Lamine Yamal Barcelona Real Oviedo 2025-26Getty/GOAL

Rating Pemain Barcelona Vs Real Oviedo: Sihir Lamine Yamal Kembali Menyala! Sang Wonderkid Antar Blaugrana Kembali Ke Puncak La Liga Gusur Real Madrid

Meski terpuruk di dasar klasemen, Real Oviedo justru memulai laga dengan lebih agresif dan nyaris membuka keunggulan dalam dua menit pertama melawan Barcelona. Pelanggaran dan jeda cedera membuat ritme permainan terputus-putus, dan situasi ini menguntungkan tim tamu.

Peluang berbahaya kembali diciptakan Oviedo menjelang setengah jam laga, ketika sebuah tembakan meluncur tipis melebar dari gawang. Peluang terjadi akibat Barcelona melakukan kesalahan umpan dan kurangnya urgensi di sepertiga akhir. Blaugrana baru menunjukkan tanda-tanda hidup menjelang turun minum.

Robert Lewandowski hampir menyambar beberapa umpan ke kotak penalti, sementara Raphinha sempat melepaskan voli dari sudut sempit yang masih mampu diamankan Aaron Escandell. Namun kebuntuan baru benar-benar pecah selepas jeda.

Barcelona mendapatkan percikan yang mereka butuhkan dalam 10 menit pertama babak kedua, ketika Oviedo kecolongan saat mencoba membangun serangan dari belakang, dengan Lamine Yamal memimpin pressing. Bola jatuh ke kaki Dani Olmo yang dengan tenang melepaskan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang dari tepi kotak penalti.

Lima menit berselang, pasukan Hansi Flick akhirnya bernapas lega. Kesalahan lini belakang Oviedo kembali terjadi, dengan back-pass ceroboh dimanfaatkan Raphinha yang lolos sendirian dan dengan dingin mencungkil bola melewati Escandell.

Seperti yang kerap terjadi, Yamal menutup penampilan Barcelona dengan sentuhan magis. Ia melayang di udara untuk menyambut umpan silang yang berada di belakang tubuhnya, lalu melepaskan voli spektakuler sambil memutar badan. Gol akrobatik di menit ke-73 itu mengunci kemenangan. Barcelona kemudian menurunkan tempo, terlebih ketika hujan deras mulai mengguyur Catalonia.

GOAL menilai rating para pemain Barcelona yang kesulitan melawan Real Oviedo di Camp Nou...

  • Joao Cancelo Barcelona 2025-26Getty

    Kiper & Bek

    Joan Garcia (6/10):

    Meski Oviedo beberapa kali mengancam lewat serangan balik, kiper Barcelona ini relatif jarang diuji. Siap ketika dibutuhkan.

    Eric Garcia (6/10):

    Sama cerobohnya dengan pemain lain dalam penguasaan bola di babak pertama. Masker pelindung tampak memengaruhi pandangannya, namun ia membuat beberapa blok penting di babak kedua.

    Pau Cubarsi (6/10):

    Lini belakang Barcelona kerap terlihat rapuh dengan celah yang terlalu mudah terbuka. Tak ada sosok yang benar-benar mengambil alih komando.

    Gerard Martin (4/10):

    Mendapat kartu kuning akibat tekel ceroboh di 10 menit awal. Diganti saat jeda demi menghindari risiko kartu kuning kedua.

    Joao Cancelo (5/10):

    Dimainkan sebagai bek kiri dan beberapa kali terlalu naik ke depan, meninggalkan ruang di belakang. Ditarik keluar sebelum satu jam laga berjalan.

  • Iklan
  • Dani Olmo Barcelona 2025-26Getty

    Gelandang

    Marc Casado (6/10):

    Tak sulit memahami mengapa ia diminati Manchester United. Lulusan La Masia ini tampil tenang dan memberi perlindungan ekstra di depan lini belakang.

    Frenkie de Jong (6/10):

    Rapi dan bersih seperti biasa. Tak sepenuhnya mengendalikan laga, namun cukup untuk menjaga Oviedo tetap di jarak aman.

    Dani Olmo (7/10):

    Kerap muncul saat Barcelona membutuhkannya. Finishing kerasnya memecah kebuntuan dan menenangkan suasana Camp Nou.

  • Lamine Yamal Barcelona 2025-26Getty

    Penyerang

    Lamine Yamal (8/10):

    Sempat frustrasi, namun nyaris tak pernah benar-benar hilang dari permainan. Kerja kerasnya memicu gol pembuka sebelum ia sendiri mencetak gol akrobatik nan spektakuler.

    Raphinha (7/10):

    Sempat kesulitan memberi dampak di awal, apalagi setelah laga berat di Liga Champions. Namun ketenangannya saat mencetak gol kedua patut diacungi jempol.

    Robert Lewandowski (6/10):

    Insting golnya masih ada, tetapi ia kerap terlambat bergerak. Sejumlah peluang matang berlalu begitu saja.

  • Hansi FlickGetty

    Pengganti & Manajer

    Jules Kounde (6/10):

    Masuk menggantikan Martin saat jeda. Barcelona tampak lebih nyaman di babak kedua, meski kontribusinya tak terlalu mencolok.

    Alejandro Balde (5/10):

    Diberi kebebasan menyerang saat Oviedo mulai kelelahan. Sempat menusuk kotak penalti, namun gagal melepaskan tembakan.

    Fermin Lopez (5/10):

    Datang dengan modal performa apik di Liga Champions, tetapi hanya berperan sebagai pengganti dan minim pengaruh.

    Roony Bardghji (5/10):

    Masuk menggantikan Yamal yang keluar sembari diiringi standing ovation. Aktif mencari bola, meski belum terlalu menonjol.

    Marc Bernal (5/10):

    Hanya mendapat waktu bermain sekitar 10 menit, sulit memberi dampak berarti.

    Hansi Flick (6/10):

    Memiliki banyak opsi kreatif dan pada akhirnya kualitas itu menentukan hasil. Rotasi di menit-menit akhir berjalan mulus dalam laga yang akhirnya bisa dikontrol.

0