Daftar

  1. Davies sudah pulih dari cedera, namun pelatih Kanada Marsch masih belum yakin mengenai perannya

    Kanada mendapat kabar baik terkait kondisi kebugaran menjelang laga krusial Piala Dunia melawan Qatar, setelah pelatih kepala Jesse Marsch memastikan bahwa kapten Alphonso Davies siap diturunkan. Bintang Bayern Munich tersebut telah absen akibat cedera otot paha belakang sejak awal Mei, sehingga partisipasinya dalam turnamen yang digelar di kandang sendiri masih diragukan hingga saat ini.

  2. Hamann menyatakan bahwa kemampuan Kane untuk tampil gemilang di turnamen-turnamen besar masih menjadi perdebatan

    Mantan gelandang Liverpool dan timnas Jerman, Dietmar Hamann, memicu kontroversi dengan menyatakan bahwa kemampuan Harry Kane untuk tampil maksimal dalam pertandingan-pertandingan krusial di turnamen besar masih "belum bisa dipastikan". Meskipun kapten timnas Inggris itu mencetak dua gol dalam kemenangan telak 4-2 pada laga pembuka Piala Dunia melawan Kroasia, Hamann tetap tidak yakin dengan kemampuannya saat menghadapi lawan-lawan kelas atas.

  3. Brasil mengonfirmasi bahwa Neymar bahkan tidak akan BERANGKAT untuk pertandingan Piala Dunia melawan Haiti

    Brasil telah secara resmi mengonfirmasi bahwa Neymar tidak akan ikut serta dalam laga Piala Dunia mendatang melawan Haiti; sang penyerang bintang tersebut akan tetap tinggal di Brasil sementara rekan-rekan setimnya bertolak ke Philadelphia. Pemain Santos itu masih dalam proses pemulihan untuk kembali ke kondisi fisik prima, dan tim medis Selecao memutuskan untuk tidak mengambil risiko yang tidak perlu terkait pemain andalan mereka.

  4. Martinez membela keputusannya untuk tetap memainkan Ronaldo dalam laga imbang Portugal melawan Republik Demokratik Kongo

    Pelatih Portugal, Roberto Martinez, tetap teguh dalam dukungannya terhadap Cristiano Ronaldo meskipun striker veteran itu mengalami sore yang mengecewakan dalam laga pembuka Piala Dunia 2026. Tim Selecao harus puas dengan hasil imbang mengejutkan 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Houston, dan Ronaldo bermain penuh selama 90 menit meskipun kesulitan memberikan pengaruh pada jalannya pertandingan, sehingga para penggemar dan pakar mempertanyakan kelanjutan kehadiran sang kapten dalam susunan pemain inti.

  5. Bintang Pantai Gading dilarang masuk ke Kanada di tengah penyelidikan kasus pengaturan skor

    Penyerang Pantai Gading, Elye Wahi, tidak akan bisa tampil dalam laga Piala Dunia timnya melawan Jerman setelah permohonan masuknya ke Kanada ditolak di tengah penyelidikan pidana yang sedang berlangsung di Prancis. Pemain berusia 23 tahun itu saat ini masih berada di Amerika Serikat sementara pihak berwenang menyelidiki tuduhan terkait aktivitas taruhan yang mencurigakan selama pertandingan Ligue 1 awal tahun ini.

  6. Ronaldo harus 'diselamatkan dari dirinya sendiri', kata mantan striker Man Utd

    Semangat tak kenal lelah Cristiano Ronaldo untuk memecahkan rekor mulai menghambat fleksibilitas taktis Portugal di Piala Dunia 2026, menurut mantan rekan setimnya di Manchester United, Louis Saha. Striker legendaris tersebut mendapat kritikan tajam setelah penampilannya yang kurang memuaskan pada pertandingan pembuka negaranya, yang memicu perdebatan besar mengenai posisinya sebagai pemain inti.

  7. Pesan perpisahan yang mengharukan dari Bellingham diungkap oleh mantan bintang Madrid, Weir

    Jude Bellingham sekali lagi membuktikan mengapa ia dianggap sebagai salah satu tokoh paling tulus di dunia sepak bola setelah mengirimkan hadiah perpisahan yang mengharukan kepada bintang Real Madrid yang akan hengkang, Caroline Weir. Pemain timnas Skotlandia ini akan mengakhiri masa baktinya yang bersejarah selama empat tahun di ibu kota Spanyol tersebut seiring berakhirnya kontraknya.

  8. 'Percakapan yang tidak menyenangkan' - Penjelasan di balik pemecatan Van Persie dari Feyenoord

    Direktur teknis Feyenoord, Devy Rigaux, telah menjelaskan keputusan klub untuk berpisah dengan Robin van Persie, dengan menegaskan bahwa keputusan tersebut didasari oleh data dan tren performa, bukan emosi. Klub raksasa asal Belanda itu menyimpulkan bahwa hasil pertandingan dan dominasi di lapangan telah menurun, sehingga mereka menunjuk Giovanni van Bronckhorst sebagai sosok yang mereka yakini mampu membawa kesuksesan jangka panjang.