Daftar

  1. Bagaimana Endrick Menjadi Penggemar Terbesar Bobby Charlton

    Bintang muda Brasil, Endrick, berbagi kisahnya tentang kekagumannya terhadap legenda Manchester United, Sir Bobby Charlton, serta julukan 'Bobby' yang diberikan kepadanya oleh rekan-rekan setimnya di Real Madrid. Pemain remaja ini mengungkapkan bahwa kekagumannya terhadap pemenang Piala Dunia 1966 tersebut berasal dari perpaduan unik antara permainan video modern dan penelitian sejarah.

  2. Mourinho angkat bicara soal masa depannya di Benfica saat musim tanpa gelar hampir dipastikan

    Jose Mourinho secara terbuka menyatakan niatnya untuk tetap menjabat sebagai pelatih kepala Benfica musim depan, meskipun musim ini berjalan mengecewakan dan membuat harapan klub untuk meraih gelar juara pupus. Pelatih berusia 63 tahun itu membantah spekulasi bahwa perwakilannya telah berusaha mengatur kepergiannya dari Estadio da Luz, dan menegaskan bahwa hanya dirinya sendiri yang memegang kendali atas masa depannya sebagai pelatih.

  3. Trent harus menghentikan Diaz atau melupakan impiannya untuk tampil di Piala Dunia

    Itu adalah salah satu umpan yang hanya bisa dilakukan oleh Trent Alexander-Arnold. Liverpool kesulitan menembus pertahanan Tottenham pada Desember 2024; Spurs bertahan dengan kokoh selama 23 menit meski terus-menerus mendapat tekanan. Lalu, Alexander-Arnold melepaskan umpan mematikan. Ia bergerak ke dalam dari sayap kanan, menciptakan sudut yang ideal, dan melepaskan umpan silang yang melintas di antara dua bek tengah, tepat ke arah kepala Luis Diaz.

  4. Mourinho yang tampak sedih mengatakan bahwa beberapa pemain Benfica 'tidak hidup untuk sepak bola'

    Jose Mourinho yang tampak kecewa secara efektif telah mengakui kekalahannya dalam perebutan gelar Liga Portugal setelah Benfica hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Casa Pia. Manajer legendaris itu mempertanyakan semangat profesional beberapa pemainnya, dengan menyatakan bahwa mereka "tidak hidup untuk sepak bola" setelah kesalahan di lini pertahanan membuat mereka kehilangan keunggulan meski menguasai bola.

  5. WARISAN: Impian Piala Dunia Mesir yang Tak Kunjung Usai

    Ini adalah Legacy, seri artikel dan podcast GOAL yang menelusuri hitungan mundur menuju Piala Dunia 2026. Setiap minggu, kami mengungkap kisah dan semangat di balik negara-negara yang mendefinisikan olahraga sepak bola dunia. Minggu ini, kami menyoroti Mesir, menelusuri sembilan dekade penuh kemenangan, kekecewaan, keajaiban, dan kebangkitan dalam sepak bola; mulai dari masa-masa sunyi yang menguji kesabaran sebuah bangsa, hingga kembalinya yang tak terlupakan pada tahun 1990, dan kemunculan seorang pemuda dari Nagrig yang memikul impian sebuah benua di pundaknya: Mohamed Salah.

  6. Apakah Napoli kembali bersaing dalam perebutan gelar juara? Conte menanggapi harapan untuk mengejar Inter

    Manajer Napoli, Antonio Conte, meminta agar semua pihak bersikap realistis terkait peluang timnya meraih Scudetto, meskipun kemenangan 1-0 di menit-menit akhir atas AC Milan telah mengantarkan juara bertahan itu ke posisi kedua. Meskipun hasil tersebut memperkecil selisih poin dengan pemuncak klasemen Serie A menjadi tujuh poin, Conte mengakui bahwa mengejar Inter tetap menjadi tugas yang berat.

  7. Allegri mengakui kekalahan dalam perebutan gelar Serie A setelah kekalahan AC Milan

    Massimiliano Allegri mengakui bahwa AC Milan tidak lagi bersaing dalam perebutan gelar Serie A setelah menelan kekalahan telak 1-0 dari Napoli. Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa Rossoneri kini sepenuhnya fokus untuk memastikan lolos ke Liga Champions, terutama setelah keputusan untuk mengistirahatkan pemain kunci seperti Christian Pulisic dan Rafael Leao justru berbalik merugikan di Stadio Diego Armando Maradona.

  8. Lukaku diperingatkan bahwa 'konsekuensi' menantinya setelah mencetak gol ke gawang Napoli

    Direktur olahraga Napoli, Giovanni Manna, telah melontarkan peringatan keras kepada Romelu Lukaku, sekaligus menegaskan bahwa striker asal Belgia itu akan menghadapi "konsekuensi" akibat keputusan kontroversial yang diambilnya selama jeda internasional. Mantan penyerang Chelsea dan Inter Milan itu memilih untuk tetap tinggal di Belgia alih-alih kembali ke Italia sesuai permintaan klub, yang memicu perselisihan terbuka yang berpotensi menggagalkan kariernya bersama klub Serie A tersebut.

  9. Ignacio Lago 2024

    Bintang Colon menjadi pemain Argentina pertama yang mengaku sebagai gay

    Bintang Colon de Santa Fe, Ignacio Lago, telah menembus batasan dengan menjadi pemain sepak bola profesional aktif pertama di Argentina yang secara terbuka mengakui dirinya sebagai seorang gay. Penyerang berusia 23 tahun ini membagikan momen bersejarah dan sangat pribadi ini dalam sebuah siaran televisi lokal, memperkenalkan pasangannya kepada dunia, dan menandai perubahan budaya yang monumental bagi dunia sepak bola Argentina.

  10. Para pemain Sporting CP 'merasa senang' Gyokeres pindah ke Arsenal

    Menjelang laga perempat final Liga Champions yang sangat dinantikan, Maxi Araujo menegaskan bahwa Sporting CP tidak menyimpan dendam terhadap Viktor Gyokeres pasca kepindahannya ke Arsenal pada musim panas lalu. Pemain sayap tersebut menekankan bahwa seluruh skuad justru merasa senang untuk mantan rekan setim mereka, dan memandang kepindahannya ke London sebagai penghargaan yang pantas atas kerja kerasnya yang luar biasa.

  11. Bakat muda Arsenal, Dowman, disebut-sebut bahkan lebih baik daripada Jude Bellingham

    Bintang muda Arsenal berusia 16 tahun, Max Dowman, dinilai lebih unggul daripada Jude Bellingham pada usia yang sama oleh mantan manajer Liga Premier, Alan Pardew. Meskipun membandingkan bakatnya dengan para pemain terbaik dunia, Pardew memperingatkan remaja tersebut untuk bersiap menghadapi lika-liku dunia sepak bola. Sementara itu, para pakar sudah mendesak lulusan akademi Hale End ini untuk meninggalkan The Gunners agar dapat sepenuhnya mewujudkan potensi besarnya.

  12. "Tidak ada rencana yang sempurna untuk mengalahkan Real Madrid," kata Kompany

    Manajer Bayern Munich, Vincent Kompany, mengakui bahwa mustahil menyusun rencana taktis yang sempurna untuk menghentikan Real Madrid menjelang laga perempat final Liga Champions mereka. Namun, pelatih asal Belgia itu tetap optimis mengenai ketersediaan striker andalan Harry Kane, dan menepis kekhawatiran bahwa sang penyerang telah kehilangan ketajamannya di lapangan meski baru-baru ini absen karena cedera.