Jesus GyokeresGetty/Goal

Rating Pemain Arsenal Vs Inter: Gabriel Jesus Buktikan Pantas Jadi Starter, Tapi Viktor Gyokeres Merespons Saat The Gunners Jaga Rekor Sempurna Liga Champions

Mengincar rentetan kemenangan terpanjang dalam sejarah mereka di kompetisi top Eropa, Arsenal memulai laga dengan cepat saat Jesus nyaris menyambut umpan berbahaya Bukayo Saka di kotak enam yard. Mereka memimpin pada menit kesepuluh ketika striker Brasil itu bereaksi paling cepat terhadap tembakan tak sempurna Jurrien Timber dan mengarahkan bola masuk dengan penyelesaian naluriah. Tuan rumah merespons dengan baik setelah tertinggal, dan delapan menit kemudian skor menjadi 1-1 ketika Petar Sucic melepaskan tembakan keras dari jarak 18 yard.

Skor bisa saja menjadi 2-1 ketika Marcus Thuram melepaskan tembakan liar yang melambung di atas mistar padahal berada dalam posisi yang baik di dalam kotak penalti. The Gunners dikenal sebagai raja bola mati di Liga Primer, dan mereka mempertegas reputasi itu ketika Leandro Trossard menyundul umpan silang Saka kembali ke area berbahaya. Jesus — yang baru kembali dari cedera anterior cruciate ligament (ACL) kurang dari enam minggu lalu — berada di posisi tepat untuk menyundul masuk dari jarak dekat tepat setelah setengah jam laga berjalan. Di sisi lain, Federico Dimarco dua kali digagalkan oleh David Raya untuk mengakhiri babak pertama yang menegangkan di Milan.

Arsenal nyaris unggul dua gol ketika tendangan voli Trossard melebar tipis menyusul permainan sayap yang hebat dari Saka. Winger Inggris itu kemudian lolos di dalam kotak penalti, tetapi ia terlalu lama menahan bola, dan Alessandro Bastoni kembali dengan tekel keras untuk menghentikannya. Mereka akhirnya mendapatkan gol ketiga yang pantas ketika Gyokeres mencetak gol yang sangat dibutuhkan enam menit jelang bubaran menyusul umpan luar biasa dari Gabriel Martinelli. Hasil ini berarti Arsenal, yang kini telah mengamankan tujuh kemenangan dari tujuh laga (rekor klub), dapat menatap laga kandang di babak 16 besar.

GOAL memberikan rating pemain Arsenal dari San Siro...

  • FBL-EUR-C1-INTER-ARSENALAFP

    Kiper & Bek

    David Raya (7/10):

    Pemain Spanyol ini mengawal areanya dengan baik dan tidak terlihat terlalu kesulitan melawan tim papan atas.

    Jurrien Timber (6/10):

    Telah menjadi kekuatan yang dapat diandalkan bagi Arsenal musim ini, tetapi pemain Belanda itu tidak dalam performa terbaiknya melawan Inter.

    William Saliba (8/10):

    Tampil berkelas di lini belakang dan tampaknya selalu selangkah di depan serangan Inter yang rumit, menggunakan kaki cepat dan ketenangannya dengan efektif.

    Cristhian Mosquera (6/10):

    Pada penampilan starter pertamanya sejak kembali dari cedera pergelangan kaki, pemain berusia 21 tahun ini terkadang kesulitan dengan kecepatan permainan serta ancaman dari Thuram dan Lautaro Martinez.

    Myles Lewis-Skelly (5/10):

    Tampaknya belum menjadi pemain yang sama seperti ketika muncul musim lalu. Mungkin butuh lebih banyak waktu bermain untuk kembali ke performa terbaiknya.

  • Iklan
  • FC Internazionale Milano v Arsenal FC - UEFA Champions League 2025/26 League Phase MD7Getty Images Sport

    Gelandang

    Eberechi Eze (6/10):

    Tampaknya tidak memiliki daya ledak yang sama seperti awal musim ini. Terbatas pada tembakan sesekali, ditambah terlalu sering kehilangan bola.

    Martin Zubimendi (7/10):

    Rekrutan musim panas ini terlihat sangat tenang dan terkendali saat menguasai bola dan ia melakukan tugas bertahan dengan baik.

    Mikel Merino (6/10):

    Menambah fisik lebih kuat di lini tengah Arsenal tetapi mendapat kartu kuning ceroboh, yang berarti ia terkena skorsing untuk laga Liga Champions berikutnya.

  • FC Internazionale Milano v Arsenal FC - UEFA Champions League 2025/26 League Phase MD7Getty Images Sport

    Penyerang

    Leandro Trossard (7/10):

    Meski sedikit kalah bersinar dibanding rekan-rekan penyerang Arsenal lainnya, pemain Belgia yang cerdik ini masih menciptakan peluang bagi timnya dan mendapatkan satu assist.

    Gabriel Jesus (9/10):

    Penampilan nyaris tanpa cela dari pemain berusia 28 tahun ini. Mencetak brace, yang pertama dicetak dengan sangat baik. Ia menahan bola dengan baik, melibatkan pemain lain dalam permainan, dan menjadi ancaman konstan.

    Bukayo Saka (8/10):

    Membuat lini belakang Inter kerepotan dengan segala macam masalah, dan di hari lain, ia bisa saja mencetak beberapa gol dan assist. Hanya kurang klinis di depan gawang, tetapi tetap saja, penampilan serba bisa yang mengesankan melengkapi assist-nya.

  • FBL-EUR-C1-INTER-ARSENALAFP

    Pergantian & Manajer

    Ben White (6/10):

    Menjalankan tugasnya dengan tenang.

    Declan Rice (7/10):

    Pemain Inggris ini tampil solid seperti biasanya untuk timnya.

    Viktor Gyokeres (8/10):

    Memberikan kehadiran fisik yang baik dalam serangan dan mencetak golnya dengan sangat baik.

    Gabriel Magalhaes (7/10):

    Menambahkan sedikit lebih banyak ketenangan defensif.

    Gabriel Martinelli (7/10):

    Melepaskan umpan jarak jauh brilian yang membuka jalan bagi gol ketiga Arsenal.

    Mikel Arteta (8/10):

    Pelatih asal Spanyol ini sempat dikritik oleh beberapa pihak karena menang dengan permainan "jelek" musim ini, tetapi performa kali ini sama sekali tidak demikian. Mereka memamerkan banyak kualitas mereka dan keputusan untuk memainkan Jesus sejak awal adalah keputusan yang brilian. Ia memiliki kedalaman skuad yang sangat kuat.

0