Saat Paris Saint-Germain dan FC Bayern terlibat dalam pertarungan sengit yang bersejarah, Pep Guardiola justru duduk di stadion sebuah klub divisi ketiga Inggris. Kini, pelatih Manchester City itu menjelaskan alasannya.
Kylian Mbappe dikritik karena dianggap tidak memiliki keahlian teknis sekelas Michael Olise dan Ousmane Dembele, seiring munculnya pertanyaan mengenai kesesuaiannya sebagai pemimpin utama timnas Prancis. Meskipun memiliki rekor mencetak gol yang gemilang bersama Les Bleus, mantan pemain internasional Jerome Rothen berpendapat bahwa bintang Real Madrid tersebut tidak lagi layak dianggap sebagai motor permainan tim asuhan Didier Deschamps.
Legenda Manchester United, Gary Neville, telah menunjuk tiga target transfer impian bagi klub tersebut pada musim panas ini, termasuk Harry Kane dari Bayern Munich. Neville juga menyebutkan tiga nama lain yang lebih "realistis" sebagai calon pemain baru bagi Setan Merah dalam upaya mereka bersaing memperebutkan trofi-trofi bergengsi musim depan.
Neymar mendapat kritik bahwa ia tidak lagi memiliki intensitas yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi sepak bola dunia, menyusul penampilannya yang terbaru bersama Santos. Mantan pemain timnas Brasil, Walter Casagrande, menyatakan bahwa Neymar "tidak layak" mendapat tempat di skuad Piala Dunia, sekaligus mengklaim bahwa sang penyerang akan menjadi sosok yang tak menonjol dalam pertandingan sekelas kemenangan Paris Saint-Germain 5-4 atas Bayern Munich di Liga Champions.
Diego Simeone mempertanyakan kualitas taktis dari laga seru berujung sembilan gol antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich, dengan menyatakan bahwa pertandingan yang diwarnai banyak gol sering kali menjadi mimpi buruk bagi para manajer. Pelatih Atletico Madrid itu menyampaikan penilaiannya yang blak-blakan setelah menyaksikan timnya berjuang keras hingga berakhir imbang 1-1 dalam laga leg pertama semifinal melawan Arsenal.
Tendangan penalti untuk PSG yang membuat skor sementara menjadi 2-3 dari sudut pandang FC Bayern sangat membuat Vincent Kompany kesal. Namun, keputusan tersebut pada akhirnya tepat.
Bintang Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dijuluki sebagai "pemain terbaik di dunia" oleh legenda AC Milan, Clarence Seedorf, setelah menampilkan permainan yang memukau di Liga Champions. Pemain internasional Georgia itu tampil dalam performa terbaiknya yang mematikan pada Selasa malam saat juara bertahan itu mengalahkan Bayern Munich dalam laga seru berbalik skor dengan total sembilan gol di Parc des Princes.
Vincent Kompany melontarkan seruan perang yang penuh tekad setelah Bayern Munich menelan kekalahan dramatis 5-4 pada leg pertama semifinal melawan Paris Saint-Germain, sambil menegaskan bahwa para pemainnya siap "berjuang habis-habisan" demi lolos ke final Liga Champions. Meskipun tertinggal setelah laga seru yang menghasilkan sembilan gol di ibu kota Prancis, pelatih asal Belgia itu tetap yakin bahwa pertandingan ini belum berakhir saat laga dilanjutkan di Bavaria.
Bintang Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele, memberikan penilaian yang blak-blakan mengenai penampilan timnya di babak kedua setelah mereka lolos dari ketegangan di menit-menit akhir dalam laga seru Liga Champions yang menghasilkan sembilan gol melawan Bayern Munich. Meskipun berhasil meraih kemenangan 5-4 pada leg pertama babak semifinal, pemain asal Prancis itu mengakui bahwa tuan rumah kehilangan arah setelah sempat unggul tiga gol yang tampak sangat meyakinkan.
Manuel Neuer mencetak "rekor" yang tidak membanggakan dalam kekalahan FC Bayern München di kandang PSG, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Harry Kane semakin mengukir namanya dalam buku sejarah setelah memecahkan rekor Liga Champions yang telah bertahan lama dan sebelumnya dipegang oleh legenda Liverpool, Steven Gerrard. Meskipun Bayern Munich harus menelan kekalahan tipis 5-4 dari Paris Saint-Germain dalam leg pertama semifinal yang mendebarkan, pencapaian pribadi kapten timnas Inggris itu menjadi secercah harapan bagi raksasa Jerman tersebut.
Luis Enrique memuji kemenangan menegangkan Paris Saint-Germain 5-4 atas Bayern Munich sebagai "pertandingan terbaik yang pernah saya alami sebagai pelatih". Stadion Parc des Princes menjadi tuan rumah leg pertama semifinal Liga Champions yang bersejarah, di mana sembilan gol tercipta antara dua raksasa Eropa tersebut, membuat pelatih asal Spanyol itu merasa lelah sekaligus bersemangat.
PSG berhasil memenangkan laga yang penuh drama melawan FC Bayern dengan skor 5-4. Artinya, tim asal Munich itu harus mencetak lebih banyak gol di leg kedua, dan hal itu seharusnya tidak menjadi masalah.
Pesan yang jelas menjelang leg kedua: Bayern mengandalkan dukungan penuh para penggemar di Allianz Arena dan menyerukan agar penonton di tribun memberikan dukungan maksimal. Di hadapan 75.000 penonton, keunggulan sebagai tuan rumah diharapkan menjadi faktor penentu untuk mengalahkan PSG dan memastikan lolos ke babak berikutnya.
Meskipun tertinggal, FC Bayern tetap sangat yakin bisa lolos ke babak berikutnya: Di ruang ganti, para pemain sangat yakin bahwa mereka mampu mengalahkan PSG pada leg kedua. Alih-alih mengandalkan hasil ajaib, tim asal Munich ini lebih mengincar kemenangan kandang – dan dengan demikian ingin memastikan peluang untuk perpanjangan waktu atau lolos langsung.
PSG mengira mereka sudah berada di jalur menuju Budapest setelah menang 5-2 – namun Bayern mencium peluang mereka. Meskipun situasinya ketat, juara bertahan itu mengandalkan mentalitas bangkitnya dan bertekad membalikkan keadaan pada leg kedua di "benteng" kandang mereka.
Antara kekecewaan dan pengakuan: Pada leg pertama Liga Champions melawan PSG, pelatih Bayern terpaksa hanya bisa menonton dari pinggir lapangan karena hukuman kartu kuning – sebuah pengalaman yang ia gambarkan sendiri sebagai "bencana". Meski demikian, ia tetap menyoroti mentalitas yang kuat dan kemampuan timnya untuk bangkit kembali.
Joshua Kimmich menyerukan perubahan aturan setelah Bayern Munich kalah 5-4 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama semifinal Liga Champions. Titik krusialnya adalah penalti kontroversial yang diberikan kepada PSG sesaat sebelum babak pertama berakhir, yang berhasil dikonversi oleh Ousmane Dembele sehingga skor menjadi 3-2 untuk tuan rumah. "Lebih ke keputusan yang kurang beruntung," kata Kimmich kepada Amazon Prime setelah pertandingan, sambil menambahkan, "Itu sama sekali tidak sesuai dengan semangat permainan."