Crystal Palace sempat mengancam lebih dulu pada menit kedelapan. Jean-Philippe Mateta dan Ismaila Sarr berhasil merebut bola buntut kesalahan Pedro Neto dan Benoit Badiashile di area berbahaya. Mateta langsung melaju dan melepaskan tembakan, namun Robert Sanchez sigap menutup ruang dan menggagalkan peluang tersebut.
Gol pembuka Chelsea lahir lewat kesalahan fatal The Eagles menjelang setengah jam laga berjalan. Estevao membaca back-pass buruk, berlari menuju gawang, sembari mampu menahan tekanan Tyrick Mitchell. Meski sempat terlihat kepanjangan mengontrol bola, wonderkid Brasil itu ternyata melepaskan finishing brilian yang tak mampu dibendung Dean Henderson.
Peluang relatif minim di babak pertama, namun The Blues langsung tancap gas selepas turun minum. Estevao kembali menjadi aktor utama dengan melepaskan umpan lambung first-time melewati lini belakang Palace untuk Joao Pedro. Sang striker lantas menusuk kotak penalti, melewati Adam Wharton, lalu menghantam bola ke gawang untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Estevao terus menjadi pusat permainan terbaik Chelsea. Ia hampir menambah gol lewat tembakan melengkung kaki kiri yang memaksa Henderson melakukan penyelamatan penuh. Tak lama berselang, tim tamu mendapat penalti setelah tembakan Pedro mengenai tangan Jaydee Canvot. Enzo Fernandez maju sebagai eksekutor dan menuntaskan tugasnya dengan dingin untuk mengunci tiga poin.
Hari buruk Palace semakin lengkap ketika Wharton melakukan tekel telat terhadap Moises Caicedo dan menerima kartu kuning kedua. Chris Richards memang mencetak gol hiburan di menit akhir, namun itu tak mengubah hasil akhir. Chelsea mengamankan poin penting dan menyalip Liverpool untuk duduk di posisi empat klasemen Liga Inggris, setidaknya sebelum Manchester United dijamu Arsenal di hari yang sama.
GOAL memberi nilai rating pemain Chelsea yang perkasa di markas Crystal Palace...
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)







