FEATURES

  1. Kejutan bagi Yoro & Martinez saat Man Utd dikalahkan Leeds

    Manchester United menelan kekalahan kandang pertamanya di bawah asuhan Michael Carrick setelah Setan Merah dikalahkan 2-1 di kandang sendiri oleh rival sekota mereka, Leeds United, dalam laga yang dramatis dan penuh ketegangan di Old Trafford. Noah Okafor mencetak dua gol di babak pertama setelah kesalahan pertahanan yang dilakukan Leny Yoro dan Lisandro Martinez, yang kemudian diusir wasit pada awal babak kedua.

  2. Barcelona harus berhenti mengeluh dan membuktikan kehebatannya

    Kekecewaan Barcelona selama dan setelah kekalahan di Liga Champions melawan Atlético Madrid pada Rabu malam sangatlah bisa dimengerti. Blaugrana tampil lebih unggul pada leg pertama babak perempat final di Camp Nou — dan itu terjadi meskipun mereka harus bermain dengan 10 orang selama lebih dari separuh pertandingan setelah Pau Cubarsi mendapat kartu merah langsung menjelang akhir babak pertama.

  3. James memiliki faktor X; Lionesses harus mengalahkan Spanyol

    Sejak pertemuan mereka di perempat final Kejuaraan Eropa 2022, Inggris belum pernah menghadapi lawan lain sebanyak Spanyol — namun, Lauren James baru sekali tampil sebagai starter dalam kondisi prima di salah satu pertandingan tersebut. Sesuai dengan performa bintang Chelsea itu saat ini dan peran penting yang kemungkinan besar akan ia mainkan saat kedua tim kembali bertemu pada Selasa nanti, pertandingan tersebut berlangsung tahun lalu di Wembley, yang kini kembali menjadi tuan rumah babak terbaru dari persaingan yang semakin memanas ini.

  4. "Kalian lihat, Arsenal?!" - City siapkan laga penentu gelar yang epik

    Laga tandang Manchester City ke markas Chelsea pada Minggu sore menjadi sorotan yang lebih tajam dari yang diperkirakan setelah serangkaian hasil pertandingan Liga Premier pada Sabtu. Arsenal yang memimpin klasemen secara mengejutkan kalah di kandang sendiri dari Bournemouth, sehingga membuka peluang bagi tim asuhan Pep Guardiola dalam perebutan gelar juara, sementara Liverpool yang berada di peringkat kelima berhasil menghindari kekalahan lagi saat menghadapi Fulham dan memberikan tekanan kepada The Blues, yang sedang berjuang untuk lolos ke Liga Champions.

  5. O'Reilly dan Cherki tampil gemilang saat Man City kembali memanaskan persaingan perebutan gelar

    Manchester City kini terus membayangi Arsenal setelah penampilan dominan di babak kedua mengantarkan mereka meraih kemenangan 3-0 di kandang Chelsea, sehingga memperkecil selisih poin dengan The Gunners dan membuat nasib perebutan gelar juara kini berada di tangan mereka sendiri. Nico O'Reilly memecah kebuntuan dengan sundulan krusial lainnya di London, hanya tiga pekan setelah ia mencetak dua gol penentu kemenangan di final Carabao Cup, sebelum Marc Guehi dan Jeremy Doku mencetak gol untuk memastikan kemenangan.

  6. Palmer kesulitan karena kesalahan Caicedo dan Santos merugikan Chelsea

    Chelsea kini tertinggal empat poin dari posisi kelima Liga Premier—yang merupakan slot terakhir untuk Liga Champions—setelah kalah 3-0 di kandang sendiri dari Manchester City pada Minggu. Kemenangan Liverpool atas Fulham pada Sabtu lalu berarti The Blues harus menang untuk tetap bersaing dengan rival-rival mereka di lima besar, namun tim asuhan Liam Rosenior itu tampil buruk di babak kedua di Stamford Bridge dan kini hanya unggul tiga poin di paruh atas klasemen.

  7. Bagaimana De Zerbi Bisa Menjalankan Misi: Mustahil di Spurs

    Jika Anda harus menunjuk tiga manajer tetap yang berbeda dalam satu musim, itu mungkin pertanda bahwa segalanya tidak berjalan sesuai rencana. Dalam kasus Tottenham Hotspur, juara Liga Europa 2025, musim ini nyaris tidak bisa lebih buruk lagi. Upaya klub untuk menjadi tim yang lebih tangguh di bawah asuhan Thomas Frank justru berujung pada skuad yang dibentuk dengan buruk, yang terus-menerus dikalahkan dan dipermalukan di setiap kesempatan.

  8. Bagaimana Spanyol bangkit kembali setelah Euro 2025 dan menjadi favorit di Piala Dunia

    Kekecewaan Spanyol setelah kekalahan di final Kejuaraan Eropa musim panas lalu terasa begitu mendalam. Mungkin tidak ada cara yang lebih kejam untuk kalah selain melalui adu penalti, dan teori itu diperkuat oleh kesedihan yang ditunjukkan para pemain dan staf La Roja setelah Inggris bangkit dan membawa pertandingan di Basel ke babak perpanjangan waktu, lalu mengalahkan juara dunia itu 3-1 melalui adu penalti. "Sangat kejam," kata Aitana Bonmati, pemenang Ballon d'Or tiga kali. "Ini akan terasa sakit untuk beberapa waktu."

  9. Enam pemain yang HARUS dijual Man Utd untuk membiayai perombakan skuad musim panas

    Dengan jeda 24 hari antara pertandingan terakhir Manchester United melawan Bournemouth dan laga berikutnya melawan Leeds, Michael Carrick memiliki banyak waktu untuk memikirkan aspek-aspek mana dari skuad yang perlu ia perbaiki jika ia ditunjuk sebagai pelatih tetap pada musim panas nanti. Carrick memanfaatkan jeda panjang ini dengan membawa timnya ke pemusatan latihan tengah musim di Irlandia, yang memberinya kesempatan untuk mengevaluasi skuadnya lebih lanjut.

  10. Berterame mengakhiri puasa gol di MLS, namun Miami asuhan Messi harus puas dengan hasil imbang

    Pemain asal Jerman, Berterame, akhirnya mencetak gol, dan Inter Miami menciptakan banyak peluang, namun kelengahan di lini belakang membuat mereka harus puas dengan hasil imbang 2-2 yang menegangkan melawan New York Red Bulls. Lionel Messi pun tampil kurang menonjol, sesuatu yang tidak biasa baginya, namun tim tamu tetap menunjukkan kualitas serangan yang mumpuni dan pantas mendapatkan hasil tersebut.