FBL-WC-2026-DRAWAFP

Diterjemahkan oleh

Front baru... Trump menuntut agar para transgender dilarang ikut serta dalam Piala Dunia

Gedung Putih berupaya mendesak Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk mengikuti langkah Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan mengeluarkan kebijakan baru yang melarang atlet transgender (yang beralih dari laki-laki menjadi perempuan) untuk berpartisipasi dalam kompetisi sepak bola wanita, menurut sebuah laporan media.

Tekanan ini muncul dalam rangka upaya Amerika Serikat untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2031.

Baca juga

Setelah perselisihan sengit.. Arbeloa memaksa bintang Real Madrid meminta maaf kepada rekan-rekannya

Dengan tegas.. Bintang Barcelona menolak Arsenal dan Liga Saudi

Bintang Maroko: Saya tidak akan memberikan jersey saya kepada siapa pun demi keamanan saya

Hingga saat ini, Presiden AS Donald Trump belum menandatangani jaminan pemerintah yang diminta oleh FIFA (seperti visa, pembebasan pajak, dan dukungan keamanan), menurut surat kabar "The Athletic".

Gedung Putih menggunakan penundaan ini sebagai kartu tekanan yang kuat terhadap FIFA, untuk mengubah aturannya terkait pemain transgender.

Di sisi lain, FIFA belum mengumumkan negara tuan rumah, namun tawaran AS adalah satu-satunya yang diajukan saat ini, sehingga memberikan pengaruh besar kepada Gedung Putih.

Pada bulan Maret lalu, Komite Olimpiade Internasional mengumumkan larangan partisipasi transgender dalam kompetisi wanita, dan pemerintah AS ingin FIFA mengikuti pendekatan yang sama untuk melindungi "keadilan dan integritas" olahraga wanita, menurut pandangannya.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google