Winners & losers

  1. Pep nggak mungkin kalah begini?! Madrid kembali mengalahkan Guardiola

    Pep Guardiola menegaskan dengan nada tegang bahwa kekalahan dan tersingkirnya Manchester City di tangan Real Madrid bukanlah akhir perjalanannya di Liga Champions. Untunglah demikian, karena ini bukanlah cara yang pantas baginya untuk mengucapkan selamat tinggal pada kompetisi yang telah ia bawa ke level yang sama sekali baru bersama Barcelona dan telah ia menangkan sebanyak tiga kali, hanya kalah dari Carlo Ancelotti.

  2. Rosenior terancam membawa Chelsea kembali ke Liga Konferensi

    Chelsea dan Paris Saint-Germain memiliki rivalitas lintas negara yang cukup unik. Akarnya sudah ada sejak tahun 2010-an, jauh sebelum pertemuan mereka di final Piala Dunia Antarklub musim panas 2025, namun hal itu justru semakin memperkuat ketidaksukaan di antara para pemain kedua tim saat ini. Di Amerika Serikat, The Blues menobatkan diri mereka sebagai 'juara dunia', namun gelar tersebut tampak semakin hampa seiring berjalannya waktu sejak turnamen tersebut.

  3. Pemenang dan pecundang dari kamp pertama Lionesses pada tahun 2026

    Beberapa kamp timnas Inggris berlalu tanpa banyak hal baru yang bisa dipelajari; kamp pertama Lionesses pada 2026 bukanlah salah satunya. Saat tim asuhan Sarina Wiegman kembali beraksi secara kompetitif untuk pertama kalinya sejak kampanye Kejuaraan Eropa yang sukses, memulai kualifikasi Piala Dunia Wanita 2027 dengan kemenangan impresif atas Ukraina dan Islandia, berbagai topik pembicaraan pun muncul.

  4. Bola mati = membosankan! Permainan yang indah menghadapi masa depan yang suram.

    Arsenal kembali memperlebar keunggulan lima poin mereka atas Manchester City di puncak klasemen Premier League setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Chelsea yang bermain dengan 10 pemain pada Minggu. The Gunners mencetak ketiga golnya di Emirates Stadium melalui tendangan bebas, dengan William Saliba dan Jurrien Timber mencetak gol di kedua sisi setelah Piero Hincapie secara tidak sengaja memantulkan tendangan sudut Reece James ke gawangnya sendiri.

  5. Eze, Fabregas, dan pemenang dan pecundang terbesar di Eropa

    Dugaan awal adalah bahwa persaingan gelar Premier League akan mengalami perubahan dramatis setelah Manchester City berhasil memperkecil selisih poin menjadi dua poin dari Arsenal yang semakin tegang pada Sabtu. Namun, The Gunners merespons dengan cara terbaik dengan menghancurkan rival sekota Tottenham pada hari berikutnya, sehingga upaya mereka untuk meraih gelar juara pertama sejak 2004 tetap berada di jalur yang tepat.

  6. Dembele, Liverpool, dan pemenang & pecundang terbesar di Eropa

    Pertarungan perebutan gelar di Inggris masih berlangsung! Harapan Manchester City untuk memenangkan Premier League tampaknya telah pupus setelah mereka tertinggal akibat tendangan bebas spektakuler dari Dominik Szoboszlai di Anfield pada Minggu, namun tim asuhan Pep Guardiola melakukan comeback luar biasa untuk mengalahkan Liverpool 2-1 dan memperkecil selisih poin dengan pemuncak klasemen Arsenal menjadi hanya enam poin.

  7. Haaland & City Belum Habis! Liverpool Malah OTW Ke Liga Europa?

    Tepat saat semua orang mengira Manchester City bakal terlempar dari perburuan gelar juara Liga Primer, Bernardo Silva dan Erling Haaland datang sebagai penyelamat. Hasilnya? Liverpool dibuat terperangah, sementara Arsenal kini harus mulai was-was memantau spion mereka. City memang tak pernah suka bermain di Anfield, tapi penampilan hari Minggu kemarin benar-benar berbeda—sebuah hasil yang belum pernah terlihat lagi sejak tahun 2003.

  8. Pemenang & Pecundang Terbesar Dari Drawing Piala Dunia 2026

    Drawing Piala Dunia 2026 akhirnya selesai digelar! Setelah serangkaian acara yang sungguh bertele-tele bak, proses pengundian yang berlangsung di Washington DC, Sabtu (6/12) dini hari itu akhirnya membuka jalan menuju turnamen yang dilaksanakan di Amerika Utara tahun depan. Dipandu Rio Ferdinand, dengan kehadiran legenda olahraga seperti Tom Brady, Shaquille O’Neal, hingga Wayne Gretzky, undian ini menyajikan sejumlah grup menarik yang akan mewarnai edisi 2026.

  1. Arsenal, waspada - Man City mulai memanas

    Sejak Pep Guardiola memenangkan gelar Premier League pertamanya pada tahun 2018, hanya dua tim yang mampu bersaing dengan Manchester City: Arsenal dan Liverpool. The Gunners memimpin sebagian besar musim 2022-23 sebelum mereka dikalahkan oleh tim Guardiola yang mengejar treble, sementara hanya selisih dua poin yang memisahkan mereka pada 2023-24, ketika City memenangkan gelar keempat berturut-turut. Sejak Pep Guardiola memenangkan gelar Liga Inggris pertamanya pada 2018, hanya ada dua tim yang benar-benar mampu menantang Manchester City: Arsenal dan Liverpool. The Gunners sempat memimpin hampir sepanjang musim 2022/23 sebelum akhirnya rontok dan disalip oleh mesin pemburu treble milik Guardiola, sementara musim lalu jarak keduanya bahkan hanya dua poin ketika The Citizens meraih gelar EPL keempat berturut-turut.