Tottenham semakin gencar menunjukkan ketertarikannya pada gelandang Crystal Palace, Adam Wharton, seiring upaya mereka untuk merombak skuad di bawah asuhan Roberto De Zerbi. Klub asal London Utara itu memandang pemain timnas Inggris tersebut sebagai target utama, sementara kabar yang mengaitkan Spurs dengan upaya merekrut Mason Greenwood telah dibantah.
Masa depan Mason Greenwood di Marseille tampak semakin tidak pasti seiring dengan upaya yang semakin gencar dari raksasa Serie A, Roma, untuk membujuk sang penyerang kembali ke Italia. Pelatih Gian Piero Gasperini dilaporkan telah menjalin kontak langsung dengan mantan pemain Manchester United tersebut, dan mendesaknya untuk menunda langkah-langkah lain sementara Giallorossi menyelesaikan penawaran awal mereka.
Mason Greenwood dilaporkan telah menyepakati persyaratan kontrak dengan Roma seiring dengan upaya klub Serie A tersebut yang semakin gencar untuk mendatangkan penyerang Marseille tersebut. Meskipun kedua klub belum mencapai kesepakatan mengenai biaya transfer, Roma kini muncul sebagai favorit untuk merekrut pemain berusia 24 tahun itu setelah minat Fenerbahce meredup akibat perkembangan terkini di Turki.
Mason Greenwood semakin memicu spekulasi mengenai kemungkinan kepindahannya ke Fenerbahce setelah berinteraksi dengan akun media sosial calon presiden klub, Hakan Safi. Calon presiden asal Turki tersebut mengklaim bahwa kesepakatan untuk penyerang Marseille itu sudah tercapai, dengan kesempatan bermain di Liga Champions dan kontrak jangka panjang dilaporkan menjadi bagian dari tawaran tersebut.
Diego Simeone dilaporkan telah mengidentifikasi Mason Greenwood sebagai rekrutan ideal untuk lini serang Atletico Madrid, seiring dengan persiapan klub raksasa Spanyol itu menghadapi kemungkinan perombakan di lini depan. Penyerang asal Inggris itu tampil gemilang di Prancis, sehingga Marseille menetapkan harga yang sangat tinggi untuk aset andalan mereka menjelang bursa transfer musim panas.
Mason Greenwood tampaknya akan segera kembali berlaga di kompetisi klub elit Eropa setelah menjadi target transfer utama bagi kedua calon presiden yang bersaing di Fenerbahçe. Penyerang berusia 24 tahun yang pernah membela Manchester United itu tampaknya semakin besar kemungkinannya untuk meninggalkan klub Prancis Marseille pada musim panas ini, dengan kemungkinan pindah ke Turki yang menawarkan kesempatan baru untuk berlaga di Liga Champions.
Final Liga Champions. Ini adalah pertandingan terbesar dalam kalender klub sepak bola, yang selalu mempertemukan klub-klub legendaris dan seringkali para pemain terbaik di dunia pada saat itu. Terkadang, pertandingan ini memenuhi ekspektasi dengan cara yang luar biasa. Terkadang, sayangnya, hal itu tidak terjadi. Bagaimanapun juga, biasanya selalu ada drama, seperti yang terjadi pada final Sabtu lalu ketika Paris Saint-Germain mengalahkan Arsenal melalui adu penalti.
Direktur olahraga Marseille yang baru dilantik, Gregory Lorenzi, telah mengonfirmasi bahwa klub siap mempertimbangkan tawaran transfer untuk Mason Greenwood selama jendela transfer musim panas. Mantan petinggi Brest tersebut, yang secara resmi menggantikan Mehdi Benatia di Stade Velodrome, mengakui bahwa masa depan penyerang asal Inggris itu saat ini sedang menjadi bahan pertimbangan serius di internal klub, seiring upaya klub untuk menyeimbangkan neraca keuangannya.
Mason Greenwood kemungkinan akan hengkang dari Marseille, dengan AS Roma dilaporkan sedang mempercepat pembicaraan terkait transfer pada musim panas ini. Klub Ligue 1 tersebut siap melepas sang pemain di tengah tekanan finansial dan telah menetapkan harga jual sebesar €50 juta (£42 juta/$57 juta) untuk sang penyerang.
