yang kaya dalam menghasilkan kiper berkualitas tinggi, sepertinya SLNA memiliki permata lain di tangan mereka pada sosok Nguyen Canh Tiep.

    Penjaga gawang dengan talenta menjanjikan ini menampilkan serangkaian aksi mengesankan selama turnamen nasional U-17 pada tahun 2020 - bersinar dalam kemenangan semifinal atas PVF melalui adu penalti - saat ia membantu timnya meraih trofi.

    Canh Tiep kemudian dianugerahi penghargaan kiper terbaik dan sejak itu melangkah ke skuad SLNA U-19, di mana pemain nomor 1 terus membuat penampilan mengesankan di bawah mistar.

  • 22 NXGN ASEAN Jakkapong Sanmahung

    #22 Jakkapong Sanmahung

    Jakkapong Sanmahung adalah salah satu dari banyak talenta menjanjikan dari akademi Chonburi.

    Bek tengah jangkung ini telah mewakili Thailand pada level di bawah umur mulai dari U-14 hingga U-18, terus dipercaya mengenakan ban kapten.

    Jakkapong meraih Penghargaan MVP di Chang Everton Junior Cup 2015, dan berhasil mengulang prestasi itu di Nike Premier Cup 2017.

    Setelah sebelumnya menikmati masa pinjaman dengan klub Thai League 3 Banbueng, saat ini dia bermain di Khon Kaen United dengan ambisi terus meningkatkan kualitasnya untuk bisa menembus skuad utama Chonburi di masa depan.

  • 21 NXGN ASEAN Felix Kamuru

    #21 Alexandro Felix Kamuru

    Alexandro Felix Kamuru sering dibandingkan dengan mantan bintang timnas Indonesia Ortizan Solossa, serta bintang Real Madrid Marcelo, dan mudah untuk mengetahui alasannya.

    Bek kiri muda ini solid dalam pertahanan, tetapi menonjol khususnya karena kontribusi dalam menyerang dan memiliki semua karakteristik yang diharapkan dari seorang full-back modern.

    Pelatih Indonesia U-16 Bima Sakti sangat mengagumi anak muda tersebut dan tidak ragu meyakini bahwa Kamuru memiliki apa yang diperlukan untuk mencapai level tertinggi, sikapnya yang positif membuat pelatih manapun akan senang bekerja sama dengan dia.

  • 20 NXGN ASEAN Warakorn Thongbai

    #20 Warakorn Thongbai

    Warakorn Thongbai telah lama menjadi perhatian penggemar sepakbola Thailand setelah penampilannya yang luar biasa di kancah turnamen SMA.

    Salah satu talenta terbesar Thailand, penyerang muda itu mencetak 18 gol dalam 14 pertandingan untuk tim akademi Chonburi, plus membukukan empat gol dalam pertandingan uji coba antara Thailand U-16 dan Atletico Madrid U-16.

    Mendapat menit pertamanya pada level senior di Liga Thailand 3 saat dipinjamkan ke Banbueng, Ia kemudian naik satu divisi lebih tinggi bersama Khon Kaen United.

    Pencetak gol sejati dan ia akan hanya menjadi lebih baik saat mendapatkan lebih banyak menit bermain.

  • 19 NXGN ASEAN La Min Htwe

    #19 La Min Htwe

    Myanmar mungkin tidak memiliki sejarah sepakbola terbaik di kawasan ASEAN, tetapi itu mungkin berubah dalam waktu yang tidak lama lagi jika La Min Htwe memenuhi potensinya.

    Penyerang muda itu dianggap sebagai salah satu talenta terbesar negaranya yang berhasil mencuat dalam beberapa tahun terakhir dan baik fans maupun pakar sama-sama memiliki harapan tinggi bagi La Min untuk membuat dampak di level senior, seperti pencapaiannya untuk tim usia dini Myanmar.

    Pemain nomor 9 ini kuat di udara, memiliki kecepatan dan mempunyai kombinasi gerakan cerdas dan ketenangan di depan gawang, membuatnya menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan.

  • 18 NXGN ASEAN Hakeme Yazid

    #18 Hakeme Yazid Said

    Pemain muda DPMM ini mencetak gol pada debut liga profesionalnya pada tahun 2019 saat berusia 16 tahun, ia mencetak gol melawan Geylang International dengan absennya Andrey Varankow yang cedera.

