Tim asuhan Solbakken meraih kemenangan kedua berturut-turut dan kini akan menghadapi Prancis dalam laga head-to-head untuk memperebutkan posisi teratas di grup
Para pendukung Kroasia telah menyebut pemain terbaik sepanjang masa mereka sebagai "pahlawan nasional," "jenius sepak bola," dan bahkan "dewa," dan mereka belum siap untuk mengucapkan selamat tinggal.
Pada hari ke-12 Piala Dunia, cuaca untuk pertama kalinya menimbulkan masalah. Pertandingan antara Prancis dan Irak di Philadelphia harus dihentikan cukup lama akibat badai petir—dan para penonton di stadion final di East Rutherford pun basah kuyup. Hal ini menimbulkan berbagai pertanyaan.
Pertandingan yang dipenuhi bintang-bintang ternama — termasuk Erling Haaland, Sadio Mané, dan Martin Ødegaard — membutuhkan percikan yang tak terduga, dan bek kanan cadangan Norwegia, Marcus Pedersen, memberikan hal itu setelah 42 menit awal yang menegangkan. Kemudian Haaland mengambil alih permainan, dua kali menerobos pertahanan Senegal yang kebingungan untuk memastikan kemenangan 3-2 dan membawa Norwegia lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya sejak 1998.
Kylian Mbappe mencetak dua gol untuk kedua kalinya berturut-turut saat Prancis meraih dua kemenangan dari dua pertandingan di Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Irak 3-0 pada Senin malam. Setelah menyaksikan Lionel Messi mencetak dua gol melawan Austria pada awal malam itu, Mbappe melakukan hal yang sama dalam pertandingan Grup I yang tertunda akibat badai di Philadelphia, sehingga ia kini tertinggal satu gol dari mantan rekan setimnya di Paris Saint-Germain dalam perebutan Sepatu Emas tahun ini, dan dua gol di belakang rekor total 18 gol yang dicetak pemain Argentina tersebut sepanjang turnamen.
Pertandingan terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Atlanta menghadirkan alur cerita yang unik saat bintang Sunderland, Chemsdine Talbi dan Wilson Isidor, bersiap untuk saling berhadapan. Sementara Maroko semakin dekat dengan tempat di babak gugur, Haiti bermain untuk harga diri dalam penampilan bersejarah mereka di turnamen ini.
Miroslav Klose telah menyampaikan pesan yang penuh kelapangan hati kepada Lionel Messi setelah ikon Argentina itu secara resmi menggesernya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Pemain berusia 38 tahun itu kini berdiri sendirian di puncak klasemen setelah menampilkan performa yang tajam melawan Austria, sementara sang juara bertahan terus mengejar kejayaan baru.