Legenda Liverpool, Jamie Carragher, dengan gigih membela keputusan manajemen klub untuk menjual Luis Díaz ke Bayern München, menegaskan bahwa The Reds tidak melakukan kesalahan dalam transfer ini, meskipun kepergian pemain sayap asal Kolombia tersebut memicu kontroversi besar.
Musim ini menyaksikan revolusi nyata dalam skuad Liverpool, di mana klub tersebut melakukan beberapa transfer besar, sebagai ganti melepas beberapa bintang lamanya, terutama Luis Diaz yang pindah ke Bayern Munich, dan Darwin Nunez yang bergabung dengan Al-Hilal Saudi.
Karager mengatakan dalam pernyataan yang dilansir situs "Liverpool.com": "Liverpool tidak salah menjual Diaz, tapi kami pasti merindukannya. Dia adalah pemain yang sangat istimewa, dan sudah pasti kami akan merindukannya, karena dia selalu tampil luar biasa bersama tim. Namun, dalam sepak bola, terkadang ada tawaran yang tidak bisa ditolak, dan pada saat itu, kesepakatan itu sangat menguntungkan bagi Liverpool."
Dia menambahkan: "Kami membeli Diaz seharga sekitar 40 juta poundsterling, dan dia bermain bersama kami selama hampir empat musim. Dia seharusnya memperbarui kontraknya, dan kontrak baru itu akan memberinya gaji besar, serta mengikatnya dengan klub hingga awal usia 30-an, sesuatu yang kemungkinan besar tidak diinginkan oleh klub."
Baca juga:
Kesepakatan Liverpool menjadi penghalang bagi transfer bintang Maroko ke Dortmund
Karager melanjutkan penjelasannya mengenai aspek finansial: "Bayern Munich menghadapi krisis setelah gagal merekrut Florian Wirtz yang pindah ke Liverpool, lalu cedera Jamal Musiala di Piala Dunia Klub. Mereka sangat membutuhkan sayap, sehingga mereka membayar sekitar 70 juta poundsterling untuk merekrut Diaz yang berusia 28 tahun, jadi kesepakatan ini secara keseluruhan menguntungkan bagi Liverpool."
Carragher menegaskan bahwa Diaz tetap merupakan pemain yang luar biasa, merujuk pada penampilannya yang menonjol bersama Bayern Munich musim ini, namun ia juga menekankan bahwa ia tidak mengkritik manajemen klub atas keputusan penjualan tersebut.




