Perbedaan antara Barcelona dan Real Madrid mungkin tidak hanya terletak pada kualitas para bintang atau jumlah kemenangan. Ada satu detail yang tampak jelas setiap kali laga berlangsung, dan seiring berjalannya musim bisa berubah menjadi senjata penentu dalam persaingan LaLiga.
Barcelona resmi memasuki era dominasi baru di bawah Hansi Flick, dengan juru taktik asal Jerman itu mengubah klub Catalan tersebut menjadi mesin gol tanpa henti. Setelah menghancurkan Racing Santander 7-2, Barcelona mencatat start terbaik sepanjang sejarah klub dalam semusim, sementara sang jimat, Raphinha, menyamai Lionel Messi dalam menulis ulang buku sejarah klub.
Pelatih Racing Santander, Jose Alberto Lopez, dibuat kehabisan kata-kata setelah menyaksikan timnya menelan kekalahan memalukan 7-2 dari Barcelona yang tampil tanpa ampun di Spotify Camp Nou. Pelatih tim tamu itu tampak sangat kecewa saat merefleksikan penampilan lini belakang yang membuat Barcelona mendapat tiga penalti dalam laga La Liga yang berlangsung timpang.
Barcelona racikan Hansi Flick melanjutkan start sempurna mereka di musim La Liga dengan kemenangan telak 7-2 yang memukau atas Racing Santander. Raphinha menjadi bintang utama dengan hat-trick brilian, menutupi kesalahan langka dari kiper pengganti Wojciech Szczesny dalam laga yang sangat menghibur.