Finance

  1. Mesin utang Inter Milan: Obligasi dan rekayasa keuangan

    Bagaimana Inter Milan bisa menjadi mesin utang yang canggih? Mulai dari menerbitkan obligasi senilai €300 juta pada tahun 2017 yang dijamin oleh hak siar dan sponsor di masa depan, hingga melakukan refinancing dengan suku bunga yang lebih tinggi pada tahun 2022—klub ini berhasil meraih prestasi di lapangan sambil “menjual masa depan” untuk membiayai kebutuhan saat ini.

  1. Menang dengan segala cara: Bagaimana Inter di bawah kepemimpinan Suning mengejar kejayaan dengan dana miliaran yang tidak berkelanjutan

    Bagaimana pemilik asal Tiongkok, Suning, berhasil mengubah Inter menjadi juara Serie A dan finalis Liga Champions berkat belanja besar-besaran — namun akhirnya utang yang terus menumpuk, kerugian akibat pandemi COVID-19, dan kegagalan kerja sama sponsor memaksa klub tersebut diserahkan kepada Oaktree. Sebuah analisis keuangan yang wajib dibaca mengenai kesuksesan tanpa keberlanjutan.

  2. PSG vs Bayern Munich: Pertarungan dua filosofi permainan cepat menghadirkan laga yang mendebarkan

    Dalam salah satu pertandingan semifinal Liga Champions paling seru dalam beberapa tahun terakhir, PSG mengalahkan Bayern Munich dengan skor 5-4 dalam laga klasik yang menghasilkan sembilan gol. Bayern mendominasi penguasaan bola dan tekanan, namun PSG unggul dalam transisi serangan dan momen-momen krusial. Mulai dari penampilan gemilang Ousmane Dembélé (2 gol) dan Harry Kane sebagai "false 9" hingga duel 1 lawan 1 yang memukau di sayap, ini adalah pertarungan taktis yang berlangsung dengan intensitas penuh.

  3. Pertandingan yang Mengesankan: Kemenangan Manchester City atas Arsenal menjadi promosi yang sangat baik bagi Liga Premier

    Kemenangan menegangkan Manchester City atas Arsenal bukan hanya pukulan telak bagi harapan gelar The Gunners, tetapi juga bukti nyata bahwa Liga Premier tetap menjadi kompetisi paling menghibur di dunia sepak bola. Dengan perebutan gelar yang semakin memanas, apakah pasukan Mikel Arteta akan kembali mengalami kegagalan di bulan April seperti yang sering terjadi?

  4. Degradasi dari Liga Premier mengancam Spurs dengan kerugian sebesar £200 juta

    Tottenham Hotspur terancam mengalami bencana finansial besar-besaran jika mereka gagal mempertahankan status mereka di kasta tertinggi musim ini. Turun ke Championship diperkirakan akan mengakibatkan kerugian pendapatan sebesar £200 juta, yang memaksa klub asal London Utara itu untuk secara drastis memangkas anggaran gaji guna bertahan di tengah realitas ekonomi yang keras di kasta kedua sepak bola.

  5. Wrexham mencatatkan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah meski mengalami kerugian sebesar £15 juta

    Wrexham telah mengumumkan pendapatan sebesar £33,33 juta ($44 juta), yang memecahkan rekor, seiring dengan terus berlanjutnya kemajuan pesat klub di bawah kepemilikan dua tokoh Hollywood, Ryan Reynolds dan Rob Mac. Meskipun terjadi lonjakan pendapatan yang signifikan, laporan keuangan terbaru The Red Dragons juga menunjukkan kerugian yang cukup besar pasca promosi bersejarah mereka ke Championship.

  6. manchester city real madrid

    Madrid 3-0 City: Bisakah tim asuhan Guardiola mencetak comeback terhebat di Liga Champions di Etihad?

    Setelah Federico Valverde mencetak hat-trick menakjubkan di babak pertama yang membawa Real Madrid unggul telak 3-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Manchester City kini dihadapkan pada tugas berat di laga leg kedua. Simak peta tembakan, analisis xG, dan area pertarungan kunci — apakah City akan melancarkan serangan massal dan tekanan tinggi untuk membalikkan keadaan, ataukah ancaman serangan balik Madrid yang akan memastikan kemenangan mereka?

  7. Manchester United mengacu pada transfer pemain untuk membenarkan kenaikan harga tiket musiman.

    Manchester United memicu reaksi keras dari para pendukung setelah mengonfirmasi kenaikan harga tiket musiman sebesar lima persen untuk musim 2026-27. Langkah ini menandai tahun keempat berturut-turut kenaikan biaya di Old Trafford, setelah pembekuan harga selama satu dekade di bawah manajemen sebelumnya, saat klub berusaha meningkatkan pendapatan untuk mendanai ambisi mereka meraih trofi domestik dan Eropa.