FEATURES

  1. Cedera Bruno, Yoro Memble, Jadi Mimpi Buruk Saat Rogers Permainkan MU

    Manchester United mengalami hilangnya keceriaan Natal akibat cedera Bruno Fernandes saat kunjungan mereka ke Aston Villa, dengan dua gol Morgan Rogers membawa tuan rumah menang 2-1 dan meraih kemenangan kesepuluh berturut-turut di semua kompetisi. Matheus Cunha mendapatkan hadiah di akhir babak pertama, ketika ia berhasil mencetak gol, namun kelemahan pertahanan memastikan bahwa The Red Devils meninggalkan West Midlands tanpa hasil.

  2. Menang Beruntung Via Penalti Gyokeres, Arsenal Kudeta City

    Arsenal kembali merebut posisi puncak klasemen Liga Primer berkat kemenangan susah payah 1-0 atas Everton di Hill Dickinson Stadium. Kemenangan tipis ini ditentukan di babak pertama setelah Viktor Gyokeres mencetak gol dari titik penalti menyusul handball Jake O'Brien di kotak terlarang. Everton memiliki dua klaim penalti besar yang ditolak di babak kedua, tetapi The Gunners berhasil bertahan untuk mengamankan tiga poin.

  3. Ekitike Menangkan Laga Gila Lawan 9 Pemain Spurs Usai Cedera Isak

    Hugo Ekitike dan Alexander Isak sama-sama mencetak gol dalam bentrokan gila di Tottenham yang berakhir 2-1 untuk kemenangan Liverpool, di mana tuan rumah harus bermain dengan sembilan orang. Ada tanda-tanda mengkhawatirkan bagi The Reds setelah Isak harus diganti segera setelah mencetak gol pembuka, sementara tim asuhan Thomas Frank harus melihat Xavi Simons dan Cristian Romero diusir wasit.

  4. James Selamatkan Chelsea Dari Babak Pertama HOROR

    Tendangan bebas kelas dunia Reece James membuka jalan bagi comeback dramatis Chelsea mengimbangi Newcastle United, setelah The Blues menjalani babak pertama super horor. Dua gol cepat Nick Woltemade dalam 20 menit awal membuat tuan rumah berada di atas angin, namun kebangkitan di paruh kedua memastikan Chelsea pulang membawa satu poin. Sang kapten menjadi teladan lewat gol dan tekel spektakulernya, sebelum Joao Pedro memastikan laga seru ini berakhir tanpa pemenang, Sabtu (20/12).

  5. ICONS: Beckenbauer & Piala Dunia 1990

    Bahkan hingga hari ini, masih ada momen selama perayaan kemenangan Piala Dunia ketika setiap acara yang telah diatur dengan cermat tiba-tiba menjadi anarkis dan tidak lagi sesuai skrip: Gennaro Gattuso, tiba-tiba melangkah melintasi lapangan Olympic Stadium di Berlin dengan celana dalamnya setelah kemenangan Italia pada tahun 2006, setelah memberikan semua pakaiannya yang tersisa kepada para tifosi di tribun; Iker Casillas mencium pacarnya saat itu, jurnalis TV Sara Carbonero, selama wawancara yang seharusnya profesional setelah kemenangan Spanyol pada tahun 2010; Momen memalukan ketika koki Turki Salt Bae tiba-tiba merasa seperti pemain Argentina di Qatar pada tahun 2022 dan merebut trofi dari tangan pemain seperti Lionel Messi dan kawan-kawan.

  6. Rogers Yang Ke-Ronaldo-Ronaldo-an, Wajib Starter Jika Inggris Mau Juara Piala Dunia

    Setelah bermain imbang 1-1 melawan Sunderland yang bermain dengan 10 orang di Stadium of Light pada 21 September, Aston Villa terpuruk di zona degradasi dan pertanyaan mulai muncul mengenai posisi Unai Emery sebagai manajer. The Villans finis di posisi keempat dan keenam pada dua musim penuh pertama Emery memimpin, tetapi belum meraih kemenangan setelah lima pertandingan awal musim 2025-26 dengan hanya satu gol yang tercatat.

