Mantan penyerang Inggris, Michael Owen, dengan penuh semangat membela Cristiano Ronaldo setelah hasil imbang 1-1 yang mengecewakan yang dialami Portugal melawan Republik Demokratik Kongo. Meskipun mendapat sorotan tajam akibat penampilannya yang kurang memuaskan—yang sangat kontras dengan aksi heroik Lionel Messi yang mencetak hat-trick untuk Argentina melawan Aljazair—Owen menegaskan bahwa penyerang Al-Nassr itu tetaplah pemain yang mampu tampil gemilang di laga-laga besar dan mendukungnya untuk "membungkam" para pengkritiknya.
Ruben Dias menegaskan bahwa sorotan intens yang tertuju pada kapten Cristiano Ronaldo bukanlah hal yang luar biasa bagi tim nasional. Bek tengah Manchester City itu menyerukan persatuan di dalam skuad setelah hasil imbang yang mengecewakan pada laga pembuka Piala Dunia, sambil menekankan bahwa gangguan dari luar tidak akan menggagalkan ambisi mereka di turnamen ini.
Paul Scholes mengakui bahwa Cristiano Ronaldo merupakan "masalah" bagi Portugal setelah hasil imbang yang mengecewakan di Piala Dunia melawan Republik Demokratik Kongo. Legenda Manchester United itu juga menyatakan bahwa mantan rekan setimnya itu pasti akan "sangat kesal" melihat rival abadinya, Lionel Messi, mencetak hat-trick dalam laga pembuka Argentina melawan Aljazair.
Peran Cristiano Ronaldo di tim nasional Portugal kembali menjadi sorotan tajam menyusul awal yang mengecewakan dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 mereka. Setelah hasil imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo, mantan pemain internasional Ghana Kevin-Prince Boateng menyarankan bahwa penyerang legendaris tersebut mungkin perlu mengorbankan posisinya sebagai pemain inti demi kebaikan tim secara keseluruhan.
Keluarga Cristiano Ronaldo langsung membelanya menyusul hasil imbang 1-1 yang mengecewakan yang dialami Portugal melawan Republik Demokratik Kongo dalam laga pembuka Piala Dunia 2026. Saat penyerang legendaris itu menghadapi hujan kritik akibat penampilannya yang kurang memuaskan di Houston, para saudara perempuannya pun turun ke media sosial untuk mengalihkan tuduhan tersebut.
Gelandang Republik Demokratik Kongo, Ngal’ayel Mukau, memberikan penilaian yang sangat jujur mengenai kemampuan Cristiano Ronaldo saat ini, dengan menyatakan bahwa ikon Portugal tersebut tidak lagi memerlukan perhatian taktis khusus. Komentar blak-blakan tersebut muncul setelah pertandingan bersejarah yang berakhir imbang 1-1 antara kedua negara di Piala Dunia 2026.
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, tetap teguh dalam dukungannya terhadap Cristiano Ronaldo meskipun striker veteran itu mengalami sore yang mengecewakan dalam laga pembuka Piala Dunia 2026. Tim Selecao harus puas dengan hasil imbang mengejutkan 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Houston, dan Ronaldo bermain penuh selama 90 menit meskipun kesulitan memberikan pengaruh pada jalannya pertandingan, sehingga para penggemar dan pakar mempertanyakan kelanjutan kehadiran sang kapten dalam susunan pemain inti.
Semangat tak kenal lelah Cristiano Ronaldo untuk memecahkan rekor mulai menghambat fleksibilitas taktis Portugal di Piala Dunia 2026, menurut mantan rekan setimnya di Manchester United, Louis Saha. Striker legendaris tersebut mendapat kritikan tajam setelah penampilannya yang kurang memuaskan pada pertandingan pembuka negaranya, yang memicu perdebatan besar mengenai posisinya sebagai pemain inti.