Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt

Daftar

  1. 'Messi tidak membuat rekan setimnya kesal' - CR7 'bencana yang tak terhindarkan'

    Ikon sepak bola Inggris, John Barnes, menyatakan bahwa sikap Cristiano Ronaldo berpotensi menggagalkan Portugal di babak gugur Piala Dunia, dan ia menggambarkan situasi tersebut sebagai bencana yang tak terhindarkan. Sebaliknya, Barnes memuji Lionel Messi, dengan menyoroti bagaimana sifat rendah hati kapten Argentina itu mampu mempersatukan rekan-rekan setimnya, berbeda dengan Ronaldo yang justru menimbulkan ketegangan ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginannya.

  2. Kane mengatakan bahwa keputusannya memilih pindah ke Bayern daripada tetap di Liga Premier adalah sebuah kesalahan

    Michael Owen secara mengejutkan menyebut Harry Kane sebagai penyerang terbaik sepanjang masa Inggris, sambil mengakui bahwa ia salah karena sebelumnya meragukan kemampuan alami sang penyerang dalam mencetak gol. Namun, mantan bintang Three Lions itu berpendapat bahwa Kane melakukan kesalahan taktis yang signifikan dengan memilih bergabung ke Bayern Munich alih-alih mengejar rekor-rekor di Liga Premier.

  3. Gabriel menganggap gaya bermain Arsenal sebagai faktor kunci di balik assist penting Casemiro

    Gabriel Magalhaes memuji strategi taktis Arsenal yang membantunya memberikan umpan kunci kepada Casemiro dalam laga dramatis Brasil melawan Jepang di babak 32 besar Piala Dunia. Bek tersebut menjelaskan bahwa garis pertahanan tinggi yang diterapkan klubnya memberinya kepercayaan diri untuk maju ke depan, sehingga ia mampu memberikan umpan yang menghasilkan gol penyama kedudukan yang krusial sebelum Gabriel Martinelli memastikan kelolosan timnya.

  4. Pickford: Para bintang Inggris 'siap bertempur' demi Tuchel

    Jordan Pickford telah melontarkan seruan perang yang penuh tekad menjelang babak gugur Piala Dunia Inggris, dengan menyatakan bahwa skuadnya siap "turun ke medan perang" demi manajer Thomas Tuchel. The Three Lions berupaya mempertahankan momentum yang mereka raih di babak penyisihan grup saat mereka bersiap menghadapi laga babak 32 besar yang sangat krusial melawan Republik Demokratik Kongo di Amerika Utara.

  5. Monaco mengaktifkan opsi senilai €11 juta setelah meminjam Fati dari Barcelona

    AS Monaco secara resmi telah menyelesaikan transfer permanen Ansu Fati dari Barcelona. Klub Ligue 1 tersebut telah mengaktifkan opsi pembelian senilai €11 juta (£9 juta/$13 juta) setelah penampilan mengesankan sang pemain berusia 23 tahun selama masa peminjamannya. Fati, yang pernah mengenakan jersey nomor 10 ikonik milik Lionel Messi di Catalonia, telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun untuk tetap berada di Principality hingga Juni 2030.

  6. Apakah Saliba cedera? Pelatih timnas Prancis memberikan kabar terbaru yang menenangkan

    Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, menegaskan bahwa ia tidak khawatir dengan cedera punggung yang masih dialami William Saliba menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia melawan Swedia. Bek Arsenal tersebut mengakui bahwa ia belum bisa bermain dalam kondisi 100 persen dan terpaksa absen dari sesi latihan untuk mengatasi masalah tersebut, namun Deschamps yakin bek tengah itu tetap siap sepenuhnya untuk menjadi tulang punggung pertahanan Les Bleus di New York.

  7. Belanda dikritik habis-habisan karena gerakan pemanasan yang 'konyol' menjelang adu penalti

    Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026 dengan cara yang sangat menyakitkan setelah mengalami kekalahan dramatis 3-2 dalam adu penalti melawan Maroko, menyusul hasil imbang 1-1. Mantan pemain timnas Belanda, Pierre van Hooijdonk, mengecam Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville atas gerakan pendekatan penalti mereka yang 'konyol', sambil mengakui bahwa kegagalan mereka dalam situasi krusial itu membuatnya merasa mual sekali.

  8. Van der Vaart mengkritik tajam De Jong yang 'tak terlihat' setelah Belanda tersingkir dari Piala Dunia

    Rafael van der Vaart melontarkan kritik pedas terhadap bintang Barcelona, Frenkie de Jong, menyusul tersingkirnya Belanda secara dramatis dari Piala Dunia melawan Maroko. Mantan gelandang timnas Belanda itu merasa sangat bingung dengan keputusan taktis Ronald Koeman di Monterrey, dan berpendapat bahwa sistem yang diterapkan sang manajer justru sepenuhnya mengisolasi dan menetralkan peran De Jong.