Berita Terbaru

  1. Agen Sesko meluapkan kemarahannya atas julukan 'super-sub' yang disematkan pada striker Man Utd

    Perwakilan Benjamin Sesko mengecam label "super-sub" yang saat ini melekat pada penyerang Manchester United tersebut. Meskipun memulai tahun 2026 dengan performa gemilang terutama sebagai pemain pengganti yang mampu mengubah jalannya pertandingan, Elvis Basanovic menegaskan bahwa pemain asal Slovenia itu adalah seorang penyerang yang lengkap dan layak mendapatkan lebih banyak penghargaan.

  2. Yamal terlihat meledak-ledak menanggapi keputusan pergantian pemain yang 'gila' dari Flick

    Barcelona mempertahankan keunggulan empat poin mereka di puncak klasemen La Liga berkat kemenangan 1-0 yang penuh perjuangan atas Rayo Vallecano, namun pertandingan tersebut sedikit terganggu oleh momen ketegangan yang tampak antara Lamine Yamal dan Hansi Flick. Yamal tampak marah setelah ditarik keluar pada menit-menit akhir pertandingan di Spotify Camp Nou. Tindakan protes yang jarang ditunjukkan oleh pemain berusia 18 tahun ini langsung memicu perdebatan mengenai dinamika hubungan antara manajer dan anak didik andalannya.

  3. Gordon mengatakan Sunderland 'bukan tim yang bagus' dibandingkan dengan Newcastle

    Anthony Gordon memicu kehebohan dengan menyatakan bahwa rival mereka, Sunderland, "bukan tim yang bagus" dibandingkan Newcastle, menyusul kekalahan mengecewakan The Magpies dalam laga derby di St James' Park. Meskipun mencetak gol pembuka, Gordon tak berdaya saat The Black Cats melakukan comeback di babak kedua untuk mengamankan kemenangan 2-1 dan mengunci rekor tak terkalahkan atas tim asuhan Eddie Howe.

  4. Bruno ditukar! Bisakah Man Utd menggantikan Fernandes dengan Guimaraes?

    Apakah akan ada transfer Bruno di Manchester United musim panas ini, seiring kapten klub Fernandes bersiap hengkang dan bintang Brasil Guimaraes bergabung dari Newcastle? Pertanyaan terus bermunculan mengenai seberapa lama Fernandes akan bertahan di Old Trafford, namun mantan striker Setan Merah dan The Magpies, Michael Owen, telah menjelaskan kepada GOAL mengapa rencana untuk menggantikan gelandang serang asal Portugal itu sebaiknya ditunda.

  5. Poch mengaku 'merindukan sepak bola di Inggris' di tengah spekulasi tentang kembalinya ke Spurs

    Pelatih kepala tim nasional pria Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, telah memberikan isyarat yang cukup jelas mengenai kemungkinan kembalinya ia ke Liga Premier. Pelatih asal Argentina yang pernah menghabiskan lima tahun di London Utara bersama Tottenham ini mengaku sangat menyukai sepak bola Inggris dan mengungkapkan bahwa Spurs sebelumnya pernah berusaha merekrutnya kembali saat ia masih menangani Paris Saint-Germain.

  6. Lionel Messi Barcelona 2021

    Apakah Messi yang mengambil keputusan transfer di Barcelona? Bartomeu meluruskan kabar tersebut

    Mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, akhirnya menanggapi tuduhan yang telah lama beredar mengenai dugaan pengaruh Lionel Messi terhadap kebijakan transfer klub selama tahun-tahun terakhirnya di Camp Nou. Bartomeu membantah anggapan-anggapan yang beredar mengenai pengaruh sang pemain asal Argentina tersebut sekaligus mengungkap krisis keuangan yang melanda klub sebelum ia mengundurkan diri.

  7. Lens menolak usulan PSG untuk menunda laga puncak klasemen Ligue 1

    Lens secara resmi menentang permintaan Paris Saint-Germain untuk menjadwal ulang pertandingan Ligue 1 yang sangat krusial tersebut, yang semula dijadwalkan pada 11 April. PSG menginginkan waktu istirahat tambahan di antara dua leg perempat final Liga Champions melawan Liverpool, namun rival mereka dalam perebutan gelar domestik itu membalasnya. Lens berpendapat bahwa liga tidak boleh diperlakukan sebagai "penyesuaian yang fleksibel" demi mengakomodasi ambisi Eropa klub terkaya di negara tersebut.

  8. Chiesa, yang dikenal sebagai 'pemain yang rentan', mendapat saran soal transfer di tengah masalah yang dihadapi Liverpool

    Federico Chiesa, yang telah melalui beberapa tahun yang sulit di Liverpool, dianggap sebagai “pemain yang rentan” dan telah diberi tahu bahwa kembali ke negara asalnya, Italia, mungkin merupakan pilihan terbaik bagi semua pihak yang terlibat. Masalah kebugaran dan minimnya waktu bermain terus menghantui pemain sayap asal Italia itu di Inggris, dengan Massimino Ambrosini menjelaskan kepada GOAL mengapa pindah klub pada tahun 2026 merupakan langkah yang sangat masuk akal.