Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt

FEATURES

  1. Inggris sebaiknya TIDAK memecat Tuchel - kecuali jika Pep menginginkan posisi itu

    Thomas Tuchel akan segera merasakan arti sebenarnya dari evaluasi pasca-turnamen ala Inggris — sesuatu yang menjadi keahlian utama negara tersebut. Proses evaluasi tersebut sudah berjalan penuh, dengan seruan luas agar sang manajer dipecat menyusul kegagalan yang sangat mengecewakan pada babak semifinal Piala Dunia Rabu lalu saat dikalahkan oleh juara bertahan Argentina; strategi pertahanan yang diterapkan justru berbalik merugikan, dan tim asuhan Tuchel akhirnya menelan kekalahan di masa tambahan waktu, meskipun sempat memimpin pada menit ke-85.

  2. Tim-tim kecil yang bermental kuat kembali beraksi! Ketakutan Tuchel merugikan Inggris

    Semuanya berjalan sangat, sangat lancar selama sekitar 80 menit. Inggris bertarung sengit melawan Argentina, dan unggul 1-0 atas sang juara bertahan—keunggulan yang bisa dibilang pantas mereka dapatkan. Final Piala Dunia pertama sejak 1966 tampak sudah di depan mata bagi The Three Lions. Namun kemudian, sebagian besar karena keputusan manajer Thomas Tuchel, kesempatan itu sirna begitu saja.

  3. Apa yang dipikirkan Tuchel?! Inggris harus menanggung akibat taktik yang buruk

    Thomas Tuchel menyia-nyiakan peluang terbaik Inggris untuk melaju ke final Piala Dunia pertama mereka sejak 1966, saat The Three Lions membiarkan Argentina membalikkan keadaan dan menang 2-1 di Atlanta pada Rabu. Pilihan susunan pemain Tuchel awalnya tampak akan membuahkan hasil, ketika Morgan Rogers—yang secara mengejutkan masuk dalam skuad—memberikan umpan silang kepada Anthony Gordon untuk memecah kebuntuan pada menit ke-10 babak kedua.

  4. Jangan pernah meremehkan Argentina! Keajaiban Messi membantu mengamankan tempat di final

    Setiap kali Lionel Messi mendekati bola, penonton di Atlanta menahan napas. Tak perlu waktu lama untuk merasakan suasana di ruangan itu berubah selama sekitar satu jam pertama pertandingan Argentina melawan Inggris; cukup sekejap saja ketika ikon Argentina itu berhasil menemukan ruang kosong yang cukup untuk, mungkin saja, melakukan sesuatu. Seiring berjalannya pertandingan, momen-momen seperti itu pun terasa semakin menegangkan. Ketinggalan satu gol di akhir pertandingan, momen-momen ketika penonton menahan napas bukan lagi karena mengantisipasi keajaiban, melainkan karena kenyataan yang mungkin terjadi mulai terasa.

  5. Apakah perekrutan Putellas dan kawan-kawan akan membawa kesuksesan jangka panjang bagi London City?

    Sudah resmi: Alexia Putellas kini menjadi pemain London City Lionesses. Sejak mengambil alih klub pada musim 2023-24, Michele Kang telah berhasil mendatangkan sejumlah pemain berbakat ke klub ini, mulai dari Saki Kumagai—juara Eropa lima kali—hingga ikon Swedia Kosovare Asllani, serta membayarkan biaya transfer rekor dunia untuk Grace Geyoro pada musim panas lalu. Namun, kedatangan Putellas merupakan rekrutan impian dan menjadi indikasi terbesar hingga saat ini bahwa proyek ini harus ditanggapi dengan sangat serius.

  6. Spanyol tampaknya akan sulit dihentikan setelah Prancis tampil mengecewakan

    Terlepas dari segala rintangan dan spekulasi menjelang pertandingan, justru Spanyol-lah yang melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis dan barisan penyerang legendarisnya dengan sangat mudah di Dallas pada hari Selasa. Sungguh luar biasa betapa mudahnya kemenangan 2-0 itu diraih, dengan pemain-pemain seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele yang sama sekali tidak tampil memukau, sehingga tim favorit turnamen ini pun tersingkir tanpa perlawanan berarti.

  7. Musim panas yang lesu membuat United terancam semakin tertinggal dari para tim elit WSL

    Sejauh ini, jendela transfer musim panas di dunia sepak bola wanita berlangsung sangat sibuk, terutama di Women's Super League. Pemenang Ballon d'Or dua kali, Alexia Putellas, telah bergabung di liga ini, begitu pula salah satu bintang paling cemerlang NWSL, Manaka Matsukubo, sementara Georgia Stanway dan Mary Earps telah kembali, dan bintang-bintang Inggris lainnya, seperti Beth Mead dan Niamh Charles, juga telah berpindah klub. Namun, tak satu pun dari transfer-transfer mencolok ini melibatkan Manchester United.

  8. Ayo, tunjukkan saja! Inggris tidak perlu takut menghadapi Argentina

    Hal ini menjadi bukti kemajuan yang telah dicapai Inggris selama dekade terakhir, sehingga di mata banyak orang, mereka akan menjadi favorit saat menghadapi juara bertahan Piala Dunia Argentina di semifinal edisi 2026 pada hari Rabu. Tentu saja, tim yang diperkuat oleh Lionel Messi yang hebat itu masih menjadi ancaman serius bagi peluang Three Lions untuk mengakhiri enam dekade kekecewaan, namun pasukan asuhan Thomas Tuchel tidak perlu takut saat bertanding di Atalanta.