Opinion

  1. Barcelona terancam hancur tanpa Raphinha yang cedera

    Hanya tinggal beberapa menit lagi sebelum babak pertama pertandingan persahabatan Brasil melawan Prancis pekan lalu berakhir ketika Raphinha mulai merasakan apa yang disebut Carlo Ancelotti sebagai "ketidaknyamanan ringan" di paha kanannya. Namun, fakta bahwa ia tidak kembali tampil pada babak kedua di Gillette Stadium langsung membuat tim medis Barcelona waspada dan mereka segera menghubungi sang pemain sayap, dengan harapan besar mendapatkan kepastian bahwa ia tidak memperparah cedera yang telah membuatnya absen dua kali musim ini.

  2. Italia mungkin tak akan pernah pulih dari kegagalan ketiga di Piala Dunia

    Gianluigi Donnarumma adalah salah satu dari sejumlah pemain Italia yang meneteskan air mata akibat kekalahan pada babak play-off Piala Dunia hari Selasa melawan Bosnia dan Herzegovina — namun kekalahan dalam adu penalti di Zenica itu terasa lebih menyakitkan bagi sang kiper dibandingkan yang lain. Ini bukanlah kali pertama ia mengalami kegagalan dalam upaya lolos ke Piala Dunia — ini adalah yang ketiga kalinya. Meski merasa hancur, Donnarumma tetap tegar.

  3. Tur perpisahan Salah akan gagal total jika ia tak mampu mengembalikan performa terbaiknya

    Selalu ada kemungkinan bahwa Liverpool akan mengumumkan kepergian seorang pemain bintang selama jeda internasional, dan hanya tiga hari setelah kekalahan terbaru mereka di Liga Premier melawan Brighton, The Reds mengonfirmasi bahwa Mohamed Salah akan hengkang pada akhir musim ini. Waktu pengumuman tersebut mengejutkan sebagian pihak, namun Salah telah berhasil mendesak agar berita tersebut diumumkan ke publik lebih dari dua bulan sebelum akhir musim—sebuah langkah yang terasa seperti upaya jelas untuk mengendalikan narasi seputar kepergiannya yang menyakitkan dan tak terduga.

  4. Trent & Watkins masuk, Foden keluar: Skuad Inggris impian versi GOAL

    Perjalanan Inggris menuju Piala Dunia 2026 hampir berakhir. Saat The Three Lions kembali berkumpul, mereka akan menjalani dua laga persahabatan prapertandingan di Amerika Serikat, melawan Kosta Rika dan Selandia Baru, sebelum memulai pertandingan perdana mereka melawan Kroasia pada 17 Juni. Mereka akan tampil sebagai salah satu favorit untuk menjuarai turnamen ini, dengan tekanan yang menimpa Thomas Tuchel dan para pemainnya untuk akhirnya mengakhiri puasa gelar selama 60 tahun.

  5. Apa yang dipikirkan Spurs?! De Zerbi bukanlah manajer yang tepat

    Nah, begitulah lagi nasib Tottenham Hotspur. Setelah tujuh pertandingan di bawah kepemimpinan Igor Tudor yang seharusnya menyelamatkan Spurs dari degradasi, nasib mereka kini tampak lebih suram dari sebelumnya. Mereka hanya terpaut satu poin dari tiga tim terbawah Liga Premier dan menjadi satu-satunya tim yang belum pernah menang di kasta tertinggi pada tahun 2026. Setiap kali mereka tampak mulai bangkit, bencana baru sudah menanti di depan.

  6. PSG sungguh tak tahu malu karena mengaitkan insiden Hillsborough dengan kekacauan di Ligue 1

    Paris Saint-Germain adalah tim terbaik di dunia sepak bola Eropa. Mereka saat ini memegang gelar Liga Champions bukan tanpa alasan, dengan skuad bertalenta kelas atas yang saling mendukung sebagai sebuah tim sejati, bukan seperti "Galacticos palsu" mereka di masa lalu. Di pinggir lapangan, mereka dipimpin oleh salah satu otak tercerdas di dunia sepak bola dan manajer yang paling dihormati. Namun, keabsahan upaya mereka mempertahankan gelar kini memang patut dipertanyakan.

  7. Apakah impian Neymar untuk tampil di Piala Dunia sudah berakhir?

    Neymar kembali menjadi sorotan media di seluruh Eropa pekan lalu setelah namanya menjadi bahan perbincangan dalam acara The Overlap. Gary Neville memperkenalkan segmen baru bertajuk 'Unpopular Opinions' dan memulainya dengan pernyataan berikut: "Tak ada pemain Liga Premier mana pun dalam sejarah yang lebih baik daripada Neymar di masa jayanya."

  8. Mengapa Salah yang hengkang dari Liverpool, bukan Slot atau Hughes?

    Setelah cuplikan singkat momen-momen tak terlupakan Mohamed Salah, sang pemain sendiri muncul di layar dan duduk di depan lemari trofi raksasanya. Setelah jeda sejenak, dan menarik napas dalam-dalam yang berubah menjadi desahan, ia mulai berbicara, "Halo, semuanya, sayangnya, hari itu telah tiba." Dan tak ada satu pun penggemar sepak bola di seluruh dunia yang tidak tahu apa artinya itu: Salah akan meninggalkan Liverpool.

  9. Peringkat Kekuatan UCL: Arsenal Kembali Memimpin Jelang Perempat Final

    Meskipun fase liga yang terasa sangat berlarut-larut berlangsung selama lima bulan pertama musim ini dan babak play-off menghadirkan beberapa momen dramatis, bagi banyak orang Liga Champions baru benar-benar dimulai saat babak 16 besar dimulai. Jika Anda termasuk salah satu penggemar tersebut, maka Anda pasti sangat menikmati aksi-aksi di kompetisi Eropa selama sekitar seminggu terakhir ini.

  10. Man Utd HARUS memperkuat posisi bek sayap untuk naik ke level berikutnya

    Michael Carrick langsung mengatasi salah satu masalah terbesar Manchester United di era Ruben Amorim dengan menempatkan Luke Shaw dan Diogo Dalot di posisi asli mereka. Kedua bek sayap tersebut telah tampil sebagai starter dalam sembilan pertandingan di bawah asuhan mantan gelandang Setan Merah itu, dan turut berkontribusi dalam rentetan hasil gemilang sang pelatih: tujuh kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan hingga saat ini.