Kylian Mbappe dianggap sudah tidak lagi menjadi kandidat untuk penghargaan Ballon d’Or pada tahun 2026, dengan Jeremie Aliadiere mengakui kepada GOAL bahwa kekecewaan di Piala Dunia bersama Prancis kemungkinan besar telah memupus impian tersebut. Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Les Bleus ini belum pernah meraih Ballon d’Or, dan harus menunggu 12 bulan lagi sebelum kembali mencalonkan diri untuk meraih penghargaan individu paling bergengsi tersebut.
Pemain muda Twente, Ruud Nijstad, mengakui bahwa ambisi jangka panjangnya adalah bermain bersama Pau Cubarsi di Barcelona setelah terkesan dengan penampilan pemain timnas Spanyol itu saat menghadapi Cristiano Ronaldo. Namun, bek asal Belanda yang sangat diunggulkan ini menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tetap pada upaya melanjutkan perkembangannya bersama klub Eredivisie tersebut.
Kebangkitan Argentina saat melawan Inggris menunjukkan betapa besarnya keyakinan yang tertuju pada Lionel Messi. Kini, Spanyol menjadi penghalang antara juara bertahan dan gelar Piala Dunia kedua berturut-turut yang bersejarah.
John Barnes membela keputusan taktis Thomas Tuchel dalam kekalahan Inggris di semifinal Piala Dunia melawan Argentina, dengan menegaskan bahwa pelatih asal Jerman itu melakukan pergantian pemain yang tepat. Mantan gelandang Liverpool itu berpendapat bahwa kritik terhadap Tuchel mengabaikan posisi Inggris dalam dunia sepak bola serta realitas kompetisi turnamen.
Di Piala Dunia saat ini sedang dicari tim terbaik di dunia, dan setelah itu, pertanyaan yang segera muncul adalah: Siapa yang akan meraih Ballon d'Or sebagai pemain terbaik dunia?
Jude Bellingham menghimbau para pendukung Inggris untuk tetap mempertahankan persatuan yang luar biasa mereka setelah Tim Tiga Singa menelan kekalahan telak 2-1 dari Argentina di semifinal Piala Dunia. Gelandang berusia 23 tahun itu mengaku kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan rasa kecewanya sebelum membagikan sebuah puisi yang menginspirasi, yang diberikan kepadanya oleh sopir tim, Michael Chandler.
Graeme Souness tidak segan-segan dalam memberikan penilaiannya terhadap Declan Rice setelah Inggris tersingkir secara menyakitkan di babak semifinal Piala Dunia. Gelandang Arsenal berusia 27 tahun itu tampil sebagai starter di semua pertandingan kecuali satu selama turnamen tersebut, namun upayanya tak cukup saat Three Lions menelan kekalahan 2-1 di menit-menit akhir dari musuh bebuyutan mereka, Argentina.