FEATURES

  1. Sudah waktunya Tuchel menurunkan Saka dan Rashford sebagai starter!

    Thomas Tuchel jelas tidak ingin berada dalam situasi ini. Setelah laga pembuka turnamen Inggris, di mana The Three Lions cukup mudah mengalahkan Kroasia, diduga sang pelatih asal Jerman itu kini sudah mulai memikirkan rotasi pemain. Lawan terberatnya sudah terlewati, yang berarti kemenangan lain—atas Ghana—akan memastikan posisi puncak klasemen dengan satu pertandingan tersisa. Namun, ia justru harus tetap mengandalkan para pemain andalannya setelah hasil imbang yang sangat mengecewakan melawan The Black Stars.

  1. Jerman menjuarai Grup E, namun Ekuador memperlihatkan kelemahan pertahanan mereka meski harus menelan kekalahan

    EAST RUTHERFORD, N.J. -- Jerman tampil sangat agresif dalam menyerang, namun sangat lemah dalam pertahanan pada laga terakhir babak penyisihan grup Piala Dunia yang mengecewakan ini, dan akhirnya kalah 2-1 dari Ekuador yang gigih. Tim asuhan Julian Nagelsmann memang mencetak gol cepat lewat Leroy Sane, tetapi kebobolan dua kali dan tak pernah mampu memberikan respons yang terorganisir. Mereka tetap memuncaki grup, namun melaju ke babak gugur dengan catatan yang kurang memuaskan.

  2. Peringkat Kekuatan Pemain Terbaik Piala Dunia: Messi di Peringkat 1

    Piala Dunia 2026 sedang berlangsung, di mana tim-tim yang masih bersaing berjuang memperebutkan trofi yang didambakan semua orang. Meskipun trofi tersebut menjadi tujuan utama bagi semua peserta, beberapa pemain sudah mulai menonjol sebagai kandidat pemain terbaik sepanjang turnamen. Lionel Messi saat ini menjadi kandidat terkuat berkat kelima gol yang dicetaknya untuk Argentina, namun Kylian Mbappe dan Michael Olise terus menguntitnya dari belakang.

  3. Format Piala Dunia yang tidak adil justru menguntungkan Infantino

    Menurut The Times, 25 Juni 1982 adalah "hari di mana sportivitas mati". Pertandingan yang semula diperkirakan akan berlangsung sangat sengit antara Jerman Barat dan Austria justru berubah menjadi 'pakta non-agresi' antara kedua tim yang secara efektif menghentikan permainan pada babak kedua pertandingan penyisihan grup Piala Dunia di Gijón untuk memastikan keduanya lolos ke babak kedua.

  4. Percayalah pada Tuchel! Hasil imbang melawan Ghana tidak membuktikan bahwa keputusan Palmer salah

    Para penggemar Inggris sudah pernah menyaksikan Cole Palmer menunjukkan penampilan gemilangnya untuk tim nasional sebelumnya. Memang, ia nyaris menyelamatkan penampilan yang secara umum kurang memuaskan di final Euro 2024, dengan mencetak gol penyama kedudukan dan memberikan semangat baru saat Three Lions tampak tak berdaya melawan Spanyol. Tentu saja, mereka tetap kalah dalam pertandingan itu, seperti yang sering terjadi di berbagai turnamen selama bertahun-tahun.