    Fans Liga Premier Singapura berharap bisa melihat lebih banyak kemampuan Hakeme Yazid Said pada 2020, tetapi situasi Covid-19 dan pembatasan perjalanan membuat DPMM terpaksa menarik diri dari SPL tahun lalu dan musim ini, sangat mengecewakan. terutama bagi sang striker berbakat ini.

    Adik laki-laki dari pemain timnas Brunei, Shah Razen Said, tersebut mungkin tidak menjadi berita utama sebanyak yang diharapkan akibat dari pandemi, tetapi itu tidak akan terhindarkan ketika situasi kembali normal.

  • 17 NXGN ASEAN Supriadi

    #17 Mochammad Supriadi

    Indonesia tidak pernah kekurangan pemain sayap secepat kilat dan Mochammad Supriadi bisa jadi yang berikutnya dalam daftar panjang itu.

    Kerja keras penyerang di luar lapangan dengan berlari di pantai serta mengejar sepeda motor untuk meningkatkan fisik dan kecepatannya, memberinya keuntungan lebih di atas lapangan, tetapi Supriadi lebih dari sekadar cepat.

    Dia memiliki insting mencetak gol dan memiliki sikap lebih dewasa dibandingkan rata-rata seusianya, hal yang tidak luput dari perhatian pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong.

    Supriadi sudah melakoni debut pertamanya untuk Persebaya pada Agustus 2019, tetapi jika penampilannya di Piala Menpora mampu ia lanjutkan, ini bisa menjadi tahun di mana ia menjadi bintang Liga 1.

  • 16 NXGN ASEAN Bagas Kaffa

    #16 Bagas Kaffa

    Jika saudara kembarnya, Bagus Kahfi, memutuskan untuk berkarir di luar negeri, Bagas Kaffa memilih untuk tetap tinggal di Indonesia dan itu terbukti sebagai keputusan yang tepat.

    Pemain yang berposisi sebagai bek sayap ini dengan cepat menjadi bagian integral Barito Putera dan berpeluang besar akan menjadi bek kanan reguler di tim pada 2021.

    Bagas memiliki fisik yang mengesankan untuk seorang remaja, dengan kemampuan membaca permainan dan kedewasaannya di lapangan menambah kualitasnya.

    Musim yang sangat penting menanti anak muda berbakat itu, tetapi tidak diragukan lagi bahwa ia memiliki masa depan cerah jika dapat mempertahankan perkembangannya saat ini.

  • 15 NXGN ASEAN Marselino Ferdinan

    #15 Marselino Ferdinan

    Nama Marselino Ferdinan pertama kali melejit dua tahun lalu saat ia tampil gemilang untuk skuad Indonesia U-15 dan sejak saat itu orang-orang tak bisa mengalihkan pandangannya dari si nomor 10 bertalenta ini.

    Tenang dan percaya diri saat membawa bola, memiliki visi untuk membuat umpan mematikan pembelah pertahanan, Marselino digadang-gadang menjadi calon bintang besar Persebaya.

    Gelandang penyerang ini melakoni debut seniornya di Piala Menpora dan akan ingin terus melaju di Liga 1 musim 2021.

    Ia mungkin belum memiliki fisik yang mumpuni untuk tampil mingguan, namun potensinya jelas terpampang dan Persebaya tidak akan meragukan kemampuan sang wonderkid untuk menjebol ke tim utama.

  • 14 NXGN ASEAN Ilhan Fandi

    #14 Ilhan Fandi

    Putra ketiga legenda Singapura Fandi Ahmad menjalani debut Liga Primer Singapura di usia belia 16 tahun dan sejak saat itu Ilhan Fandi telah menjelma menjadi salah satu harapan bangsa.

    Awalnya ia harus mengalami kesulitan di 2020 setelah menjalani wajib militer, namun berkat itu kekuatan fisiknya berkembang signifikan dan menjadi aset krusial di lapangan.

    Perkembangannya semakin meningkat tahun ini dan diganjar dengan panggilan ke tim nasional di awal 2021.

    Tampaknya ia hanya tinggal menunggu waktu untuk bergabung dengan kedua kakaknya, Irfan dan Ikhsan, bagi The Lions, dengan keikutsertaan keduanya di SEA Games atau Piala AFF menjadi opsi realistis bagi sang penyerang terampil, yang juga bisa diplot menjadi gelandang.

