Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

milan hello allegri pulisic CM 2025 2026Getty Images

Diterjemahkan oleh

Milan, permainan dan lini serang menjadi masalah: Allegri dan bursa transfer, solusi harus segera ditemukan

Apakah Milan bermain lebih baik tanpa Leao? Ini pasti akan menjadi salah satu topik terpanas selama jeda kompetisi. Menurut saya, kita belum memiliki cukup bukti untuk menjawab pertanyaan ini.

Pertandingan kemarin tidak memberikan banyak petunjuk: di babak pertama tim bermain buruk, di babak kedua bermain baik. Mungkin diperlukan lebih banyak pertandingan untuk menyelesaikan teka-teki Leao.


Masalah permainan, terlepas dari kehadiran pemain Portugal tersebut, akan menjadi topik pembicaraan pada musim panas nanti.


  • Musim depan, tim ini harus menunjukkan peningkatan. Hal ini bergantung pada Allegri dan stafnya yang harus menyempurnakan strategi permainan, serta dukungan dari bursatransfer yang diharapkan dapat mendatangkan pemain-pemain berkualitas lebih tinggi. 

  • Iklan
  • Perlu dicatat bahwa Milan mencetak 3 gol, namun tak satu pun di antaranya dicetak oleh para penyerang tengahnya. Empat penyerang diturunkan ke lapangan, namun tak satu pun dari mereka yang mampu menciptakan ancaman berarti. Hal ini menunjukkan betapa buruknya performa lini depan, sebuah masalah yang semakin terlihat jelas seiring berjalannya setiap pertandingan. Kita akan lihat apakah Gimenez mampu meningkatkan performanya, meskipun pihak manajemen tampaknya berencana untuk melepasnya pada musim panas nanti. Pulisic, terlepas dari assist yang ia berikan, masih jauh dari performa terbaiknya. 

  • Lalu ada dua pemain yang tampil buruk: Fullkrug dan Nkunku.

    Pemain Jerman itu juga tampil buruk sejak awal: permainannya sangat mengecewakan. Di babak pertama, Milan sering melepaskan umpan-umpan panjang, namun dia tak pernah berhasil menguasai bola. Secara umum, dia tak pernah membantu tim maju ke depan atau memberikan umpan yang tepat. Dia pasti tak akan bertahan: meski didatangkan tanpa biaya, tetap saja wajar mengharapkan lebih darinya.

    Lalu ada Nkunku, yang harganya mahal berbeda dengan pemain Jerman itu, yang kini saat turun ke lapangan bahkan terlihat lesu.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Ini tetap menjadi akhir pekan yang sangat positif bagi Milan: kecuali terjadi penurunan drastis, dengan selisih 9 poin dari Juventus, tiket ke Liga Champions sepertinya sudah di tangan. Ini merupakan pencapaian penting baik dari segi olahraga maupun, tentu saja, ekonomi (termasuk dalam hal bursa transfer).