Arsenal

Berita Arsenal

FBL-EUR-C1-PSG-ARSENAL-FINAL

"Tak ada tim yang pantas menang" - Enrique membantah bahwa PSG lebih unggul dari Arsenal di final Liga Champions

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, memberikan penilaian yang mengejutkan dan jujur mengenai kemenangan timnya di final Liga Champions, dengan menyatakan bahwa baik Paris Saint-Germain maupun Arsenal sebenarnya tidak pantas memenangkan pertandingan tersebut. Raksasa Prancis itu berhasil mempertahankan gelar juara Eropa mereka di Budapest, setelah menang 4-3 dalam adu penalti usai bermain imbang 1-1 dalam 120 menit pertandingan yang berlangsung ketat.

Cristiano Ronaldo Steven Gerrard Lionel Messi UCL composite

Setiap final Liga Champions, diurutkan dari yang terburuk hingga yang terbaik

Final Liga Champions. Ini adalah pertandingan terbesar dalam kalender klub sepak bola, yang selalu mempertemukan klub-klub legendaris dan seringkali para pemain terbaik di dunia pada saat itu. Terkadang, pertandingan ini memenuhi ekspektasi dengan cara yang luar biasa. Terkadang, sayangnya, hal itu tidak terjadi. Bagaimanapun juga, biasanya selalu ada drama, seperti yang terjadi pada final Sabtu lalu ketika Paris Saint-Germain mengalahkan Arsenal melalui adu penalti.

PSG Arsenal W+Ls GFX

Luis Enrique & PSG masuk ke jajaran legenda Liga Champions

Paris Saint-Germain melakukannya lagi! Klub yang pernah dicemooh sebagai tim paling sering gagal di Liga Champions ini menunjukkan ketangguhannya dengan mengalahkan Arsenal 4-3 melalui adu penalti, setelah bermain imbang 1-1 di Budapest, untuk mempertahankan gelar juara Eropa mereka pada hari Sabtu. Berbeda dengan kemenangan telak atas Inter tahun lalu, PSG harus berjuang keras untuk mengalahkan The Gunners, yang terbukti sulit dikalahkan setelah memimpin lebih dulu melalui Kai Havertz berkat bola yang memantul secara kebetulan.

FBL-EUR-C1-PSG-ARSENAL-FINAL

Arteta berjanji Arsenal akan mencapai 'tingkat yang lebih tinggi' setelah kekalahan dari PSG

Mikel Arteta mendesak jajaran direksi Arsenal untuk bersikap "sangat ambisius" pada bursa transfer mendatang, saat The Gunners berusaha bangkit dari kekecewaan akibat kekalahan di final Liga Champions. Meskipun berhasil meraih gelar Liga Premier yang bersejarah musim ini, tim asal London Utara itu harus puas dengan hasil yang kurang memuaskan di Budapest, setelah kalah 4-3 melalui adu penalti dari Paris Saint-Germain — tim yang diakui oleh manajer Arsenal sebagai "yang terbaik di dunia."

Paris Saint-Germain v Arsenal FC - UEFA Champions League Final 2026

Odegaard memuji Marquinhos atas gesturnya kepada Gabriel

Kapten Arsenal, Martin Odegaard, memuji kapten Paris Saint-Germain, Marquinhos, atas sikapnya yang berkelas dan sportivitasnya pasca final Liga Champions. Tak lama setelah Gabriel Magalhaes gagal mengeksekusi tendangan penalti krusial dalam adu penalti yang membuat PSG meraih trofi, Marquinhos langsung mengabaikan euforia meriah rekan-rekan setimnya untuk menghibur rekan setimnya di timnas yang tampak sangat terpukul; sebuah tindakan yang dipuji gelandang The Gunners itu sebagai tanda seorang gentleman sejati.

Paris Saint-Germain v Arsenal FC - UEFA Champions League Final 2026

Arteta menyatakan Arsenal pantas mendapat penalti dalam kekalahan di final Liga Champions melawan PSG

Mikel Arteta mengkritik keras keputusan wasit dalam kekalahan menyakitkan Arsenal di final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain, dengan menyatakan bahwa timnya seharusnya mendapat penalti yang jelas. Impian The Gunners di ajang Eropa pun pupus dalam adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 yang menegangkan, sehingga tim asal London Utara itu kini hanya bisa merenungkan apa yang mungkin terjadi.

FBL-EUR-C1-PSG-ARSENAL-FINAL

Enrique dan Marquinhos merayakan kemenangan PSG atas Arsenal

Manajer Paris Saint-Germain, Luis Enrique, dan kapten Marquinhos menikmati kebanggaan mempertahankan gelar Liga Champions mereka setelah berhasil melewati final yang sengit melawan Arsenal, juara baru Liga Premier. Di tengah perayaan meriah pasca-pertandingan di Budapest, pelatih asal Spanyol itu menyebut kemenangan tersebut bahkan lebih mengesankan daripada tahun sebelumnya, sementara kapten asal Brasil itu memuji kedalaman skuad yang luar biasa dan mentalitas tim.

Arsenal PSG ratings GFX

Dari pahlawan jadi pecundang! Gabriel & Arsenal menelan kekecewaan di Liga Champions

Arsenal harus menelan kekecewaan di babak adu penalti saat berhadapan dengan Paris Saint-Germain di final Liga Champions, setelah tendangan penalti krusial Gabriel Magalhaes melambung tinggi, sehingga memungkinkan sang juara bertahan meraih gelar Eropa kedua berturut-turut di Budapest. Kai Havertz sempat membawa The Gunners unggul lebih dulu sebelum Ousmane Dembele menyamakan kedudukan di babak kedua, dan pertahanan kokoh Arsenal membawa laga final ini ke babak perpanjangan waktu.

Paris Saint-Germain v Arsenal FC - UEFA Champions League Final 2026

📽️ | Havertz bergabung dengan Ronaldo di klub eksklusif final Liga Champions saat Arsenal memimpin

Perjalanan Arsenal dalam upaya meraih gelar Liga Champions pertama mereka dimulai dengan sangat gemilang di Budapest, saat Kai Havertz mencetak gol di awal pertandingan melawan Paris Saint-Germain. Pemain internasional Jerman ini, yang terkenal karena mencetak gol penentu kemenangan untuk Chelsea di final 2021, kini kembali menorehkan namanya dalam sejarah sepak bola Eropa.