Perang saudara di puncak sepakbola global tidak menunjukkan tanda-tanda mereda setelah Inggris dan UEFA kembali menegaskan sikap mereka terkait potensi boikot Piala Dunia. Meski presiden FIFA Gianni Infantino telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas rencana komersial kontroversialnya, negara-negara Eropa tetap teguh dalam penolakan mereka terhadap kepemimpinannya.
Sebagai pakar transfer nomor satu, Fabrizio Romano setiap hari menyajikan kabar dan rumor paling terkini kepada para penggemar sepakbola tentang klub dan pemain favorit mereka. "Here we go"-nya sudah legendaris, kata-katanya dalam urusan transfer pada dasarnya dianggap sebagai jaminan pasti. Setidaknya, begitulah kelihatannya.
Real Madrid menggemparkan pasar transfer Eropa dengan mengonfirmasi perekrutan Yan Diomande dalam kesepakatan sensasional senilai €140 juta. Raksasa Spanyol itu berhasil membajak transfer tersebut dari incaran Paris Saint-Germain, dengan mengamankan salah satu talenta muda paling diburu di sepakbola dunia untuk memperkuat skuad Jose Mourinho.
Setelah menjalani musim luar biasa, Yan Diomande pindah dari RB Leipzig ke Real Madrid. Klub yang nyaris terdegradasi ke Liga 3 juga ikut diuntungkan dari transfer itu dan membuat kesepakatan terbaik dalam hidupnya berkat pemain 19 tahun tersebut.
Mikel Arteta adalah lulusan sekolah kepelatihan Arsene Wenger dan Pep Guardiola, dengan mantan kiper Arsenal Graham Stack menjelaskan kepada GOAL kemiripan yang dimiliki ahli taktik pemenang gelar di Stadion Emirates itu dengan para juara Premier League lainnya. Arteta kini telah menjadi maestro manajerial dengan caranya sendiri, dengan pelajaran-pelajaran penting yang dipetik sepanjang perjalanannya.