Tottenham Hotspur

Berita Tottenham Hotspur

FBL-ENG-PR-SUNDERLAND-TOTTENHAM

Van de Ven cemas terhadap De Zerbi seiring Spurs semakin mendekati zona degradasi

Micky van de Ven mengungkapkan kekhawatiran yang mendalam bahwa Tottenham Hotspur mungkin kehabisan waktu untuk menguasai sistem taktik rumit Roberto De Zerbi saat mereka berjuang menghindari degradasi bersejarah. Wakil kapten tersebut menegaskan bahwa skuad harus memprioritaskan hasil instan daripada pengembangan gaya permainan, menyusul kekalahan telak di kandang Sunderland yang membuat mereka tertinggal dua poin dari zona aman.

FBL-ENG-PR-SUNDERLAND-TOTTENHAM

Pemain Spurs mendapat penilaian NOL yang sangat buruk saat O'Hara mengkritik habis-habisan mantan timnya yang 'sangat buruk'

Musim mimpi buruk Tottenham Hotspur mencapai titik terendah baru saat laga perdana Roberto De Zerbi sebagai pelatih berakhir dengan kekalahan memalukan 1-0 di kandang Sunderland, yang membuat Jamie O'Hara memberikan penilaian yang sangat keras terhadap para pemain. Hasil ini membuat Spurs berada di peringkat ke-18 klasemen Liga Premier dan terpaut dua poin dari zona aman, sekaligus memperpanjang rentetan pertandingan tanpa kemenangan mereka menjadi 14 laga.

FBL-ENG-PR-SUNDERLAND-TOTTENHAM

Carragher menyebut Spurs yang 'buruk' itu 'tak punya peluang' untuk mengalahkan Wolves yang berada di dasar klasemen

Jamie Carragher memberikan penilaian pedas terhadap peluang Tottenham Hotspur untuk bertahan di liga, dengan menyebutnya "sangat buruk" setelah mengalami kekalahan telak lainnya di Liga Premier. Berbicara setelah kekalahan 1-0 yang mematahkan semangat dari Sunderland, pakar Sky Sports itu berpendapat bahwa kedatangan Roberto De Zerbi tidak akan cukup untuk mencegah Spurs mengalami degradasi bersejarah ke Championship.

Sunderland v Tottenham Hotspur - Premier League

De Zerbi menyatakan para pemain Spurs yang tampil buruk 'tidak butuh pelatih' setelah kekalahan dari Sunderland

Masa jabatan Roberto De Zerbi sebagai pelatih kepala Tottenham Hotspur dimulai dengan hasil yang mengecewakan, setelah sebuah tendangan yang membentur pemain lawan membuat timnya menelan kekalahan 1-0 di kandang Sunderland. Hasil ini memperpanjang rentetan hasil buruk Spurs yang belum pernah menang di Liga Premier menjadi 105 hari, sehingga klub asal London Utara itu kini terperosok dalam pertarungan menghindari degradasi. Usai pertandingan, pelatih asal Italia itu memberikan penilaian yang membingungkan mengenai skuadnya, dengan menyatakan bahwa mereka lebih membutuhkan dukungan emosional daripada arahan taktis.

Sunderland v Tottenham Hotspur - Premier League

Romero meninggalkan lapangan sambil menangis saat Spurs menelan kekalahan pertama di bawah asuhan De Zerbi

Bek Tottenham, Cristian Romero, terpaksa meninggalkan lapangan sambil menangis setelah mengalami benturan mengerikan dengan rekan setimnya, Antonin Kinsky, dalam laga Liga Premier melawan Sunderland pada Minggu lalu. Cedera tersebut semakin memperparah sore yang suram bagi Spurs, yang menelan kekalahan 1-0 di Stadium of Light dalam laga perdana Roberto De Zerbi sebagai pelatih.

Roberto De Zerbi Spurs Mission Impossible GFX

Bagaimana De Zerbi Bisa Menjalankan Misi: Mustahil di Spurs

Jika Anda harus menunjuk tiga manajer tetap yang berbeda dalam satu musim, itu mungkin pertanda bahwa segalanya tidak berjalan sesuai rencana. Dalam kasus Tottenham Hotspur, juara Liga Europa 2025, musim ini nyaris tidak bisa lebih buruk lagi. Upaya klub untuk menjadi tim yang lebih tangguh di bawah asuhan Thomas Frank justru berujung pada skuad yang dibentuk dengan buruk, yang terus-menerus dikalahkan dan dipermalukan di setiap kesempatan.

Bruno Fernandes Harry Kane

Bruno memuji Kane karena bergabung dengan Bayern demi meraih trofi

Menurut kapten Manchester United, Bruno Fernandes, Harry Kane memang tepat memutuskan untuk pindah dari Tottenham Hotspur ke Bayern Munich demi mulai meraih trofi. Penyerang tersebut meninggalkan Spurs pada musim panas 2023 sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub, meskipun tidak pernah meraih satu pun gelar bersama tim selama 14 tahun kariernya di tim utama.

