Arsenal menguasai fase awal pertandingan, tetapi membutuhkan sedikit keberuntungan untuk membuka skor atas Manchester United. Bukayo Saka mengirim umpan ke kotak penalti yang disambut Martin Odegaard, dan tembakannya berbelok setelah mengenai Lisandro Martinez sebelum melewati Senne Lammens.
Man United merespons dengan baik. Bruno Fernandes sempat menyia-nyiakan dua peluang, namun gol penyama akhirnya datang melalui Bryan Mbeumo, yang juga diuntungkan oleh kesalahan lawan. Pemain Kamerun itu memanfaatkan umpan ngawur Martin Zubimendi, tetap tenang melewati David Raya, lalu menceploskan bola untuk menjadikan skor 1-1.
Laga benar-benar hidup di awal babak kedua ketika Patrick Dorgu menggoyang Emirates dengan sebuah gol menakjubkan. Usai kerja sama ciamik dengan Fernandes, Dorgu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang melesat ke sudut atas gawang tanpa bisa dijangkau Raya.
Mikel Arteta merespons dengan empat pergantian sekaligus, memasukkan Ben White, Viktor Gyokeres, Eberechi Eze, dan Mikel Merino demi mengejar gol penyeimbang. Noni Madueke menyusul, namun Arsenal tetap kesulitan menciptakan peluang bersih.
Julukan Set Piece FC memang layak dinobatkan untuk The Gunners, yang menyamakan kedudukan lewat situasi bola mati. Merino mencetak gol dari jarak dekat setelah Lammens gagal meninju bola hasil sepak pojok, membuat skor 2-2. Namun respons Man United cepat dan mematikan. Matheus Cunha menguasai bola dan melengkungkan tembakan tak terbendung melewati Raya, memastikan laga yang bersejarah bagi tim tamu.
GOAL menilai rating para pemain Manchester United yang menaklukkan Arsenal di Emirates...
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)