  • 13 NXGN ASEAN Vo Nguyen Hoang

    #13 Vo Nguyen Hoang

    Striker ini sudah sejak lama menonjol di level junior berkat fisik impresifnya, seringkali menyingkirkan lawan yang lebih kecil hanya dengan kekuatan dan tenaganya.

    Penyerang ini juga bisa diplot sebagai target man tradisional, yang bisa bermain dengan memunggungi gawang demi menyuplai bola ke rekan satu tim, namun juga memiliki insting gol untuk dirinya sendiri.

    Vo Nguyen Hoang mewakili Vietnam di level U-19 saat berusia 17 tahun dan telah mencatatkan beberapa penampilan di V.League bersama Saigon FC, bahkan mencetak satu gol.

  • 12 NXGN ASEAN Sieng Chanthea

    #12 Sieng Chanthea

    Meski baru berusia 18 tahun, Sieng Chanthea telah mengoleksi beberapa penampilan di tim nasional senior Kamboja. Penyerang ini mencetak gol saat melakoni debut kontra Pakistan Juni 2019 lalu, menjadi pencetak gol termuda bagi negaranya di usia 16 tahun.

    Ia direkrut raksasa Kamboja Boeung Ket tak lama setelahnya dan kembali mencetak sejarah Desember 2019 kemarin saat mencetak gol tercepat di SEA Games, merobek jala Myanmar hanya dalam 18 detik.

    Ia bersaing ketat dengan pemain seperti Prak Mony Udom dan Keo Sokpheng demi tempat di sebelas awal tim nasional, namun kebangkitan Sieng menjadi nomor 9 andalan Kamboja tampak tak terhindarkan jika terus berkembang seperti ini.

  • 11 NXGN ASEAN Nguyen Van Bach

    #11 Nguyen Van Bach

    Nguyen Van Bach belum terlalu dikenal khalayak hingga namanya melejit di turnamen U-17 nasional 2020 lalu melalui berbagai pernampilan gemilang.

    Ia didaulat menjadi Pemain Terbaik turnamen tersebut, mempesona baik penggemar maupun lawan dengan keterampilan yang adihulung, kecepatan dan fisik impresif, dan langsung menjadi salah satu harapan baru bagi bangsa.

    SLNA bakal berharap sang gelandang kreatif bisa memenuhi sensasi dan ekspektasi mahatinggi yang disematkan di dirinya dan jika ia berhasil melakukannya, debut di V.League hanya tinggal menunggu waktu.

  • 10 NXGN ASEAN Khairin

    #10 Khairin Nadim

    Memecahkan rekor dengan cepat menjadi kebiasaan bagi Khairin Nadim.

    Penyerang yang bergabung dengan Young Lions saat berusia 15 tahun dan melakukan debutnya di Liga Premier Singapura pada usia 15 tahun 298 hari sebagai pemain pengganti melawan Hougang United.

    Dia kemungkinan juga akan menjadi pencetak gol termuda liga, seandainya bukan karena pandemi Covid-19 dunia yang menahan sepakbola hampir sepanjang tahun 2020.

    Dia juga telah memulai 2021 dengan gemilang, menjadi pemain termuda yang pernah mencetak lima gol di SPL.

    Penggemar Neymar yang punya kelebihan dalam ketahanan fisik, mengawasi gawang dan gerakan cerdasnya sering membuatnya muncul di posisi berbahaya. Jangan heran jika dia berhasil mencapai dua prestasi dalam kampanye ini.

  • 09 NXGN ASEAN Nguyen Phi

    #9 Nguyen Phi Hoang

    Nguyen Phi Hoang adalah pemain termuda yang tampil dalam kampanye Liga V. 2020, melakukan debutnya di tim utama pada bulan September ketika masuk dari bangku cadangan untuk Da Nang dalam kemenangan 1-0 atas Hai Phong.

    Bek kiri telah bermain di musim 2021, dengan cepat menjadi anggota penting di tim utama dan secara teratur tampil di tahap pembukaan kampanye.

    Pemain muda - yang telah dipanggil untuk skuad Vietnam U-22 - memiliki kecepatan, kekuatan, perhatian pada ruang dan kuat baik untuk menyerang maupun bertahan, menjadikannya bek kiri modern yang ideal untuk gaya permainan serangan balik Da Nang.

