Terlepas dari hasil akhir, Arsenal sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik dan memecah kebuntuan setelah setengah jam laga berjalan. Bukayo Saka mengirim umpan tarik kepada Martin Odegaard, yang kemudian melepas bola rendah ke arah Jurrien Timber. Posisi Timber tampaknya membuat bek Manchester United Lisandro Martinez salah antisipasi, hingga tanpa sengaja membelokkan bola ke gawang sendiri melewati Senne Lammens.
Gol tersebut justru membangunkan Man United yang sebelumnya tampil lesu. Bruno Fernandes dua kali melepaskan tembakan melebar, pertama saat serangan balik dan kemudian memanfaatkan salah umpan William Saliba tak lama setelah gol pembuka. Pertahanan tuan rumah yang tampil ceroboh akhirnya harus membayar mahal ketika operan longgar Martin Zubimendi direbut Bryan Mbeumo, yang dengan tenang melewati mantan rekan setimnya di Brentford, David Raya, untuk menyamakan skor sebelum jeda.
Selepas turun minum, Setan Merah berbalik unggul lewat gol spektakuler. Fernandes menyentil bola pantul ke arah Patrick Dorgu yang bergerak dari sisi kiri ke tengah, lalu sang pemain melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang menghantam bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang.
Mikel Arteta melakukan empat pergantian pemain pada menit ke-58 dan menghabiskan seluruh bangku cadangannya sebelum 15 menit terakhir demi membalikkan keadaan. Sekali lagi, situasi bola mati menolong The Gunners. Lammens gagal menghalau sepak pojok dengan bersih dan Mikel Merino sigap menyambar bola jarak dekat enam menit jelang waktu normal berakhir.
Namun drama ternyata belum selesai. Serangan cair Man United di menit-menit akhir diakhiri oleh Matheus Cunha yang bergerak ke dalam dan melepaskan tembakan melengkung ke sudut bawah gawang. Raya kembali tak berdaya, dan The Red Devils pun membawa pulang tiga poin penuh dari Emirates.
GOAL menilai rating para pemain Arsenal yang dipecundangi Manchester United di Emirates...