  7. Tenang, Liverpool! Ekitike Punya Segala Syarat Untuk Jadi Ikon Klub Geser Salah

    Mohamed Salah mengucapkan selamat tinggal kepada Anfield pada hari Sabtu - tetapi apakah itu untuk selamanya? Fakta bahwa dia bahkan bisa tampil di lapangan sudah jelas merupakan tanda positif. Setelah serangan luar biasa Salah terhadap Arne Slot dan klub pada akhir pekan sebelumnya, ada ketakutan nyata bahwa 'Raja Mesir' mungkin tidak akan masuk skuad untuk pertandingan terakhir Liverpool sebelum dia berangkat ke Piala Afrika di Maroko.

  8. Mbappe Bersinar Lagi & Endrick Memukau Di Kemenangan Copa

    Mbappe mencetak dua gol dan mengkreasi satu gol lainnya saat Real Madrid menyingkirkan tim kasta ketiga Spanyol, Talavera, dengan skor 3-2 yang kurang meyakinkan untuk mencapai 16 besar Copa del Rey. Pemain berusia 26 tahun itu mengonversi penalti, memaksa tuan rumah melakukan gol bunuh diri, dan mencetak gol jarak jauh berbau keberuntungan. Namun, itu nyaris tak cukup karena tim underdog membuat akhir laga menjadi tegang dengan dua gol telat.

  9. Hidden Gems FC: Drogba, Toni & Dan 10 Pemain Yang Terlambat Bersinar

    Siapa pun yang berhasil meniti karier di sepakbola profesional pastilah sangat berbakat. Standar di level elote begitu tinggi sehingga mustahil untuk sekadar "berpura-pura hebat sampai benar-benar hebat". Namun, tidak semua orang dianugerahi bakat luar biasa sejak dini seperti Lionel Messi atau Lamine Yamal. Pemain rata-rata biasanya membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi dengan kerasnya permainan di level ini.

  10. Siapa Butuh Haaland?! Cherki Bawa City Ke Semi-Final Piala Liga

    Manchester City melenggang ke semi-final Piala Liga setelah Rayan Cherki menginspirasi kemenangan 2-0 atas Brentford pada Kamis dini hari. Pemain internasional Prancis itu membuka skor dengan tembakan memukau di babak pertama sebelum upaya Savinho yang terdefleksi mengamankan tempat di empat besar bagi pasukan Pep Guardiola, sementara Erling Haaland bisa bersantai dan menonton dari bangku cadangan.

  11. Keruntuhan Fiorentina: Bagaimana De Gea Dkk Menjadi Tim Terburuk Serie A?

    Menjelang Natal, masih ada dua tim yang belum meraih kemenangan di lima liga besar Eropa. Bahwa salah satunya adalah Wolves mungkin tidak mengejutkan. Klub Liga Primer milik Fosun International itu menjual dua pemain terbaik mereka selama musim panas dan menghamburkan hasilnya untuk pemain-pemain berkualitas rendah. Tapi, fakta bahwa Fiorentina belum memenangkan satu pun pertandingan di Serie A sungguh mengejutkan.

  12. Fernandes & Cunha Bersinar, Pertahanan Rapuh Hantui Drama Delapan Gol

    Manchester United tampil dalam performa terbaik sekaligus terburuk mereka dalam hasil imbang 4-4 yang tidak logis namun sangat menghibur di kandang melawan Bournemouth. Amad Diallo dan Casemiro membawa United unggul di antara gol penyeimbang Antoine Semenyo, namun dua gol di awal babak kedua membuat Setan Merah tertekan. Bruno Fernandes menyelamatkan mereka dengan tendangan bebas indah sebelum Matheus Cunha mengubah skor menjadi 4-3.