FIFA secara resmi mengumumkan bahwa wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, akan memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia antara Inggris melawan Argentina. Wasit berpengalaman berusia 44 tahun yang biasa bertugas di MLS ini, yang secara luas dianggap sebagai jimat keberuntungan bagi Lionel Messi, akan memimpin laga akbar tersebut di Atlanta pada Rabu malam, saat Thomas Tuchel berupaya mengantarkan The Three Lions melaju melewati juara dunia bertahan.
FIFA terpaksa membuat pengecualian yang jarang terjadi terhadap aturan ketat mengenai penempatan merek dalam turnamen menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina. Badan pengatur tersebut tidak dapat menyembunyikan logo ikonik Mercedes-Benz di Stadion Atlanta setelah masalah teknis membuat penutupan landmark tersebut menjadi tidak mungkin.
Nico O'Reilly sangat menantikan kesempatan untuk berhadapan dengan Lionel Messi saat Inggris bertemu Argentina di semifinal Piala Dunia. Pemain muda Manchester City itu menggambarkan kesempatan tersebut sebagai "kesempatan sekali seumur hidup", sementara Jordan Pickford mengingatkan bahwa Inggris tidak boleh terlalu fokus hanya pada menghentikan kapten Albiceleste itu saja.
Kapten timnas Inggris, Harry Kane, menuduh media berusaha memicu ketegangan internal di dalam tim menjelang laga semifinal Piala Dunia melawan Argentina. Penyerang tersebut dengan tegas menegaskan bahwa skuad tetap bersatu padu sepenuhnya, meskipun Jude Bellingham memberikan tanggapan yang meremehkan terhadap kritik dari Thomas Tuchel mengenai penampilan Inggris dalam kemenangan mereka di babak perempat final melawan Norwegia.
Menjelang dimulainya Piala Dunia keenam Lionel Messi, pendapat umum yang beredar adalah bahwa ia sudah mengalami dan mencapai segalanya. Setelah secara efektif mengakhiri karier sepak bolanya empat tahun lalu di Qatar, bahkan ada kekhawatiran bahwa mustahil baginya, di usia 39 tahun, untuk menambah warisannya—malah justru sedikit menodainya. Namun, Messi telah menghabiskan seluruh kariernya dengan membantah anggapan umum tersebut dan justru berhasil memperkuat statusnya sebagai pemain terhebat sepanjang masa dengan menjadi pencetak gol dan pemberi assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia selama perjalanan Argentina menuju semifinal.
Menjelang pertandingan Piala Dunia antara Swiss dan Argentina, mantan kiper tim nasional Jens Lehmann meremehkan peluang tim Swiss untuk lolos ke babak selanjutnya. Balasan pun tak lama kemudian muncul.
Pertandingan Spanyol vs Prancis dan Inggris vs Argentina menjadi sorotan utama dalam jadwal semifinal yang sangat dinanti saat Piala Dunia memasuki pekan penentu.