Kylian Mbappé pasti akan sangat menantikan laga semifinal Piala Dunia Prancis melawan Spanyol, lebih dari kebanyakan orang. Bukan hanya karena ini merupakan kesempatan untuk membalas kekalahan pahit dari La Roja di babak yang sama pada Euro 2024 dua tahun lalu, tetapi penyerang ini juga memiliki kesempatan untuk membungkam para pengkritiknya yang vokal di Madrid setelah menjalani musim yang penuh gejolak di level klub. Terlebih lagi, ia memasuki laga ini dalam performa terbaik sepanjang kariernya.
Real Madrid kini berada dalam perlombaan melawan waktu untuk memastikan masa depan jangka panjang Vinicius Junior, karena negosiasi kontrak antara klub dan penyerang andalan mereka dilaporkan menemui hambatan serius. Pemain timnas Brasil tersebut, yang saat ini sedang menikmati liburan musim panas setelah Piala Dunia, tetap menjadi fokus utama dalam rencana klub, namun perselisihan finansial mengancam akan membayangi awal musim baru.
Michael Olise dilaporkan sedang mengupayakan pertemuan mendesak dengan petinggi Bayern Munich untuk membahas masa depannya, menyusul penampilan sensasionalnya di Piala Dunia yang membuat nilai pasarnya melonjak tajam. Pemain timnas Prancis ini kini berada di persimpangan jalan di Bavaria, sementara minat dari Real Madrid terus meningkat di balik layar.
Dua gol yang dicetak Jude Bellingham untuk Inggris pada babak perempat final melawan Norwegia (2-1 setelah perpanjangan waktu) telah mengantarkan Real Madrid pada rekor bersejarah di Piala Dunia.
Dalam upayanya mencari pemain baru untuk lini tengah, Real Madrid tampaknya telah mengincar Marcelo Brozovic. Seperti dilaporkan oleh pakar transfer Sacha Tavolieri, Los Blancos telah menghubungi pemain berusia 33 tahun tersebut.
Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, membongkar upaya berani klub tersebut untuk merekrut Kylian Mbappe sebelum transfer sensasionalnya ke Paris Saint-Germain pada tahun 2017. Saat bertemu kembali dengan bintang Prancis itu di Piala Dunia, pelatih legendaris asal Jerman itu menceritakan secara rinci bagaimana ia menyewa jet pribadi berkapasitas lima kamar untuk keluarga Mbappe selama saga "non-transfer" yang memecahkan rekor tersebut.