Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt

Daftar

  1. Milla menanggapi Ronaldo dan Messi yang memecahkan rekor Piala Dunia miliknya

    Legenda Kamerun, Roger Milla, telah memberikan pandangan menarik mengenai kehebatan abadi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, yang terus menantang batas-batas biologis di Piala Dunia 2026. Pria yang terkenal sebagai pemegang rekor pencetak gol tertua dalam sejarah turnamen tersebut mengakui bahwa meskipun bermain hingga usia 50 tahun tetap tidak realistis, ia siap melihat pencapaian bersejarahnya itu dikalahkan oleh kedua ikon sepak bola modern tersebut.

  2. Haaland akan bergabung dengan Madrid? Status transfernya terungkap setelah komentar ayah sang striker

    Bintang andalan Manchester City, Erling Haaland, sekali lagi menjadi sorotan terkait masa depannya setelah komentar sensasional dari ayahnya, Alf-Inge Haaland, mengenai kemungkinan kepindahannya ke Real Madrid. Dengan Jose Mourinho kini memimpin klub raksasa Spanyol tersebut, spekulasi pun semakin memuncak seiring sang striker asal Norwegia terus mendominasi panggung sepak bola dunia.

  3. “Saya lebih suka kalau dia tidak bermain” - Spanyol berharap bisa menghindari CR7

    Luis de la Fuente mengakui bahwa ia lebih memilih tidak melihat Cristiano Ronaldo tampil di lapangan saat Spanyol berhadapan dengan Portugal dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang sangat dinanti. Pelatih La Roja itu meyakini bahwa pemain berusia 41 tahun itu tetap menjadi ancaman yang mampu menentukan hasil pertandingan, meskipun usianya sudah tidak muda lagi, dalam derby Iberia yang diperkirakan akan berlangsung sangat sengit ini.

  4. Skandal Balogun telah menghilangkan seluruh kredibilitas Piala Dunia

    Piala Dunia ini sebenarnya mulai terasa cukup mengasyikkan. Setelah ketegangan nyaris lenyap sepenuhnya dari babak penyisihan grup akibat format turnamen yang konyol, dimulainya babak gugur yang sudah lama dinantikan—tak heran—telah menghadirkan kegembiraan yang sesungguhnya bagi kita—bahkan begitu besarnya, hingga Anda mungkin sudah lupa betapa memalukannya perlakuan yang diterima Iran dari Amerika Serikat. Atau bahwa wasit Omar Artan—bersama jutaan orang Afrika lainnya—bahkan tidak diizinkan untuk hadir.

  5. Camp Nou atau Bernabeu? Persaingan untuk menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2030 semakin memanas

    Persaingan untuk menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2030 semakin memanas seiring Spanyol secara resmi memberikan dukungannya penuh kepada Stadion Santiago Bernabéu dan Camp Nou yang baru saja direnovasi. Meskipun Maroko tetap menjadi pesaing serius dengan proyek-proyek infrastruktur ambisiusnya, para pejabat sepak bola Spanyol bersikukuh bahwa puncak turnamen tersebut harus digelar di tanah Semenanjung Iberia.

  6. 'Messi yang 'Gila' membuat Pedri terkesima, sementara bintang Spanyol itu memimpikan reuni di final Piala Dunia bersama GOAT asal Argentina

    Bintang Barcelona, Pedri, memuji performa "luar biasa" Lionel Messi di Piala Dunia 2026 sambil mengakui bahwa ia memimpikan laga final yang spektakuler melawan ikon Argentina tersebut. Pemain timnas Spanyol ini saat ini sedang mempersiapkan diri untuk laga babak 16 besar yang sangat sengit melawan Portugal, namun pandangannya sudah tertuju pada kemungkinan reuni dengan pria yang ia anggap sebagai pemain terhebat sepanjang masa.

  7. Davies buka-bukaan soal tersingkirnya timnya dari Piala Dunia yang 'sulit'

    Alphonso Davies telah berbagi pengalamannya mengenai beban fisik dan emosional akibat tersingkirnya Kanada dari Piala Dunia, dengan menggambarkan turnamen tersebut sebagai salah satu masa tersulit dalam karier profesionalnya. Meskipun ada ekspektasi tinggi terhadap tuan rumah bersama, bintang Bayern Munich itu pada dasarnya hanya bisa berperan sebagai penonton karena cedera yang membatasi partisipasinya di panggung dunia.

  8. ‘Melanggar batas’ - UEFA mengecam FIFA terkait penangguhan sanksi terhadap Balogun

    UEFA melancarkan serangan pedas terhadap FIFA menyusul keputusan mengejutkan badan pengatur tersebut yang mengizinkan striker timnas AS, Folarin Balogun, terhindar dari skorsing otomatis. Badan pengatur Eropa itu menyatakan langkah tersebut "telah melampaui batas" dan memperingatkan bahwa integritas Piala Dunia kini berada di ujung tanduk setelah penyerang asal Monaco itu diizinkan bermain melawan Belgia.