FEATURES

  1. Palmer kesulitan karena kesalahan Caicedo dan Santos merugikan Chelsea

    Chelsea kini tertinggal empat poin dari posisi kelima Liga Premier—yang merupakan slot terakhir untuk Liga Champions—setelah kalah 3-0 di kandang sendiri dari Manchester City pada Minggu. Kemenangan Liverpool atas Fulham pada Sabtu lalu berarti The Blues harus menang untuk tetap bersaing dengan rival-rival mereka di lima besar, namun tim asuhan Liam Rosenior itu tampil buruk di babak kedua di Stamford Bridge dan kini hanya unggul tiga poin di paruh atas klasemen.

  2. Bagaimana De Zerbi Bisa Menjalankan Misi: Mustahil di Spurs

    Jika Anda harus menunjuk tiga manajer tetap yang berbeda dalam satu musim, itu mungkin pertanda bahwa segalanya tidak berjalan sesuai rencana. Dalam kasus Tottenham Hotspur, juara Liga Europa 2025, musim ini nyaris tidak bisa lebih buruk lagi. Upaya klub untuk menjadi tim yang lebih tangguh di bawah asuhan Thomas Frank justru berujung pada skuad yang dibentuk dengan buruk, yang terus-menerus dikalahkan dan dipermalukan di setiap kesempatan.

  3. Bagaimana Spanyol bangkit kembali setelah Euro 2025 dan menjadi favorit di Piala Dunia

    Kekecewaan Spanyol setelah kekalahan di final Kejuaraan Eropa musim panas lalu terasa begitu mendalam. Mungkin tidak ada cara yang lebih kejam untuk kalah selain melalui adu penalti, dan teori itu diperkuat oleh kesedihan yang ditunjukkan para pemain dan staf La Roja setelah Inggris bangkit dan membawa pertandingan di Basel ke babak perpanjangan waktu, lalu mengalahkan juara dunia itu 3-1 melalui adu penalti. "Sangat kejam," kata Aitana Bonmati, pemenang Ballon d'Or tiga kali. "Ini akan terasa sakit untuk beberapa waktu."

  4. Enam pemain yang HARUS dijual Man Utd untuk membiayai perombakan skuad musim panas

    Dengan jeda 24 hari antara pertandingan terakhir Manchester United melawan Bournemouth dan laga berikutnya melawan Leeds, Michael Carrick memiliki banyak waktu untuk memikirkan aspek-aspek mana dari skuad yang perlu ia perbaiki jika ia ditunjuk sebagai pelatih tetap pada musim panas nanti. Carrick memanfaatkan jeda panjang ini dengan membawa timnya ke pemusatan latihan tengah musim di Irlandia, yang memberinya kesempatan untuk mengevaluasi skuadnya lebih lanjut.

  5. Berterame mengakhiri puasa gol di MLS, namun Miami asuhan Messi harus puas dengan hasil imbang

    Pemain asal Jerman, Berterame, akhirnya mencetak gol, dan Inter Miami menciptakan banyak peluang, namun kelengahan di lini belakang membuat mereka harus puas dengan hasil imbang 2-2 yang menegangkan melawan New York Red Bulls. Lionel Messi pun tampil kurang menonjol, sesuatu yang tidak biasa baginya, namun tim tamu tetap menunjukkan kualitas serangan yang mumpuni dan pantas mendapatkan hasil tersebut.

  6. Salah dan Ngumoha harus diturunkan sebagai starter saat melawan PSG setelah penampilan gemilang mereka melawan Fulham

    Legenda Liverpool, Mohamed Salah, memang berhasil mencetak gol dalam penampilan pertamanya di Anfield sejak mengumumkan keputusannya untuk hengkang dari klub pada akhir musim, namun bintang muda Rio Ngumoha lah yang tak diragukan lagi menjadi sorotan utama saat The Reds meraih kemenangan 2-0 yang membangkitkan semangat atas Fulham pada Sabtu sore, yang memperkuat harapan mereka untuk lolos ke Liga Champions—dalam segala hal.

  7. BANGUNLAH, Arsenal! Ketiga pemain itu tampil buruk sehingga Man City bisa kembali bersaing

    Arsenal yang tampil buruk mengalami pukulan telak dalam perebutan gelar Liga Premier setelah tumbang 2-1 di kandang sendiri dari Bournemouth, kekalahan ketiga mereka dari empat pertandingan di semua kompetisi. Tim asuhan Mikel Arteta kalah di semua lini pada sore yang suram bagi sang pemuncak klasemen, yang gagal memanfaatkan peluang untuk memperlebar jarak menjadi 12 poin atas rival mereka Manchester City menjelang laga tandang melawan Chelsea pada hari Minggu.

  8. Mbappe menghilang saat Madrid memberi Barcelona keunggulan besar

    Kylian Mbappe tampil kurang memuaskan saat Real Madrid harus puas bermain imbang 1-1 melawan Girona, hasil yang berpotensi mengubur harapan mereka untuk meraih gelar La Liga. Gol Federico Valverde di babak kedua dibalas oleh gol Thomas Lemar, sehingga kedua tim harus berbagi poin di Bernabeu. Los Blancos bisa tertinggal sembilan poin dari Barcelona—dengan tujuh laga tersisa—jika rival abadi mereka itu menang pada Sabtu nanti.

  9. Mengapa Wiegman memanggil Teen Parkinson sebagai pemain termuda yang pernah dipanggilnya

    Ketika tim U-23 Inggris berhadapan dengan Norwegia pada bulan November lalu, tak sedikit talenta-talenta terbaik yang tampil. Baik itu Ruby Mace maupun Maisie Symonds, yang keduanya telah memperkuat tim senior asuhan Sarina Wiegman; Gracie Prior, yang menjadi starter dalam tujuh dari sembilan pertandingan pertama musim ini bersama Manchester City, pemuncak klasemen Women's Super League; maupun Martine Fenger di kubu lawan, penyerang remaja yang baru saja melakukan debutnya bersama Barcelona pada awal bulan itu. Namun, justru Erica Parkinson yang berusia 17 tahun, seorang pemain yang usianya sekitar lima tahun lebih muda dari beberapa pemain lainnya, yang paling menonjol.

  10. Kenapa sih Romelu Lukaku tiba-tiba menghilang dari Napoli?!

    Pada malam hari tanggal 28 Februari di Verona, Romelu Lukaku masuk sebagai pemain pengganti di Stadio Marcantonio Bentegodi dan mencetak gol penentu kemenangan bagi Napoli atas Verona pada menit ke-96 melalui tendangan kaki kiri dari jarak dekat. Gol itu sama sekali bukan gol yang indah—kiper Lorenzo Montipo sempat menyentuh bola dengan tangannya—tetapi gol tersebut jelas merupakan salah satu gol paling penting dalam seluruh karier Lukaku.