Mendy menyinggung keputusan pencabutan gelar juara Afrika, dengan mengatakan: "Kita harus ingat bahwa pertandingan itu telah diselesaikan hingga akhir, dan kami berhasil meraih kemenangan. Hasilnya diakui oleh semua pihak, dan kami juga menyaksikan perayaan tersebut; semuanya menunjukkan bahwa kami telah dinobatkan sebagai juara."
Dia melanjutkan: "Kami tampil luar biasa melawan Maroko yang termasuk dalam 10 tim terkuat di dunia. Mereka adalah tim yang sangat kuat dan memiliki pemain-pemain hebat."
Dia memuji Maroko, dengan mengatakan: "Timnas Maroko telah menunjukkan performa tinggi selama lebih dari 5 tahun, dan pantas berada di posisi ini. Mereka mencapai semifinal Piala Dunia 2022, dan hampir meraih banyak hal, namun kami berhasil unggul dan memenangkan Piala Afrika di hadapan semua orang."
Baca juga.. Dari Maroko ke Arab Saudi.. Pukulan baru yang memupus impian Mendy di Liga Roshen
Dia melanjutkan: "Kami merasa sangat terkejut dengan keputusan CAF mengenai pencabutan gelar dan pemberiannya kepada Maroko, karena keputusan itu muncul begitu saja. Perasaan kami campur aduk saat melihat berita tersebut, dan saya mengira itu hanyalah lelucon."
Mendy menjelaskan: "Saya mengira situs-situs berita salah dalam menyebarkan berita tersebut, lalu saya sendiri masuk ke situs Konfederasi Sepak Bola Afrika, dan kami mengira keputusan itu hanyalah 'April Mop', tetapi kenyataannya memang benar."
Mengenai langkah-langkah untuk mengembalikan gelar tersebut, Mendy menegaskan: "Federasi Sepak Bola Senegal bekerja keras untuk merebut kembali gelar tersebut, dan hasilnya haruslah satu, yaitu Senegal dinobatkan sebagai juara Piala Afrika."