FEATURES

  1. Bagaimana mentalitas elit Lionesses yang masih remaja namun sudah menderita Parkinson mendorong keputusannya untuk pindah ke NWSL

    Erica Parkinson baru berusia 12 tahun saat ia memaparkan tujuannya kepada seorang pelatih mental yang telah menghabiskan enam tahun terakhir membantunya merancang jalur menuju puncak kariernya. "Saya ingin bermain untuk Inggris di Piala Dunia," katanya dengan tegas. Kini, setelah menjadi pemain termuda yang dipanggil ke skuad Lionesses di bawah asuhan Sarina Wiegman dan baru saja menandatangani kontrak dengan North Carolina Courage di NWSL, bukan tidak mungkin mimpi tersebut akan terwujud dalam waktu 12 bulan ke depan.

  2. Belgia lolos dari ambang kekalahan berkat Tielemans yang mengukir comeback epik

    Belgia mencatatkan salah satu comeback paling luar biasa dalam sejarah Piala Dunia saat mereka berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan Senegal 3-2 pada babak 32 besar, Rabu lalu. Tim Red Devils tampil sangat buruk selama 85 menit dan nyaris tersingkir setelah tertinggal 2-0, namun Romelu Lukaku dan Youri Tielemans berhasil menyamakan kedudukan sebelum Tielemans mencetak gol dari titik penalti pada masa tambahan waktu perpanjangan waktu untuk memastikan tempat mereka di babak 16 besar.

  3. Kapten Luar Biasa! Kane Menyelamatkan Inggris yang Terpuruk

    Inggris berhasil membalikkan keadaan dan memastikan tempat mereka di babak 16 besar Piala Dunia berkat dua gol yang dicetak Harry Kane di babak kedua, yang memastikan kemenangan 2-1 atas Republik Demokratik Kongo pada Rabu. Tim The Three Lions tampil kurang meyakinkan dalam waktu yang cukup lama di Atlanta, namun dua gol Kane—yang keduanya berkat umpan dari pemain pengganti Anthony Gordon—membawa mereka ke laga melawan tuan rumah bersama Meksiko pada Minggu.

  4. Delapan pertandingan, tanpa gol: Penampilan mengecewakan CR7 di babak gugur Piala Dunia

    Saat Portugal bertanding melawan Kroasia pada hari Kamis, Cristiano Ronaldo akan berusaha melakukan sesuatu yang belum pernah ia capai sebelumnya: mencetak gol di babak gugur Piala Dunia. Pemain asal Portugal ini merupakan salah satu penyerang terbaik yang pernah ada dalam sejarah sepak bola, dan dalam laga melawan Uzbekistan pekan lalu, ia menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi berbeda dari turnamen paling bergengsi dalam dunia sepak bola, yang menjadi bukti ketahanan kariernya yang luar biasa serta etos kerjanya yang tinggi.

  5. Kejeniusan Olise membantu Mbappé menyamai prestasi Messi dalam kemenangan telak Prancis

    Prancis melaju mulus ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat kemenangan telak 3-0 atas Swedia pada Selasa, berkat penampilan gemilang Michael Olise. Dalam penampilan terbaiknya yang memukau di New Jersey, bintang muda Bayern Munich ini terlibat dalam setiap aspek permainan, sementara dua gol Kylian Mbappé dan satu gol Bradley Barcola memastikan Les Bleus lolos dari babak 32 besar dengan mudah.

  6. Penarikan kembali Rice adalah keputusan yang sudah jelas - namun Tuchel kini dihadapkan pada masalah di posisi sayap

    Perjalanannya memang tidak selalu mulus, tetapi Inggris telah mencapai target mereka untuk menjadi juara grup di Piala Dunia ini dan memastikan laga babak 32 besar yang menguntungkan. Mereka akan menghadapi Republik Demokratik Kongo di Atlanta pada Rabu mendatang setelah akhirnya berhasil mengalahkan Panama pada pertandingan terakhir, namun mengingat performa dan kondisi fisik para pemain, susunan skuad yang akan dipilih Thomas Tuchel masih jauh dari pasti menjelang dimulainya babak gugur.

  7. Haaland memang tak terhentikan! Norwegia lolos meski Amad tampil heroik

    Seperti yang sudah bisa diduga, Erling Haaland menjadi pahlawan Norwegia setelah golnya di menit-menit akhir memastikan kemenangan 2-1 atas Pantai Gading, yang membawa tim Skandinavia itu melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada Selasa, sekaligus menandai pertemuan dengan Brasil. Penyerang Manchester City itu sempat tidak terlalu menonjol selama sebagian besar pertandingan, namun muncul di saat-saat krusial untuk mencetak gol penentu kemenangan dengan hanya empat menit tersisa di Dallas, setelah Amad Diallo dari Manchester United sempat menyamakan kedudukan untuk Les Elephants.