FEATURES

  1. Dari Sanksi Doping Ke Cedera: Upaya Comeback Pogba Di Monaco Berakhir Pahit

    Paul Pogba bisa saja bermain melawan mantan klubnya Juventus untuk pertama kalinya sejak berpisah dengan raksasa Italia tersebut di tengah bayang-bayang larangan doping pada tahun 2024. Itu pun jika ia fit, mengingat kembalinya yang sangat dinantikan di Monaco - setelah lebih dari dua tahun absen dari pertandingan kompetitif - terhambat oleh cedera ringan. Saat mantan klubnya datang ke kota, Pogba berada di persimpangan jalan lain.

  2. Salah Cetak Gol, Tapi Cedera Frimpong Nodai Kemenangan Liverpool

    Liverpool mungkin sedang kesulitan di Liga Primer, tetapi mereka adalah tim yang sangat berbeda di Liga Champions, seperti yang mereka tunjukkan pada Kamis dini hari WIB dengan langsung melaju ke babak 16 besar setelah menghancurkan Qarabag 6-0 di Anfield. Dengan krisis cedera di lini pertahanan The Reds yang semakin memburuk setelah kekalahan mengejutkan di Bournemouth pada Sabtu lalu, manajer Arne Slot justru harus kehilangan pemain lain setelah Jeremie Frimpong tertatih keluar lapangan karena cedera hamstring.

  3. Maaf, Pep, Tak Ada Konspirasi EPL Melawan City

    Pep Guardiola punya rekam jejak ledakan emosi di konferensi pers, namun pelatih Manchester City ini tetap sulit ditebak. Ia sering tenang saat kalah, tapi justru meledak-ledak usai menang. Itulah yang terjadi setelah City menaklukkan Wolves, di mana ia kembali menyalahkan wasit tanpa dasar yang kuat.

  4. Cunha Sang 'Maverick' Bisa Jadi Cantona Era Modern Man Utd

    Saat Matheus Cunha merebut bola sebelum mencetak gol kemenangan sensasional untuk Manchester United di kandang Arsenal, hanya satu hal yang ada di pikirannya: "Saya harus mencetak gol." Menerima bola dengan membelakangi gawang, lebih dari 30 yard jauhnya, dan menghadapi pertahanan terbaik di liga, Cunha menunjukkan mentalitas yang dibutuhkan untuk mengikuti jejak sang genius.

  5. Geledek Cunha & Dorgu Bikin Arsenal Melongo

    Manchester United membuat kejutan besar dengan mengalahkan Arsenal 3-2 di Emirates Stadium, Minggu (25/1), sekaligus mencatat dua kemenangan dari dua laga di bawah arahan manajer interim Michael Carrick. Gol bunuh diri Lisandro Martinez sempat memberi The Gunners keunggulan, namun tim tamu membalas lewat Bryan Mbeumo buntut blunder Martin Zubimendi. Patrick Dorgu dan pemain pengganti Matheus Cunha kemudian mencetak gol spektakuler untuk membawa pulang tiga poin dan mengguncang ambisi juara pasukan Mikel Arteta.

  6. Sihir Yamal Untuk Barcelona Gusur Real Madrid Dari Puncak La Liga

    Barcelona tampil tak meyakinkan saat menjamu Real Oviedo di Camp Nou, Minggu (25/1). Mereka sempat kesulitan cukup lama melawan tim juru kunci klasemen, namun tetap berhasil kembali ke puncak La Liga berkat kemenangan 3-0. Dani Olmo, Raphinha, dan Lamine Yamal menjadi penyelamat di kandang sendiri, dengan kualitas individu akhirnya berbicara lewat rangkaian penyelesaian akhir yang menentukan tiga poin penting.

  7. Estevao & Pedro Bawa Chelsea Kangkangi Liverpool!

    Duo pemuda Brasil milik Chelsea menjadi bintang utama pertunjukkan Minggu (25/1) malam ketika The Blues menang atas Crystal Palace 3-1 di Selhurst Park dan naik ke peringkat keempat Liga Inggris. Estevao Willian membuka keunggulan dengan aksi individu brilian sebelum Joao Pedro menggandakan skor sesaat setelah jeda. Penalti Enzo Fernandez memastikan kemenangan Chelsea, sementara Palace harus bermain dengan 10 orang usai Adam Wharton diganjar kartu merah di babak kedua.

  8. Brace Mbappe Bawa Madrid Puncaki LaLiga

    Kylian Mbappe mencetak dua gol dan Real Madrid tampil solid secara defensif dalam kemenangan 2-0 yang relatif datar atas Villarreal. Meski jauh dari kata brilian, Los Blancos bermain efektif dan mencetak dua gol di babak kedua untuk mengamankan kemenangan yang membawa mereka ke puncak klasemen LaLiga setidaknya selama 24 jam, mendahului rival Barcelona yang baru akan bermain melawan Oviedo pada Minggu sore.