  • 08 NXGN ASEAN David Maulana_

    #8 David Maulana

    Keterampilan David Maulana dalam memimpin dan etos kerja yang mengesankan, menjadikannya salah satu gelandang yang perannya terasa hilang ketika ia tidak ada.

    Pemain muda ini memberikan keseimbangan bagi tim dan tidak terlalu meributkan hal spektakuler, meninggalkan sensasi dan keterampilannya buat rekan satu timnya bermain lebih menyerang.

    Dia secara luas diharapkan untuk mengikuti beberapa rekannya yang pindah ke Eropa, tetapi saat ini berlatih dengan PSMS Medan karena dia mempertimbangkan pilihannya.

    Namun, transfer ke luar negeri bisa menjadi apa yang dia butuhkan, dan klub Kroasia HNK Rijeka konon siap untuk memboyong playmaker tersebut.

  • 07 NXGN ASEAN Arif Aiman

    #7 Arif Aiman

    Secara luas dianggap sebagai salah satu bintang masa depan sepakbola Malaysia, Arif Aiman telah menunjukkan dengan tepat mengapa dia sangat dihargai lewat serangkaian penampilan luar biasa untuk JDT pada tahun 2021.

    Pemain sayap muda ini dengan cepat berkembang menjadi anggota tim utama yang tidak terpisahkan sejak melakukan debut resminya pada tahun 2020 dan telah mencetak sejumlah gol untuk juara bertahan Malaysia tersebut, masalah cedera Safawi Rasid pada awal musim 2021 memberinya tempat. untuk menunjukkan bakatnya.

    Sangat mudah untuk melupakan Arif yang baru berusia 19 tahun, tetapi tidak diragukan lagi bahwa penyerang serba bisa itu memiliki masa depan cerah.

    Dia punya mimpi untuk bersinar di SEA Games pada 2021 nanti, tapi dia mungkin akan tampil di AFF Suzuki Cup bersama skuad senior Malaysia jika dia terus berkembang dengan kecepatan seperti ini.

  • 06 NXGN ASEAN Chatmongkol Rueangthanarot

    #6 Chatmongkol Rueangthanarot

    Salah satu pemain yang sudah memiliki banyak pengalaman di tim utama, Chatmongkol Rueangthanarot dengan cepat berkembang menjadi anggota penting di Chonburi setelah debutnya pada September 2020.

    Bek kiri tidak takut untuk melakukan pelanggaran - seperti yang diilustrasikan oleh enam kartu kuning yang dia terima selama musim 2020-21 - tetapi juga cukup nyaman memegang bola dan memiliki semua yang dibutuhkan oleh full-back modern.

    Chatmongkol telah dipanggil untuk tim senior Thailand untuk mengambil bagian dalam pemusatan latihan dan tampaknya hanya masalah waktu dia akan melakukan debut resminya setelah sepakbola internasional kembali ke Asia Tenggara.

  • 05 NXGN ASEAN Elkan Baggott

    #5 Elkan Baggott

    Elkan Baggott baru benar-benar masuk ke radar penggemar sepakbola Indonesia setelah tampil mengesankan selama kamp pelatihan dengan timnas U-19 dan dengan cepat ia menjadi sosok yang sangat populer.

    Bek Ipswich Town ini sebenarnya juga bisa mewakili Thailand atau Inggris di tingkat internasional, tetapi ia mengambil keputusan untuk memilih negara ibunya.

    Fisik dan tinggi yang di atas rata-rata membuatnya menonjol dari banyak pemain bertahan Indonesia, tetapi ketenangan saat mengolah bola menjamin bahwa dia lebih dari sekedar bek yang kuat.

    Klub seperti West Ham dan Leeds United telah mengawasi prospek Elkan, tetapi dia tidak terburu-buru meninggalkan Ipswich karena dia mengambil langkah dengan sabar dan cermat.

  • 04 NXGN ASEAN Jude Soonsup-Bell

    #4 Jude Soonsup-Bell

    Pemain akademi Chelsea ini gagal menembus podium, tapi itu tidak membuatnya menjadi salah satu talenta yang kurang menarik.

