Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

AC Milan v FC Internazionale - Pre-Season FriendlyGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

'Luka Modric menggodaku!' - bintang Inter Hakan Calhanoglu ungkap candaan derby dan mimpi Liga Champions

  • Calhanoglu menertawakan candaan soal transplantasi rambut

    Calhanoglu menanggapi olok-olok ringan yang ia terima setelah transplantasi rambut terbarunya. Playmaker berusia 32 tahun itu, yang telah menjadi figur penting bagi Inter sejak pindah dari rival sekota AC Milan, mengakui penampilan barunya memicu banyak candaan. Gelandang Turki itu mengungkapkan bahwa godaan santai tersebut datang dari rekan-rekan setimnya sendiri dan Modric saat derby baru-baru ini. Namun, mantan pemain Leverkusen itu tetap sama sekali tidak terganggu oleh reaksi di media sosial dan komentar dari sesama profesional.

  • Iklan
  • AC Milan v FC Internazionale - Pre-Season FriendlyGetty Images Sport

    Lelucon derby Modric gagal menggoyahkan sang gelandang

    Menanggapi situasi tersebut dalam sebuah pembahasan mendetail, Calhanoglu berbicara terus terang tentang candaan yang ia terima di lapangan. Ia menegaskan bahwa komentar ringan dari lawan maupun rekan setim sama sekali tidak memengaruhi kepercayaan dirinya.

    "Saya menjalani transplantasi rambut. Rekan-rekan setim saya, dan juga Modric tempo hari dalam derby, menggoda saya," jelas Calhanoglu, seperti dikutip oleh Gazzetta dello Sport. "Tapi saya tidak masalah dengan itu, saya merasa lebih baik sekarang."

  • Bintang Inter bidik kejayaan Eropa

    Terlepas dari pembahasan soal estetika, Calhanoglu fokus penuh untuk mempertahankan Inter sebagai kekuatan dominan di sepakbola Italia. Setelah mengamankan Scudetto musim lalu, kapten Turki itu tetap haus akan kesuksesan kolektif lebih lanjut di San Siro. Saat memaparkan targetnya untuk musim mendatang, sang playmaker menegaskan bahwa klub tidak berpuas diri saat bersiap menghadapi tantangan dari Juventus dan Milan.

    "Kami ingin mempertahankan trofi kami," kata Calhanoglu. "Lalu target impian saya adalah bermain di final Liga Champions lagi. Bagi saya, kami bisa bermain melawan siapa pun, kami kuat. Secara pribadi, saya berharap mengalami lebih sedikit cedera. Saya sedih harus melewatkan begitu banyak pertandingan musim lalu."

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • FBL-ITA-SERIEA-INTER-SCUDETTO-TROPHYAFP

    Calhanoglu mengesampingkan kemungkinan menjadi pelatih di masa depan

    Meski gelandang itu masih berada di puncak performanya, ia sudah mulai memikirkan kehidupannya setelah pensiun. Berbeda dengan banyak rekan seangkatannya yang langsung beralih ke dunia kepelatihan, Calhanoglu lebih memilih peran administratif atau representatif di sepakbola.

    "Saya belum memutuskan. Jelas bukan pelatih. Mungkin agen atau direktur olahraga," ungkap Calhanoglu saat ditanya soal masa depannya dalam jangka panjang. "Tetapi saya juga melihat diri saya sebagai presiden federasi Turki."

    Untuk saat ini, prioritas Calhanoglu tetap sepenuhnya tertuju pada mengatur permainan dari lini dalam sebagai denyut nadi Inter. Dengan kepercayaan dirinya yang tinggi dan target yang sudah jelas, mantan bintang Leverkusen itu siap membawa Inter meraih lebih banyak trofi.