  9. Van Dijk Error, The Reds & Salah Lupa Cara Menang

    Rapuhnya pertahanan kembali menghukum Liverpool saat tim Arne Slot kalah 3-2 secara dramatis dari Bournemouth lewat tendangan terakhir di Vitality Stadium yang diguyur hujan. Sempat bangkit dari ketertinggalan akibat blunder Virgil van Dijk, The Reds takluk di detik akhir oleh gol Amine Adli yang membuat suporter tuan rumah menggila.

  10. Haaland Diparkir, Marmoush Unjuk Gigi & Semenyo Terus Cetak Gol!

    Manchester City melenggang menuju kemenangan pertama mereka di Liga Premier pada 2026 saat Omar Marmoush dan Antoine Semenyo membawa tim asuhan Pep Guardiola mengoyak dua kali gawang Wolves. Erling Haaland menjadi pemain paling mencolok yang absen dari starting XI ketika Guardiola membuat enam perubahan dari tim yang dihajar 3-1 oleh Bodo/Glimt di Liga Champions, sementara Marc Guehi membuat debut yang mengesankan.

  11. Casemiro Buktikan Bahwa Ejekan Carragher Salah - Tapi Ini Waktu Yang Tepat Untuk Pergi

    Belum lama ini, tampaknya Casemiro akan meninggalkan Manchester United dengan memalukan, diusir dan meninggalkan sepakbola Eropa untuk selamanya, tercatat dalam sejarah sebagai salah satu kesalahan transfer terburuk klub. Sebaliknya, ia akan pergi dengan kepala tegak, menunjukkan bahwa, bertentangan dengan penilaian brutal Jamie Carragher, sepakbola tidak pernah meninggalkannya.

  12. Enam Alasan Mengapa Man Utd AKAN Finis Empat Besar

    Meski harus menunggu tiga tahun untuk kembali mengalahkan Manchester City di Old Trafford, dan jauh lebih lama lagi untuk melakukannya dengan dominasi seperti itu, kemenangan telak Manchester United di derbi akhir pekan lalu sejatinya adalah bagian yang paling mudah. Tim mana pun, apalagi yang baru ditangani pelatih anyar yang sangat memahami sejarah gemilang klub, bisa terpacu saat menghadapi rival terbesar dan keluar sebagai pemenang.

  13. Lopez Cetak Brace, Tapi Cedera Pedri Membayangi Kemenangan Barca

    Barcelona bangkit dari awal yang buruk untuk mengalahkan Slavia Praha 4-2 di Liga Champions pada Kamis dini hari. Fermin Lopez mencetak dua gol di babak pertama, sementara Dani Olmo dan Robert Lewandowski juga mencatatkan nama di papan skor bagi pasukan Hansi Flick untuk menjaga asa finis delapan besar—dan kelolosan otomatis ke babak gugur—tetap hidup jelang putaran terakhir fase liga.

  14. Szoboszlai Bangkit Dengan Gaya Untuk Bawa Liverpool Menang

    Salah mungkin telah melakukan comeback yang dinanti untuk Liverpool pada Kamis dini hari, namun Szoboszlai yang mencuri panggung saat pasukan Arne Slot mengambil langkah besar menuju kelolosan otomatis ke 16 besar Liga Champions lewat kemenangan telak 3-0 di Marseille. Selagi semua mata tertuju pada Salah di penampilan starter perdananya bagi The Reds sejak kembali dari Piala Afrika, pemain Mesir itu justru tampil cukup buruk.

  15. Hall of Fame: Bagaimana Platini menjadi 'Sang Raja'?

    Michel Platini tak diragukan lagi adalah salah satu pesepakbola terhebat sepanjang masa. Pengatur serangan, pemberi assist, pencetak gol: Platini adalah pemain komplet, mampu meninggalkan jejak yang tak terhapuskan di dunia sepakbola antara akhir tahun 1970-an dan pertengahan 1980-an. Ia adalah pemain nomor 10 yang sempurna, mewujudkan esensi sejati dari nomor punggung tersebut baik dulu maupun sekarang.

  16. LEGACY: Spanyol Rindu Akan Iniesta, Tapi Ini Eranya Lamine Yamal

    Ini Legacy, seri feature dan podcast GOAL yang menemani hitung mundur menuju Piala Dunia 2026. Setiap minggu, kami menyelami kisah-kisah dan warisan yang membentuk negara-negara sepakbola terbesar. Hari ini, sorotan tertuju pada pencarian Spanyol akan simbol baru—16 tahun setelah kejayaan di 2010. Dari magis Andres Iniesta di Johannesburg hingga kemunculan remaja pemberani yang kini menerangi Barcelona, inilah kisah Lamine Yamal, dan bagaimana satu talenta muda bisa membawa La Roja kembali ke puncak dunia.