Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt

FEATURES

  1. Skandal Balogun telah menghilangkan seluruh kredibilitas Piala Dunia

    Piala Dunia ini sebenarnya mulai terasa cukup mengasyikkan. Setelah ketegangan nyaris lenyap sepenuhnya dari babak penyisihan grup akibat format turnamen yang konyol, dimulainya babak gugur yang sudah lama dinantikan—tak heran—telah menghadirkan kegembiraan yang sesungguhnya bagi kita—bahkan begitu besarnya, hingga Anda mungkin sudah lupa betapa memalukannya perlakuan yang diterima Iran dari Amerika Serikat. Atau bahwa wasit Omar Artan—bersama jutaan orang Afrika lainnya—bahkan tidak diizinkan untuk hadir.

  2. PERINGKAT: Pilihan gelandang Man Utd setelah seminggu penuh penolakan

    Minggu lalu benar-benar luar biasa bagi Tottenham Hotspur. Meskipun finis di peringkat ke-17 pada dua musim Liga Premier terakhir, klub asal London Utara ini berhasil mendatangkan dua gelandang paling diburu yang saat ini bermain di Inggris, yaitu Matheus Fernandes dan Sandro Tonali. Meskipun Spurs mungkin telah membayar terlalu mahal untuk keduanya, para pendukung klub yang telah lama menderita tetap merasa gembira setelah melihat rekor transfer klub terpecahkan dua kali dalam hitungan hari, mengingat mantan ketua eksekutif Daniel Levy sebelumnya berulang kali menolak untuk mengeluarkan dana besar demi merekrut pemain-pemain berbakat.

  3. Inggris telah membuktikan bahwa mereka BISA memenangkan Piala Dunia

    Yah, memang tidak akan pernah mudah, bukan? Jika Inggris ingin menang di Azteca—sesuatu yang sebelumnya hanya berhasil dilakukan oleh dua tim dalam pertandingan resmi—pasti akan ada rintangan, cedera, dan beberapa momen menegangkan. Namun, yang mungkin tidak diperhitungkan adalah kekacauan total. Dan itulah yang terjadi: pertandingan yang berlangsung seru, penuh semangat, seringkali brilian, terus-menerus menegangkan, dan pada akhirnya, kemenangan gemilang 3-2 atas Meksiko yang memberikan dorongan besar bagi harapan Inggris di Piala Dunia.

  4. Oyarzabal, pahlawan tak dikenal Spanyol, adalah lawan yang ideal bagi Ronaldo

    Mikel Oyarzabal adalah salah satu dari lima pemain Real Sociedad yang masuk dalam skuad Spanyol di Euro 2024. Tak ada klub lain yang memiliki lebih banyak pemain di skuad tersebut. Namun, baik Oyarzabal maupun rekan-rekannya sesama pemain asal Basque tidak terlalu mengumbar peran mereka dalam kesuksesan Spanyol di Jerman. "Itulah kami," katanya kepada The Guardian. "[Kami] tidak suka menjadi sorotan." Namun, semakin sulit baginya untuk menghindarinya.

  5. Bellingham, hebat sekali! Tim Inggris yang hanya beranggotakan 10 pemain berhasil bertahan dari serangan gencar di Azteca

    Inggris menampilkan salah satu penampilan terbaiknya di Piala Dunia saat mengalahkan Meksiko 3-2 pada hari Minggu dan memastikan tempat di perempat final turnamen 2026. Jude Bellingham mencetak dua gol di babak pertama, sementara Harry Kane tetap bersaing dalam perebutan Sepatu Emas berkat gol penalti, saat The Three Lions berhasil mempertahankan kemenangan meskipun harus bermain dengan 10 orang di sebagian besar babak kedua setelah Jarell Quansah mendapat kartu merah.

  6. Haaland memulangkan Brasil setelah tendangan penalti Bruno yang payah

    Penantian Brasil untuk meraih gelar Piala Dunia keenam mereka akan berlanjut hingga 28 tahun setelah mereka tersingkir dari turnamen 2026 oleh Norwegia pada Sabtu lalu. Dua gol Erling Haaland di menit-menit akhir memastikan kemenangan 2-1 bagi tim Skandinavia tersebut, yang memanfaatkan kegagalan Bruno Guimaraes mengeksekusi penalti di awal pertandingan untuk melaju ke perempat final untuk pertama kalinya.

  7. Apakah Inggris benar-benar mampu menaklukkan Stadion Azteca milik Meksiko yang legendaris itu?

    Inggris mungkin baru saja berhasil lolos dari situasi kritis melawan Republik Demokratik Kongo beberapa saat sebelumnya, tetapi Thomas Tuchel tak bisa menahan diri untuk segera mengalihkan perhatiannya ke “Misi: Mustahil” yang menanti timnya di Meksiko. “Saya baru saja selesai dari pertandingan ini, dan masih berusaha menikmatinya,” kata pelatih asal Jerman itu kepada para wartawan setelah dua gol Harry Kane di menit-menit akhir membawa The Three Lions meraih kemenangan dramatis 2-1 di Atlanta.

  8. Tendangan penalti Mbappe mengalahkan Paraguay, namun penampilan Barcola dan Olise kurang memuaskan

    Kylian Mbappé mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut melalui tendangan penalti, saat Prancis melaju ke perempat final Piala Dunia berkat kemenangan 1-0 yang tidak mudah atas tim Paraguay yang bermain agresif dan curang pada Sabtu malam. Tim Amerika Selatan tersebut, yang sebelumnya mengejutkan Jerman di babak sebelumnya, memang selalu diprediksi akan menjadi lawan yang merepotkan dan tak kenal kompromi bagi favorit turnamen ini, namun tetap saja mengejutkan betapa sulitnya barisan penyerang andalan Didier Deschamps menciptakan peluang di Philadelphia.