    Soonsup-Bell menjadi berita utama dengan penampilan impresif bersama The Blues di level junior dan ia mendapatkan kontrak profesional pertama pada Januari 2021.

    Pemain berusia 17 tahun telah mewakili Inggris di level usia dini, tetapi berhak membela Thailand karena keturunan dari ibunya. Meski Three Lions mungkin menjadi pilihan pertamanya, itu tidak akan menghentikan fans Thailand untuk bermimpi sosok penyerang berbakat itu membantu timnas meraih gelar-gelar juara.

  • 03 NXGN ASEAN Luqman Hakim

    #3 Luqman Hakim

    Tanyakan secara acak kepada fans sepakbola Malaysia, pemain muda mana yang paling mereka sukai dan jawabannya adalah "Luqman Hakim" sembilan dari 10 kali.

    Penyerang cerdik itu sebenarnya akan meninggalkan Malaysia untuk bergabung dengan klub Belgia Kortrijk saat berusia 18 tahun pada Maret 2020, tetapi langkah itu gagal karena pandemi Covid-10.

    Dia kemudian mendarat di Selangor, meski pada akhirnya, ia tetap pindah ke Kortrijk pada Juli 2020.

    Musim pertamanya di Eropa tidaklah mudah karena ia harus beradaptasi dengan budaya baru, iklim baru, dan bahasa baru, tetapi debut resminya di tim utama melawan Anderlecht akan menjadi hari yang tidak pernah dilupakan oleh sang bintang muda.

    Bagi Luqman, 2021 akan menjadi tahun yang dia butuhkan untuk mengambil langkah selanjutnya dalam perkembangan dirinya dan juga untuk mengamankan status reguler di Kortrijk.

  • 02 NXGN ASEAN Bagus Kahfi

    #2 Bagus Kahfi

    Bagus Kahfi adalah wajah sepakbola Indonesia karena berbagai alasan, dengan model rambut ikonik yang memberinya faktor X dan juga membuatnya langsung populer di kalangan fans.

    Itu semua tidak akan berarti apa-apa seandainya dia tidak memiliki keterampilan di lapangan hijau, dan tidak ada perdebatan tentang potensi dan bakatnya yang luar biasa.

    Pergerakan pintar, kepercayaan diri, kekuatan, dan kecepatan yang dimiliki Bagus membuatnya menjadi mimpi buruk bagi para pemain bertahan dan fakta bahwa ia cenderung sangat tenang di depan gawang membuatnya tidak disukai oleh para penjaga gawang lawan.

    Penyerang muda itu bergabung dengan klub Eredivisie Utrecht pada bursa transfer Januari dan perlahan-lahan akan menembus sepakbola senior di Belanda.

    Dia mungkin perlu sedikit waktu untuk bisa menemukan tempat di Utrecht, tapi klub Belanda itu bisa merasakan sensasi yang sebenarnya jika "Bomber dari Magelang" itu bisa memenuhi ekspektasi.

  • 01 NXGN ASEAN Suphanat Muenta

    #1 Suphanat Muenta

    Suphanat Mueanta adalah pemecah rekor, fenomena, dan favorit sejati fans.

    Striker, yang juga bisa tampil dari sayap, melakukan debut resminya bersama Buriram United sejak April 2018, pada usia baru 15 tahun ketika ia masuk dari bangku cadangan dalam kemenangan 2-1 atas Swat Cat di Liga Thailand.

    Satu bulan kemudian, dia menjadi pencetak gol termuda liga saat mencetak brace dalam kemenangan 5-0 atas Air Force Central, ketika itu ia hanya berusia 15 tahun, sembilan bulan dan 22 hari.

    Pada 2019, ia melakukan debut di Liga Champions Asia melawan Jeonbuk Hyundai Motors dan kemudian mencetak gol melawan Beijng Guoan untuk menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah turnamen tersebut.

    Segalanya berjalan baik untuk wonderkid Thailand itu sampai dia mengalami beberapa masalah cedera pada 2020, namun dia bangkit kembali tahun ini, mencetak dua gol dalam tujuh penampilan sebagai pemain pengganti saat dia berusaha kembali sepenuhnya bugar..

    Suphanat akan berusaha melanjutkan tren positif itu di musim baru dan jangan berharap tidak melihatnya memecahkan lebih banyak rekor di sisa 2021 ini.