Berita Terbaru

  1. "Aku nggak bisa kerja begini!" - Pelatih Ligue 1 mengkritik keras dewan direksi dan mengundurkan diri

    Pelatih kepala Lorient, Olivier Pantaloni, mengejutkan dunia sepak bola Prancis dengan mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri pada akhir musim ini akibat hilangnya kepercayaan sepenuhnya dengan jajaran direksi klub. Meskipun berhasil membawa tim asal Brittany itu kembali ke Ligue 1, manajer berusia 59 tahun itu mengungkapkan rasa frustrasi yang mendalam atas kurangnya dukungan dari petinggi klub, yang berujung pada keputusannya untuk segera hengkang.

  2. Bos BVB mengutip contoh Bellingham untuk membuktikan kemampuan finansial klub

    Direktur Eksekutif Borussia Dortmund, Lars Ricken, menegaskan bahwa klub tetap siap mengeluarkan dana besar untuk pemain yang tepat, dengan mengutip transfer Jude Bellingham yang menjadi sorotan sebagai contoh terbaik. Meskipun sedang mengalami periode perubahan struktural di Signal Iduna Park, petinggi BVB itu tetap bersikukuh bahwa klub tidak akan dibatasi oleh kendala anggaran jika menemukan profil pemain yang "sempurna".

  3. Arbeloa mencoret pemain muda Madrid dari skuad

    Real Madrid telah memasukkan kembali bek akademi Raul Asencio ke dalam skuad pertandingan mereka setelah terjadi ketegangan dengan manajer Alvaro Arbeloa. Pemain muda tersebut sempat dikucilkan setelah bereaksi negatif atas keputusannya yang dicadangkan dalam laga krusial Liga Champions melawan Manchester City, sebelum akhirnya penarikan diri mendadak yang dilakukannya memaksa staf pelatih menuntut permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh tim dan menyelesaikan perselisihan tersebut.

  4. Kekhawatiran akan degradasi Leicester semakin meningkat setelah banding mereka ditolak

    Kemerosotan dramatis Leicester City telah mencapai titik terendah yang menghancurkan setelah klub tersebut kalah dalam banding terakhirnya terkait pengurangan enam poin akibat pelanggaran keuangan. Keputusan ini membuat The Foxes harus menghadapi prospek menakutkan untuk bermain di liga kasta ketiga musim depan, hanya satu dekade setelah kemenangan bersejarah mereka dalam perebutan gelar Liga Premier pada tahun 2016.