World Cup

Berita World Cup

Neymar

Ayah Neymar memohon kepada putranya agar 'terus bermain sepak bola'

Dunia sepak bola seakan terhenti saat Neymar mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional setelah Brasil tersingkir secara mengejutkan dari Piala Dunia 2026. Namun, ayah dari penyerang legendaris tersebut kemudian turun ke media sosial untuk menyampaikan permohonan yang menyentuh hati, memohon kepada putranya agar mempertimbangkan kembali keputusannya untuk gantung sepatu selamanya.

Iklan
Colombia v Portugal: Group K - FIFA World Cup 2026

Martinez mundur dari jabatannya sebagai pelatih timnas Portugal setelah tersingkir dari Piala Dunia

Roberto Martinez telah mengonfirmasi pengunduran dirinya sebagai pelatih kepala timnas Portugal setelah timnya yang dipenuhi bintang-bintang itu tersingkir secara mengecewakan dengan skor 1-0 dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia. Mantan manajer Everton itu menyatakan tidak ada alasan untuk melanjutkan tugasnya setelah gagal mencapai target turnamennya, sehingga membuka jalan bagi Jorge Jesus untuk menggantikannya.

USA v Belgium: Round of 16 - FIFA World Cup 2026

"Seluruh dunia sedang bersuka cita!" - Iran bersuka cita saat timnas AS tersingkir

Impian Tim Nasional Sepak Bola Pria AS (USMNT) untuk lolos ke Piala Dunia berakhir dengan mimpi buruk di Seattle, namun sementara para penggemar Amerika menangis, Federasi Sepak Bola Iran sudah siap merayakannya. Setelah turnamen yang diwarnai ketegangan politik, para pejabat Iran mengeluarkan tanggapan pedas atas tersingkirnya tuan rumah bersama tersebut.

Brazil World Cup nightmare GFX

Mimpi buruk Brasil di Piala Dunia: Mengapa semuanya jadi begitu kacau

Penyelidikan atas kegagalan Brasil yang memalukan di Piala Dunia kini sedang berlangsung, setelah tim yang lima kali menjuarai turnamen tersebut tersingkir secara mengejutkan dari ajang tersebut oleh Norwegia—tim kuda hitam—berkat gol-gol yang dicetak oleh Erling Haaland. Sebenarnya, Selecao tidak pernah benar-benar menemukan ritme permainannya di Amerika Utara—terhambat oleh skuad yang sudah menua dan tidak terorganisir dengan baik, yang belum bisa bersatu padu karena sering kali hanya mengandalkan Vinicius Jr untuk mencetak gol.