Daftar

  1. Maguire mengkritik wasit setelah tekel mengerikan Araujo terhadap Foden

    Harry Maguire melontarkan kritik tajam kepada wasit Sven Jablonski pasca hasil imbang yang mengecewakan antara Inggris dan Uruguay, sambil mempertanyakan mengapa bek Barcelona Ronald Araujo masih diperbolehkan tetap berada di lapangan setelah melakukan tekel mengerikan terhadap Phil Foden. Gelandang Manchester City itu terpaksa ditarik keluar karena cedera akibat insiden tersebut, sehingga membuat kubu Three Lions sangat geram terhadap keputusan wasit di Wembley.

  2. "Itu bagian dari menjadi pemain timnas Inggris" - Henderson menanggapi cemoohan terhadap White

    Kembalinya Ben White ke skuad Inggris yang telah lama dinantikan ternyata menjadi malam yang penuh lika-liku di Wembley. Jordan Henderson langsung membela White setelah bek Arsenal itu menjadi sasaran cemoohan dari para pendukungnya sendiri saat Three Lions bermain imbang 1-1 melawan Uruguay. Gelandang berpengalaman itu menegaskan bahwa publik tidak mengetahui "seluk-beluk" di balik kepergian kontroversial White dari skuad Piala Dunia 2022 di Qatar.

  3. Beckham menanggapi absennya Alexander-Arnold dari timnas Inggris

    Legenda Inggris David Beckham mengaku akan merasa "sangat sulit" untuk mengabaikan Trent Alexander-Arnold dalam skuad Piala Dunia setelah bintang Real Madrid itu kembali tidak dipanggil ke tim nasional. Ia ikut angkat bicara dalam perdebatan tersebut setelah Alexander-Arnold menjadi nama yang paling mencolok dalam daftar 35 pemain pilihan Thomas Tuchel untuk laga melawan Uruguay dan Jepang.

  4. 'Salah satu pertandingan terburuk' - Emi Martinez mengkritik Argentina habis-habisan setelah kemenangan atas Mauritania

    Argentina mungkin saja berhasil meraih kemenangan dalam laga internasional terakhirnya, namun suasana di dalam tim sama sekali tidak terasa meriah. Kiper Emiliano Martinez melontarkan kritik pedas terhadap tim nasional setelah kemenangan 2-1 yang kurang memuaskan atas Mauritania. Pemenang Piala Dunia itu merasa sangat kesal dengan kurangnya intensitas yang ditunjukkan oleh tim asuhan Lionel Scaloni saat menghadapi tim lemah asal Afrika tersebut.