Olympique de Marseille v Liverpool FC - UEFA Champions League 2025/26 League Phase MD7

'Sifat Latin' De Zerbi bisa menimbulkan masalah, kata legenda Spurs

Legenda Tottenham, Teddy Sheringham, telah menyampaikan keraguan yang serius mengenai kesesuaian Roberto De Zerbi untuk klub tersebut di tengah perjuangan sengit mereka menghindari degradasi. Meskipun mengakui bahwa ia mengagumi mantan manajer Brighton itu, striker ikonik tersebut khawatir adanya perbedaan karakter dapat menghambat harapan tim asal London Utara itu untuk bertahan di liga.

Reading v Tottenham Hotspur - Pre-Season Friendly

Bintang muda Spurs, Moore, menceritakan pengalaman menakutkan yang membuatnya terbaring di tempat tidur selama enam minggu

Bintang muda Tottenham, Mikey Moore, menceritakan pengalaman menakutkan terkait masalah jantung yang memaksanya menjalani istirahat total di tempat tidur selama enam minggu pada musim 2024-25 yang menjadi titik balik kariernya. Pemain sayap berusia 18 tahun itu mengungkapkan bahwa diagnosis yang mengkhawatirkan itu muncul tepat saat ia bersiap untuk tampil sebagai starter dalam pertandingan penting Liga Europa, yang untuk sementara menghambat laju karier profesionalnya yang sedang menanjak pesat.

Ange Postecoglou

Klub Liga Premier dikabarkan akan mengambil ‘risiko besar’ dengan merekrut Postecoglou

Ange Postecoglou sedang mempertimbangkan untuk kembali ke bangku cadangan Liga Premier, namun klub-klub yang berminat masih bersikap waspada. Manajer berusia 60 tahun ini memiliki rekam jejak yang kontroversial di Inggris, di mana kesuksesannya membawa Tottenham Hotspur menjuarai Liga Europa diimbangi dengan hasil buruk berupa finis di peringkat ke-17, yang kemudian disusul dengan masa jabatan yang singkat di Nottingham Forest, sehingga penunjukannya di klub berikutnya akan menjadi risiko besar bagi klub mana pun.

FBL-EUR-C1-BRUGGE-MARSEILLE

De Zerbi ditolak oleh Manchester United sebelum bergabung dengan Tottenham

Roberto De Zerbi telah kembali ke Liga Premier bersama Tottenham Hotspur, namun sejumlah laporan menyebutkan bahwa London Utara bukanlah tujuan utamanya. Pelatih asal Italia itu dilaporkan telah menghubungi Manchester United terkait lowongan posisi manajer sebelum menandatangani kontraknya dengan Spurs, namun ia justru mendapat penolakan tegas yang memperbesar peluang Michael Carrick untuk mempertahankan jabatannya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Gegründet wurde der Liverpool Football Club im Jahr 1892.

Der Liverpool FC befindet sich im Besitz der US-amerikanischen Fenway Sports Group. Führende Figur der Eigentümergruppe ist der Unternehmer John W. Henry als Mehrheitseigner.

Die FSG übernahm den Traditionsklub im Jahr 2010 und hält darüber hinaus Beteiligungen an weiteren Sportteams, darunter die Boston Red Sox aus der Major League Baseball.

Das Stadion des Liverpool FC heißt Anfield und ist seit der Gründung die Heimspielstätte der Reds.

Das Anfield Stadium bietet Platz für 61.276 Zuschauer und verfügt ausschließlich über Sitzplätze.

Der Liverpool FC gehört mit 52 Titeln zu den erfolgreichsten Fußballklubs Englands und der Welt. International triumphierte der Verein sechsmal in der Champions League. Hinzu kommen vier UEFA-Supercups und eine FIFA-Klub-Weltmeisterschaft.

Mit 20 englischen Meisterschaften teilt sich der Liverpool FC den Rekord als erfolgreichster Klub Englands mit Manchester United.

Ian Callaghan (1960-1978) ist mit 855 Pflichtspielen Rekordspieler beim FC Liverpool.

Ian Rush ist der Rekordtorschütze in der Geschichte der Reds und brachte es in seiner Karriere auf insgesamt 339 Pflichtspieltore für den Klub. 

Im Trikot des FC Liverpool standen im Laufe der Jahre zahlreiche Weltstars wie Steven Gerrard, Ian Rush, Robbie Fowler, Luis Suarez, Fernando Torres, Virgil van Dijk und Mohamed Salah.

Die Geschichte des Liverpool FC ist von zahlreichen herausragenden Trainern geprägt. An der Spitze steht Bob Paisley als erfolgreichster Trainer der Vereinsgeschichte (u.a. 6x englische Meisterschaft und 3x Champions League), während auch Joe Fagan, Rafael Benitez und Jürgen Klopp den Klub nachhaltig prägten.

Aufgrund seiner roten Vereinsfarben ist der FC Liverpool unter dem Spitznamen "The Reds" bekannt und wird im Alltag oft schlicht "LFC" genannt.