FIFA secara resmi telah membuka proses disiplin terhadap Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menyusul maraknya nyanyian bernada anti-Muslim selama pertandingan persahabatan internasional melawan Mesir pada Selasa lalu. Pertandingan yang digelar di Stadion RCDE di Barcelona itu dirusak oleh nyanyian-nyanyian yang menyinggung, yang telah memicu kemarahan publik dan penyelidikan polisi.
Ini adalah Legacy, seri artikel dan podcast GOAL yang menelusuri hitungan mundur menuju Piala Dunia 2026. Setiap minggu, kami mengungkap kisah dan semangat di balik negara-negara yang mendefinisikan olahraga sepak bola dunia. Minggu ini, kami menyoroti Mesir, menelusuri sembilan dekade penuh kemenangan, kekecewaan, keajaiban, dan kebangkitan dalam sepak bola; mulai dari masa-masa sunyi yang menguji kesabaran sebuah bangsa, hingga kembalinya yang tak terlupakan pada tahun 1990, dan kemunculan seorang pemuda dari Nagrig yang memikul impian sebuah benua di pundaknya: Mohamed Salah.
Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada pemain Barcelona, Lamine Yamal, saat kedua rival tersebut melupakan perbedaan klub untuk bersama-sama menangani masalah rasisme yang sedang melanda sepak bola Spanyol. Menyusul insiden-insiden terbaru yang melibatkan kedua pemain tersebut, penyerang asal Brasil itu menekankan pentingnya para tokoh terkemuka memanfaatkan platform mereka untuk melindungi mereka yang tidak memiliki suara.