Setelah lima minggu, dengan rekor 104 pertandingan yang digelar dan 308 gol yang tercipta, Piala Dunia 2026 secara resmi telah berakhir. Dari sudut pandang sepak bola murni, turnamen terbesar FIFA sepanjang masa ini tidak mengecewakan, dengan 48 tim bertarung di tiga negara tuan rumah dan wilayah Amerika Utara yang luas. Dan ketika 46 negara di antaranya telah tersingkir, hanya dua tim peringkat teratas di dunia yang tersisa: Spanyol dan Argentina.
Piala Dunia 2026 telah usai, begitu pula perebutan Sepatu Emas yang bergengsi—penghargaan yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak turnamen tersebut. Seiring berakhirnya turnamen yang diperluas menjadi 48 negara ini, setelah sebulan penuh aksi seru di Amerika Utara, bintang mana yang berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut? Di sini, GOAL merangkum para pemain paling produktif di turnamen ini.
Joe Hart membela Jude Bellingham setelah gelandang timnas Inggris itu tampak membalas manajer Thomas Tuchel usai kemenangan Three Lions di perempat final Piala Dunia. Mantan kiper timnas Inggris itu berpendapat bahwa bintang Real Madrid tersebut menjadi sasaran pertanyaan-pertanyaan "nakal" yang tidak adil segera setelah kemenangan atas Norwegia.
Erling Haaland mentraktir rekan-rekan setim dan staf timnas Norwegia dengan sesi belanja senilai $10.000 yang tak terlupakan di sebuah toko bertema Barat yang terkenal di Dallas selama Piala Dunia 2026. Penyerang Manchester City itu membeli topi koboi, sepatu bot pesanan khusus, dan suvenir taksidermi yang unik, termasuk seekor rakun seharga $750 yang memegang sebotol minuman keras, setelah membawa negaranya melaju ke babak perempat final yang bersejarah di Amerika Serikat.
Erling Haaland menghibur para penggemar sepak bola dengan membawa pulang seekor rakun yang diawetkan seharga $750 ke Oslo, setelah Norwegia tersingkir dari Piala Dunia 2026. Penyerang produktif Manchester City itu memamerkan suvenir unik tersebut—yang dibeli dari sebuah toko terkenal di Texas—saat pesawat tim nasional mendarat kembali di Skandinavia.
Setelah tim nasional Norwegia tersingkir secara menyakitkan di babak perempat final melawan Inggris, penyerang Alexander Sörloth menjadi sasaran hujatan keras dan ancaman pembunuhan di media sosial.
Dengan membawa oleh-oleh yang unik dan di tengah tekanan waktu yang sangat ketat, Erling Haaland kembali ke Norwegia setelah penampilan bersejarahnya di Piala Dunia.
Erling Haaland berbagi pengalamannya mengenai lika-liku emosional perjalanan Norwegia di Piala Dunia, dengan menyebut turnamen tersebut sebagai perjalanan terbaik dalam hidupnya meskipun harus tersingkir secara menyakitkan di babak perempat final oleh Inggris. Bintang Manchester City itu menegaskan bahwa turnamen tersebut telah mengubah secara permanen baik negaranya maupun pandangannya sendiri terhadap sepak bola.