Berita Terbaru

  1. Bagaimana Spanyol bangkit kembali setelah Euro 2025 dan menjadi favorit di Piala Dunia

    Kekecewaan Spanyol setelah kekalahan di final Kejuaraan Eropa musim panas lalu terasa begitu mendalam. Mungkin tidak ada cara yang lebih kejam untuk kalah selain melalui adu penalti, dan teori itu diperkuat oleh kesedihan yang ditunjukkan para pemain dan staf La Roja setelah Inggris bangkit dan membawa pertandingan di Basel ke babak perpanjangan waktu, lalu mengalahkan juara dunia itu 3-1 melalui adu penalti. "Sangat kejam," kata Aitana Bonmati, pemenang Ballon d'Or tiga kali. "Ini akan terasa sakit untuk beberapa waktu."

  2. Enam pemain yang HARUS dijual Man Utd untuk membiayai perombakan skuad musim panas

    Dengan jeda 24 hari antara pertandingan terakhir Manchester United melawan Bournemouth dan laga berikutnya melawan Leeds, Michael Carrick memiliki banyak waktu untuk memikirkan aspek-aspek mana dari skuad yang perlu ia perbaiki jika ia ditunjuk sebagai pelatih tetap pada musim panas nanti. Carrick memanfaatkan jeda panjang ini dengan membawa timnya ke pemusatan latihan tengah musim di Irlandia, yang memberinya kesempatan untuk mengevaluasi skuadnya lebih lanjut.

  3. "Ini akan berakhir!" - Pep memberi peringatan kepada para pemain Man City

    Pep Guardiola telah memberikan ultimatum kepada skuad Manchester City, dengan menegaskan bahwa laga krusial mereka melawan Arsenal nanti tak akan berarti apa-apa kecuali mereka terlebih dahulu mengamankan tiga poin saat menghadapi Chelsea. Meskipun persaingan perebutan gelar kembali menguntungkan mereka setelah Arsenal tersandung di Bournemouth, pelatih asal Catalan itu yakin tak ada ruang untuk kesalahan sama sekali di pekan-pekan terakhir musim ini.

  4. Bruno memuji Kane karena bergabung dengan Bayern demi meraih trofi

    Menurut kapten Manchester United, Bruno Fernandes, Harry Kane memang tepat memutuskan untuk pindah dari Tottenham Hotspur ke Bayern Munich demi mulai meraih trofi. Penyerang tersebut meninggalkan Spurs pada musim panas 2023 sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub, meskipun tidak pernah meraih satu pun gelar bersama tim selama 14 tahun kariernya di tim utama.

  5. Berterame mengakhiri puasa gol di MLS, namun Miami asuhan Messi harus puas dengan hasil imbang

    Pemain asal Jerman, Berterame, akhirnya mencetak gol, dan Inter Miami menciptakan banyak peluang, namun kelengahan di lini belakang membuat mereka harus puas dengan hasil imbang 2-2 yang menegangkan melawan New York Red Bulls. Lionel Messi pun tampil kurang menonjol, sesuatu yang tidak biasa baginya, namun tim tamu tetap menunjukkan kualitas serangan yang mumpuni dan pantas mendapatkan hasil tersebut.

  6. Barca dituduh kurang 'menghormati' setelah laga derby

    Derby Katalonia telah lama menjadi salah satu pertandingan paling sengit dalam kalender sepak bola Spanyol, namun laga kali ini meninggalkan rasa pahit bagi para pendukung tim biru-putih di kota tersebut. Setelah Barcelona meraih kemenangan telak 4-1, gelandang Espanyol, Pol Lozano, melontarkan kritik tajam kepada para bintang Blaugrana atas perilaku mereka di luar sorotan kamera, meskipun skor akhir sangat meyakinkan.