FC Barcelona tampaknya telah meraih keberhasilan sebagian melalui protesnya kepada UEFA terkait kinerja wasit Istvan Kovacs dalam pertandingan Liga Champions melawan Atletico Madrid.
Presiden La Liga, Javier Tebas, menolak untuk menyerah pada mimpinya untuk membawa kompetisi sepak bola domestik Spanyol ke luar negeri, dan kini mengalihkan perhatiannya ke Maroko sebagai tuan rumah potensial. Setelah gagalnya rencana untuk menggelar pertandingan di Amerika Serikat yang menjadi sorotan publik, pimpinan liga tersebut kini mengincar langkah bersejarah ke Afrika Utara.
Perdebatan klasik antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo kini mendapat tanggapan dari seorang tokoh berpengaruh yang memberikan penilaian tegas. Meskipun telah menghabiskan hampir satu dekade sebagai rekan setim dan sahabat dekat sang bintang Portugal di Real Madrid, mantan pemain timnas Brasil Marcelo mengungkapkan siapa yang sebenarnya paling sering menyulitkannya di lapangan.
Barcelona telah mengambil langkah luar biasa dengan mengajukan keluhan resmi kepada UEFA menyusul kekalahan kontroversial 2-0 mereka dari Atletico Madrid di Liga Champions. Klub raksasa asal Catalunya itu sangat marah atas apa yang mereka gambarkan sebagai "keputusan wasit yang tak dapat dimengerti" dalam pertandingan yang diwarnai insiden handball aneh yang tidak mendapat sanksi.
Julian Alvarez mengungkapkan bahwa ia mengadopsi gaya bermain Lionel Messi untuk menciptakan momen ajaib saat Atletico Madrid mengalahkan Barcelona di Liga Champions. Penyerang asal Argentina itu melepaskan tendangan bebas melengkung yang indah ke sudut atas gawang di Spotify Camp Nou, yang mengingatkan pada rekan setimnya di tim nasional yang legendaris itu.
Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, telah melontarkan peringatan tegas kepada Atletico Madrid setelah malam yang mengecewakan di Spotify Camp Nou, sambil menegaskan bahwa laga perempat final Liga Champions mereka masih jauh dari kata selesai. Pemain remaja itu tampak sangat kecewa saat peluit akhir dibunyikan setelah tim asuhan Diego Simeone memastikan keunggulan 2-0 pada leg pertama di Catalonia.
Bek Barcelona, Pau Cubarsi, telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah kartu merah yang ia terima dalam laga perempat final Liga Champions melawan Atlético Madrid, yang mengubah jalannya pertandingan. Pengusiran pemain muda tersebut membuka jalan bagi Julian Álvarez dan Alexander Sorloth untuk memastikan keunggulan yang meyakinkan bagi tim tamu pada leg pertama.