Asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala, secara terbuka menyatakan penyesalannya setelah terjadi insiden bentrokan fisik dengan pemain timnas Spanyol, Dani Olmo. Insiden tersebut terjadi tak lama setelah kekalahan menyakitkan Albiceleste di final Piala Dunia, saat ketegangan memuncak di antara kedua bangku cadangan selama perayaan di New Jersey.
Setelah final Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina, terjadi beberapa insiden yang tidak menyenangkan. Di antaranya, Leandro Paredes, yang mendapat kartu merah, kehilangan kendali. Namun, secara mengejutkan, Gavi justru menentang agar pelaku insiden tersebut dikenai sanksi.
Bek Argentina, Lisandro Martinez, akhirnya angkat bicara setelah kekalahan menyayat hati Albiceleste di final Piala Dunia melawan Spanyol, dan menyampaikan pesan yang menginspirasi tentang ketangguhan. Bek tengah Manchester United itu menggunakan media sosial untuk merefleksikan malam dramatis di New Jersey yang membuat tim asuhan Lionel Scaloni gagal mempertahankan gelar juara dunia mereka.
Bahkan beberapa hari setelah final Piala Dunia, sebagian pendukung Argentina tampaknya masih belum bisa menerima kekalahan tersebut. Di media sosial, seorang pemain Albiceleste menjadi sasaran kritik tajam.
Bintang Spanyol, Gavi, secara mengejutkan menyerukan agar FIFA bersikap lunak terhadap para pemain Argentina menyusul insiden tak menyenangkan yang menodai akhir pertandingan final Piala Dunia 2026. Meskipun sempat didorong-dorong oleh Leandro Paredes dalam keributan pasca-pertandingan, gelandang Barcelona tersebut meyakini bahwa intensitas seperti itu hanyalah bagian alami dari semangat kompetitif dalam permainan.
Piala Dunia 2030 berpotensi mengalami perluasan besar-besaran menjadi 64 tim, menurut klaim baru yang berani. Setelah berakhirnya turnamen yang diikuti 48 negara dan dimenangkan oleh Spanyol, prospek penyelenggaraan kompetisi global yang lebih besar lagi di enam negara tuan rumah kini dibahas secara terbuka oleh para petinggi sepak bola, yang membuka jalan bagi perayaan seratus tahun yang bersejarah.