Ayub Oufkir, talenta muda yang sedang naik daun di barisan Alkmaar, memicu spekulasi mengenai masa depannya di level internasional, setelah penampilannya yang menonjol bersama tim nasional Belanda di level junior, sambil tetap membuka peluang bagi "Les Bleus" dan "Le Lions de l'Atlas".
Oufkir, yang berusia 20 tahun dan berdarah Maroko, mengungkapkan bahwa ia belum menerima kontak apa pun dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko, meskipun Maroko baru-baru ini mengalami gelombang perekrutan pemain berkewarganegaraan ganda.
Baca juga
Setelah perselisihan sengit.. Arbeloa memaksa bintang Real Madrid meminta maaf kepada rekan-rekannya
Front baru.. Trump menuntut agar transgender dikecualikan dari Piala Dunia
Grup Mesir.. Iran mengungkap rencana alternatifnya untuk berpartisipasi di Piala Dunia
Dalam pernyataan kepada surat kabar Belanda "voetbalprimeur", yang dikutip oleh surat kabar Maroko "Al-Batal", Oufkir menambahkan: "Saat ini saya fokus pada tim nasional Belanda, dan berusaha memberikan yang terbaik setiap kali dipanggil."
Penyerang muda itu melanjutkan: "Saya bermain untuk Belanda dan merasa sangat nyaman di tim nasional, tetapi saya belum mengambil keputusan akhir, dan semua opsi masih terbuka."
Oufkir sempat mencuri perhatian selama jeda internasional terakhir, setelah mencetak satu gol dan memberikan umpan kunci dalam penampilan perdananya bersama timnas Belanda U-21, yang berkontribusi pada kemenangan atas Belgia (2-1).
Pemain Alkmaar ini mengungkapkan kebahagiaannya atas awal yang baik ini, dengan mengatakan: "Ini adalah sesuatu yang selalu saya impikan. Mengenakan seragam tim nasional memberi saya dorongan moral yang besar, dan saya merasakannya baru-baru ini. Ini adalah perasaan yang sangat luar biasa."
Selain itu, Oufkir juga merupakan salah satu pemain kunci yang berkontribusi dalam membawa timnas Belanda U-19 meraih gelar juara Eropa musim panas lalu.

