Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt

FEATURES

  1. Inggris sebaiknya tetap mempertahankan Rice dalam eksperimen di posisi bek kanan

    Thomas Tuchel harus mengambil beberapa keputusan penting terkait skuad Inggris menjelang laga babak 16 besar melawan Meksiko di Mexico City. Inggris mungkin memiliki peringkat yang lebih tinggi, namun mereka bukanlah favorit yang jelas. Estadio Azteca — sebutan yang umum digunakan — merupakan tempat yang benar-benar menakutkan bagi tim tamu. Meksiko hanya pernah kalah dua kali dalam pertandingan resmi di sana. Ketinggian, panas, kelembapan, serta puluhan ribu suporter tuan rumah yang penuh semangat: segalanya tampaknya tidak menguntungkan bagi Inggris di sini.

  2. Bruno bisa membawa Arsenal ke level yang lebih tinggi bersama Odegaard

    Akan ada daya tarik tersendiri bagi para penggemar Arsenal saat Brasil berhadapan dengan Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meskipun sebagian besar perhatian pasti akan tertuju pada dua penyerang bintang, Vinicius Jr dan Erling Haaland, menjelang kick-off pada hari Minggu, salah satu subplot penting adalah pertarungan antara gelandang Arsenal saat ini dan yang berpotensi menjadi gelandang Arsenal di masa depan.

  3. Romero jadi pahlawan saat Argentina asuhan Messi mengalami ketegangan hebat

    Cristian Romero mencetak gol penentu kemenangan di babak perpanjangan waktu, Lionel Messi juga mencetak satu gol, namun Argentina benar-benar dibuat ketar-ketir oleh Cape Verde dalam kemenangan 3-2 yang tidak mudah untuk melaju ke babak 16 besar Piala Dunia. Argentina dua kali kehilangan keunggulan, dan membutuhkan babak perpanjangan waktu untuk akhirnya menjauh dari tim Cape Verde yang, sejujurnya, pantas mendapatkan hasil yang jauh lebih baik.

  4. Pelatih baru, Inggris yang sama: Tim asuhan Tuchel tak berbeda dengan tim asuhan Southgate

    "Sepak bola kembali ke rumah, bersama Tommy Tuchel" adalah kalimat yang bergema di sekitar Stadion Atlanta saat puluhan ribu suporter berduyun-duyun keluar ke tengah teriknya cuaca Georgia setelah Inggris menang 2-1 atas Republik Demokratik Kongo. Suasana saat itu sangat meriah. Semua orang bersuka cita. Inggris menang, Republik Demokratik Kongo kalah. Inggris kini hanya butuh empat kemenangan lagi untuk mengakhiri 60 tahun penderitaan dan merebut gelar Piala Dunia yang telah lama diidam-idamkan.

  5. Di peringkat berapa Prancis akan berada dalam daftar lini serang terbaik di Piala Dunia?

    Tak berlebihan jika dikatakan bahwa barisan penyerang Prancis telah menggebrak Piala Dunia 2026. Setelah memenangkan ketiga pertandingan fase grup, Les Bleus mengalahkan Swedia 3-0 di babak 32 besar dan menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak di turnamen ini pada saat artikel ini ditulis, dengan 13 gol. Tidak mengherankan, Kylian Mbappé menjadi penyumbang sebagian besar gol tersebut, dengan bintang Real Madrid itu mencetak enam gol dalam empat penampilannya sejauh ini.

  6. Ronaldo mencetak gol KO pertamanya, namun Ramos menjadi pahlawan bagi Portugal

    Gonacalo Ramos mencetak gol penentu kemenangan di masa tambahan waktu setelah pertandingan yang penuh kekacauan antara Portugal dan Kroasia, di mana tim asuhan Roberto Martinez berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 dan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia. Kroasia mencetak gol lebih dulu, namun Portugal berhasil membalikkan keadaan. Ronaldo mencetak satu gol dari titik penalti dan digantikan oleh Ramos, yang menjadi penentu momen paling krusial dalam pertandingan tersebut.

  7. Oyarzabal mencetak dua gol & Yamal tampil gemilang saat Spanyol mulai menunjukkan performa terbaiknya

    Spanyol mengungguli Austria di Los Angeles dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat kemenangan 3-0 pada Kamis. Juara Eropa itu terhindar dari ancaman apa pun dengan mendominasi jalannya pertandingan sejak awal, serta memastikan kemenangan meyakinkan berkat dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol sundulan Pedro Porro, saat mereka akhirnya mulai menemukan ritme permainan di turnamen ini.