Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt

Berita Terbaru

  1. Kiprah Ampadu: Gabung Chelsea pada usia 16 tahun, ‘jauh dari harapan’ bersama Sheffield United, hingga jadi pemimpin Leeds

    Karier profesional Ethan Ampadu penuh pasang surut. Mantan bek Leeds, Matt Kilgallon, menilai perjalanan itu dalam wawancara eksklusif dengan GOAL. Pemain serbabisa timnas Wales tersebut bergabung dengan Chelsea pada usia 16 tahun, lalu merasa dirinya “jauh dari level yang dibutuhkan” saat dipinjamkan ke Sheffield United, sebelum menjadi sosok penting sekaligus “pemimpin” bagi rekan-rekannya di Elland Road.

  2. Absen dari El Clasico! Vinicius geram dan kecam La Liga soal waktu penjatuhan sanksi larangan bermain empat pertandingan

    Bintang Real Madrid Vinicius Junior mengecam otoritas sepakbola Spanyol setelah dijatuhi skorsing empat pertandingan hanya beberapa saat sebelum sepak mula. Sanksi itu membuatnya absen dari El Clasico mendatang melawan Barcelona. Winger asal Brasil tersebut mengungkapkan kekesalannya seusai keberhasilan dramatis Real Madrid bangkit melawan Roma di Liga Champions. Ia mempertanyakan waktu pengumuman keputusan itu serta ketidakjelasan peraturan disiplin yang baru.

  3. Carrick vs Howe: Siapa pilihan terbaik untuk Man Utd?

    Di tengah isu pemecatan yang membayangi Old Trafford dan Eddie Howe yang disebut-sebut sebagai calon pengganti Michael Carrick di kursi manajer Manchester United, siapa sosok terbaik untuk membawa Setan Merah maju? Paul Parker, peraih gelar Liga Primer Inggris, mencoba menjawab pertanyaan itu untuk GOAL, sementara sejumlah keputusan yang akan menentukan musim ini harus diambil.

  4. Martinez salahkan ‘kemarahan dan frustrasi’ atas kecamannya terhadap direksi Manchester United, tetapi menolak meminta maaf

    Lisandro Martinez menyampaikan klarifikasi panjang lebar setelah melontarkan kritik keras terhadap jajaran direksi dan strategi transfer Manchester United. Bek asal Argentina itu mengakui bahwa ia berbicara karena marah setelah kekalahan dari Atletico Madrid di Liga Champions, tetapi tidak sampai meminta maaf secara langsung kepada petinggi klub.