Persaingan untuk memperebutkan kursi presiden Fenerbahçe mengalami perkembangan yang mengejutkan, seiring dengan persiapan calon Hakan Safi untuk mengumumkan "paket besar" guna mentransformasi klub tersebut. Berbagai laporan menyebutkan bahwa penyerang asal Inggris Mason Greenwood dan legenda AC Milan Paolo Maldini menjadi pilar utama dari visi ambisius untuk mengembalikan dominasi klub di kancah sepak bola Turki.
Mantan kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, telah mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia sepak bola profesional. Bek berpengalaman itu membagikan pesan perpisahan yang penuh emosi setelah menutup kariernya yang berlangsung selama 20 musim di berbagai klub Eropa.
Mantan direktur olahraga Marseille, Medhi Benatia, telah menghebohkan dunia sepak bola Prancis dengan menyatakan bahwa ia terbuka untuk bergabung dengan rival mereka, Paris Saint-Germain, di masa depan. Setelah baru-baru ini meninggalkan Velodrome usai menjalani masa tugas selama dua tahun, pernyataan bek asal Maroko tersebut langsung memicu perdebatan sengit di kalangan pendukung PSG dan OM.
Mantan gelandang serang Arsenal dan Manchester City, Samir Nasri, baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan mengenai awal mula karier sepak bolanya. Mantan pemain timnas Prancis yang sudah pensiun itu mengungkapkan bahwa ia pernah bermain selama dua tahun dengan identitas yang sama sekali berbeda untuk menghindari batasan usia di level sepak bola junior.
Direktur olahraga Borussia Dortmund, Ole Book, telah mengubah strategi transfer klub, dengan mengurangi minat untuk mendatangkan Jadon Sancho secara permanen demi memprioritaskan perekrutan seorang playmaker kreatif. Klub asal Jerman tersebut mengincar bintang muda Arsenal berusia 19 tahun, Ethan Nwaneri—yang saat ini dipinjamkan ke Marseille—sebagai pengganti ideal bagi Julian Brandt, meskipun nilai transfer yang tinggi tetap menjadi kendala utama.
Roma dilaporkan sedang merencanakan langkah ambisius pada bursa transfer musim panas untuk mendatangkan penyerang Marseille, Mason Greenwood. Namun, klub Italia tersebut dihadapkan pada berbagai rintangan besar untuk menuntaskan kesepakatan ini, termasuk nilai transfer yang sangat tinggi, klausul persentase penjualan yang besar yang masih dipegang oleh klub lamanya, Manchester United, serta keharusan mutlak untuk memastikan lolos ke Liga Champions pada laga terakhir musim Serie A.
Mason Greenwood telah mengklarifikasi sikapnya terkait masa depannya di Marseille setelah namanya masuk dalam daftar Tim Terbaik Ligue 1 pada upacara penghargaan UNFP. Meskipun tim raksasa Prancis itu menjalani musim yang penuh gejolak dan dilaporkan ada minat dari klub-klub besar Eropa, sang penyerang menyampaikan pesan yang tegas mengenai niatnya di Stade Vélodrome.
Mason Greenwood diprediksi akan menarik minat dari “cukup banyak klub” seiring mulai terbukanya peluang bagi para pemain untuk hengkang dari Marseille, dengan Chris Waddle menjelaskan kepada GOAL mengapa mantan penyerang Manchester United itu telah menjadi “kesuksesan yang nyata” di Prancis. Pemain internasional Inggris yang baru sekali membela timnas itu pindah ke Stade Velodrome pada musim panas 2024 dan telah tampil gemilang di tengah tekanan yang sangat besar.
Mason Greenwood menanggapi spekulasi yang semakin menguat mengenai hubungannya dengan pelatih kepala Marseille, Habib Beye, setelah penampilannya yang menentukan saat melawan Le Havre. Penyerang berusia 24 tahun itu mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut melalui tendangan penalti, yang memastikan kemenangan 1-0 bagi klub raksasa Ligue 1 tersebut.
Masa bakti Mason Greenwood di Ligue 1 tampaknya akan berakhir dengan cara yang tak terduga seiring dengan semakin gencarnya spekulasi mengenai kembalinya ia ke Liga Premier. Meskipun awal kariernya di Prancis berjalan cukup baik, rumor mengenai kemungkinan kepindahannya ke Tottenham Hotspur untuk kembali bekerja sama dengan mantan pelatihnya, Roberto De Zerbi, mulai beredar di tengah kabar adanya ketegangan internal di Marseille.